Banjir Jakarta Bermula di Puncak, Krisis Tata Ruang yang Terabaikan

PERUBAHAN lanskap di kawasan hulu Sungai Ciliwung memicu keprihatinan serius. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Hanif Faisol Nurofiq, mengungkapkan bahwa alih fungsi lahan di Puncak, Kabupaten Bogor, menjadi pemicu utama banjir di Jabodetabek. Dari Resapan Air Menjadi Beton dan Ladang Pada 2010, kawasan hulu Ciliwung memiliki 15.000 hektare area lindung yang mencakup taman nasional,…

Baca Selengkapnya...

Masa Depan Hijau Sawit: Mengolah Limbah, Mengurangi Emisi

INDUSTRI kelapa sawit masih menjadi perdebatan panjang dalam isu keberlanjutan. Di satu sisi, sektor ini menjadi pilar ekonomi nasional. Di sisi lain, kontribusinya terhadap emisi karbon tidak bisa diabaikan. Namun, solusi untuk menekan jejak emisi industri sawit mulai menemukan jalannya, terutama dalam pengelolaan limbah cair kelapa sawit atau Palm Oil Mill Effluent (POME). Potensi Besar…

Baca Selengkapnya...

Kawasan Puncak di Ujung Evaluasi, Moratorium atau Revisi Tata Ruang?

KAWASAN Puncak, Bogor, kembali menjadi sorotan. Setelah banjir menerjang beberapa wilayah, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan perlunya evaluasi tata ruang di kawasan tersebut. Ia bahkan membuka opsi moratorium pembangunan guna mengendalikan dampak lingkungan yang semakin nyata. Pada Kamis (6/3/2025) hari ini, Dedi bersama Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq turun langsung ke lokasi sebelum…

Baca Selengkapnya...

Banjir Jabodetabek dan Ancaman Tata Ruang yang Terabaikan

HUJAN deras mengguyur Jabodetabek dalam dua hari terakhir, membawa bencana yang sudah akrab bagi warganya: banjir. Ribuan warga terpaksa mengungsi, fasilitas umum lumpuh, dan aktivitas kota terganggu. Sementara itu, peringatan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengindikasikan bahwa puncak cuaca ekstrem masih akan berlangsung hingga 20 Maret. Lebih dari Sekadar Cuaca Ekstrem Fenomena ini…

Baca Selengkapnya...

Hutan Mahasiswa UGM, Laboratorium Hidup untuk Masa Depan

UNIVERSITAS Gadjah Mada (UGM) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengelolaan lingkungan dengan meresmikan Hutan Mahasiswa seluas 30 hektare di Desa Ngancar, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Inisiatif ini tidak sekadar penghijauan, tetapi juga mengintegrasikan pendidikan kehutanan, penelitian, dan pemberdayaan masyarakat. Hutan Mahasiswa ini berada di bawah pengelolaan Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Diklathut UGM,…

Baca Selengkapnya...

Menutup PLTU, Menyelamatkan Ribuan Nyawa dan Triliunan Rupiah

INDONESIA semakin serius mengurangi ketergantungan pada batu bara. Rencana penghentian dini Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Cirebon-1 dan Pelabuhan Ratu di Jawa Barat bukan sekadar keputusan teknis, tetapi juga tonggak sejarah dalam transisi energi bersih. Jika terealisasi, langkah ini berpotensi menyelamatkan ribuan nyawa dari dampak polusi udara serta menghindarkan Indonesia dari beban ekonomi triliunan rupiah….

Baca Selengkapnya...

Citarum: Sungai Kotor yang Tak Kunjung Bersih, Apa Solusinya?

SUNGAI Citarum kembali menjadi sorotan. Sampah menumpuk di beberapa titik, termasuk di Oxbow Cicukang, Mekarrahayu, Kabupaten Bandung. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi pun turun tangan. Ia memerintahkan empat kapal ponton dikerahkan untuk membersihkan sungai yang dinobatkan sebagai salah satu yang paling tercemar di dunia. Namun, ini bukan pertama kalinya Citarum dibersihkan. Awal tahun 2025, sungai…

Baca Selengkapnya...

Krisis Iklim, 3 Situs Warisan Dunia di Indonesia di Ujung Tanduk

PERUBAHAN iklim tak hanya mengancam kehidupan manusia, tetapi juga melumpuhkan warisan dunia. Analisis terbaru dari Climate X menunjukkan bahwa 50 situs warisan dunia UNESCO terancam mengalami kerusakan parah akibat dampak perubahan iklim. Di antara daftar tersebut, tiga situs berada di Indonesia: sistem pertanian Subak di Bali, Tambang Batu Bara Ombilin di Sumatera Barat, dan Taman…

Baca Selengkapnya...

Puncak Bogor Terancam Alih Fungsi Lahan dan Banjir

BANJIR yang melanda kawasan Puncak, Bogor, pada Minggu (2/3/2025) menjadi alarm keras bagi keberlanjutan lingkungan di wilayah tersebut. Meluapnya Sungai Jayanti di Cisarua bukan sekadar fenomena alam biasa, melainkan indikasi terganggunya keseimbangan ekosistem akibat eksploitasi lahan yang terus berlanjut. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyoroti peran PT Perkebunan Nusantara (PTPN) dalam perubahan lanskap Puncak yang…

Baca Selengkapnya...

140 Negara di COP16 Sepakati Dana Iklim 200 Miliar Dolar, Solusi atau Janji?

LEBIH dari 140 negara yang berkumpul dalam Konferensi Keanekaragaman Hayati PBB (COP16) di Roma mencapai kesepakatan penting: mobilisasi dana sebesar 200 miliar dolar AS per tahun hingga 2030 untuk mendukung pendanaan iklim. Keputusan ini membawa angin segar setelah kegagalan perundingan di Kolombia pada Oktober 2024, yang terhambat oleh ketidaksepakatan mengenai mekanisme kontribusi dan pengelolaan dana….

Baca Selengkapnya...