Indonesia Disebut dalam Inisiatif Kredit Alam COP17, Siapa Menjamin Manfaatnya?

Inisiatif kredit alam di COP17 menjanjikan pendanaan konservasi. Keterlibatan Indonesia membawa pertanyaan tentang bukti pemulihan dan hak masyarakat penjaga ekosistem. PENDANAAN untuk menjaga alam kembali mencari jalan melalui pasar. Di arena COP17 Keanekaragaman Hayati di Yerevan, Armenia, Uni Eropa meluncurkan Friends of Credits for Nature and Biodiversity. Indonesia termasuk negara yang disebut dalam pengumuman resmi…

Baca Selengkapnya...

Investasi Keberlanjutan Naik, Alam Menghadapi Ujian Laba

Investasi keberlanjutan meningkat, tetapi perusahaan makin selektif memilih program. Ujiannya, memastikan manfaat finansial berjalan bersama perlindungan alam yang terukur. DANA keberlanjutan bertambah, tetapi perusahaan semakin selektif menentukan program. Pergeseran ini membawa pertanyaan penting, apakah uang yang lebih banyak akan menghasilkan perlindungan lingkungan yang lebih baik? Survei Deloitte Global 2026 menemukan 78% responden meningkatkan investasi keberlanjutan…

Baca Selengkapnya...

Pembiayaan Bank ke Sektor Berisiko Hutan Disorot

Laporan terbaru menyoroti US$595 miliar atau sekitar Rp10.649,3 triliun pembiayaan ke agribisnis dan pertambangan berisiko terhadap hutan tropis. Menjelang COP17, pengawasan di balik keputusan kredit menjadi perhatian. PERLINDUNGAN hutan juga ditentukan di meja pemberi kredit. Ketika bank memutuskan membiayai perkebunan, pabrik pulp, atau pertambangan, persyaratan pinjaman dapat ikut menentukan bagaimana perusahaan memperlakukan ekosistem dan masyarakat…

Baca Selengkapnya...

Subsidi Perusak Alam Membuat Bisnis Berkelanjutan Sulit Bersaing

Lebih dari 130 perusahaan dan lembaga keuangan mendesak reformasi insentif. Persaingan bisnis hijau ikut ditentukan oleh praktik yang mendapat dukungan uang publik. PERUSAHAAN yang menjaga tanah, menghemat air, dan mengamankan bahan baku untuk jangka panjang belum tentu memperoleh posisi lebih baik di pasar. Investasi mereka bisa berhadapan dengan pesaing yang menikmati ongkos lebih murah karena…

Baca Selengkapnya...

Industri Baterai Indonesia Perlu Lebih dari Nikel

Kekayaan mineral dan portofolio paten membuka peluang. Untuk menangkapnya, Indonesia perlu membuktikan teknologi pada skala produksi, memastikan keamanan, dan membangun pasar. INDONESIA memiliki modal untuk masuk lebih jauh ke industri baterai. Ada sumber daya mineral, kegiatan manufaktur, serta hasil riset. Namun, bahan baku dan temuan laboratorium baru menjadi keunggulan industri ketika dapat diolah menjadi produk…

Baca Selengkapnya...

Moratorium Smelter Nikel, Saatnya Menghitung Biaya Hilirisasi

INDONESIA sedang mempertimbangkan rem untuk industri yang selama ini menjadi wajah hilirisasi. Setelah ekspansi pengolahan nikel, pemerintah membuka peluang membatasi pembangunan smelter penghasil produk setengah jadi. Pemicunya adalah kelebihan pasokan yang menekan harga. Namun, jeda ekspansi dapat membuka pertanyaan lebih besar. Seberapa besar manfaat yang tinggal di Indonesia setelah kebutuhan energi, penggunaan sumber daya, dan…

Baca Selengkapnya...

Ekonomi Menguat, Ketergantungan Fosil Masih Membayangi Pertumbuhan

PROSPEK ekonomi Indonesia membaik. Namun, kenaikan proyeksi pertumbuhan membawa pekerjaan lain, memastikan tambahan produksi dan konsumsi tidak terus memperbesar ketergantungan pada energi fosil. Bank Dunia menaikkan proyeksi pertumbuhan Indonesia pada 2026 menjadi 5,2 persen, dari 4,7 persen dalam perkiraan sebelumnya. Revisi sebesar 0,5 poin persentase itu antara lain mencerminkan dampak kenaikan harga energi yang lebih…

Baca Selengkapnya...

Data Center Bertambah, Jaminan Air Harus Bisa Diperiksa

PEMBANGUNAN pusat data membawa kebutuhan yang harus masuk ke dalam perencanaan layanan publik. Air, listrik, dan infrastruktur pendukung. Di Jatiluhur, Purwakarta, pembahasan proyek BDx menunjukkan bahwa jaminan pasokan air aman perlu disertai perhitungan yang terbuka, termasuk ketika kemarau mengurangi ketersediaannya. Rapat pembahasan AMDAL pada 5 Oktober 2026 belum menghasilkan keputusan final. Bupati Purwakarta Saepul Bahri…

Baca Selengkapnya...

Data Center Purwakarta Dihentikan Sementara, Bagaimana Melindungi Air Warga?

PURWAKARTA di Jawa Barat menjadi tempat pertanyaan tentang pertumbuhan kecerdasan buatan terasa sangat dekat. Ketika pusat data membutuhkan air, bagaimana kebutuhan warga dan pertanian dilindungi? Pembangunan pusat data AI milik BDx di Jatiluhur dihentikan sementara setelah peninjauan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi pada 28 September 2026. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Barat Adi Komar…

Baca Selengkapnya...

Hong Kong Digitalkan Obligasi Hijau, Indonesia Perlu Apa?

HONG KONG sedang menyiapkan penerbitan obligasi hijau digital baru. Nilai yang dilaporkan mencapai US$2,6 miliar, atau sekitar Rp46,6 triliun. Jika terlaksana pada batas atas rencana, transaksi itu berpotensi menjadi penerbitan obligasi digital terbesar di dunia. Bagi Indonesia, pertanyaan terpenting bukan kapan surat utang negara masuk blockchain. Pertanyaannya lebih dekat dengan kebutuhan publik. Ketika cara menghimpun…

Baca Selengkapnya...