Kualitas Udara Global Memburuk, 91% Negara Gagal Penuhi Standar WHO
Hanya segelintir wilayah memenuhi ambang aman. Data menunjukkan krisis polusi semakin struktural, bukan sekadar musiman. KUALITAS udara global menunjukkan tren yang mengkhawatirkan. Hanya 14 persen negara dan kota di dunia yang memenuhi pedoman partikel halus PM2.5 dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Angka ini turun dari 17 persen pada tahun sebelumnya. Sebagian besar negara di dunia…
Solusi Iklim Murah Itu Nyata, Pelajaran dari ‘Insinyur Alam’ dalam Menyerap Karbon
DI TENGAH perlombaan global mengembangkan teknologi penangkap karbon yang mahal dan kompleks, sebuah temuan ilmiah terbaru justru mengarah pada pendekatan yang lebih sederhana, bekerja bersama proses alami. Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Communications Earth and Environment menunjukkan bahwa ekosistem yang dibentuk oleh berang-berang mampu berfungsi sebagai penyerap karbon bersih (net carbon sink). Temuan ini memperkuat…
Pelaporan ESG Surut, Risiko Tata Kelola Global Menguat
Transparansi sukarela melemah, tekanan hukum naik, dan implikasinya mulai menjalar ke rantai pasok Indonesia PENURUNAN laporan keberlanjutan di Amerika Serikat menandai perubahan struktural dalam tata kelola korporasi global. Perusahaan mulai menahan transparansi akibat meningkatnya risiko hukum dan melemahnya tekanan investor, yang pada akhirnya berpotensi mempersempit visibilitas rantai pasok global, termasuk yang melibatkan Indonesia. Analisis The…
SBTi FLAG 1.2, Tekanan Baru bagi Rantai Pasok Indonesia di Era Nol Deforestasi
STANDAR global kembali bergerak. Bukan pada energi atau industri, melainkan pada lahan. Pembaruan Forest, Land and Agriculture (FLAG) Guidance versi 1.2 dari Science Based Targets initiative (SBTi) mengubah cara perusahaan membaca risiko, dari sekadar emisi karbon menjadi integrasi antara iklim, alam, dan rantai pasok. Perubahan ini bukan sekadar teknis. Tapi, sekaligus mendefinisikan ulang apa yang…
Krisis Air Tidak Netral Gender, Perempuan Menanggung Ongkosnya
KRISIS bair global tidak hanya berbicara tentang kelangkaan sumber daya. Tapi, juga mencerminkan kegagalan tata kelola yang memindahkan beban layanan dasar ke rumah tangga, dan secara sistemik, ke perempuan. Laporan World Water Development Report 2026 yang dirilis UNESCO menunjukkan skala persoalan ini dengan jelas. Setiap hari, sekitar 250 juta jam dihabiskan perempuan di seluruh dunia…
Scope 3 Emissions: Mengapa Emisi Rantai Pasok Menjadi Tantangan Terbesar Perusahaan
UPAYA perusahaan global untuk menurunkan emisi karbon kini menghadapi tantangan baru. Bukan lagi hanya soal efisiensi energi di kantor pusat atau pabrik, tetapi juga emisi yang muncul di sepanjang rantai pasok. Dalam banyak sektor industri, sebagian besar emisi justru berasal dari aktivitas yang berada di luar kendali langsung perusahaan. Produksi bahan baku, manufaktur pemasok, transportasi…
Desalinasi Berubah Arah, Krisis Air Jadi Strategi Industri
KRISIS air tidak lagi diposisikan sekadar sebagai persoalan layanan publik. Sebaliknya, mulai dibaca sebagai isu strategis, setara dengan energi dan pangan. Langkah Korea Selatan membentuk koalisi nasional desalinasi menandai pergeseran itu. Negara tidak hanya membangun infrastruktur air, tetapi juga merancang industri adaptasi iklim yang siap bersaing di pasar global. Di tengah tekanan perubahan iklim yang…
El Nino 2026: Stress Test Ketahanan Pangan, Energi, dan Air Indonesia
El Nino 2026 menjadi stress test bagi ketahanan pangan, energi, dan air Indonesia, dengan dampak puncak diproyeksikan pada 2027. PROBABILITAS kemunculan El Nino pada pertengahan 2026 kini mencapai 62%, berdasarkan proyeksi terbaru dari NOAA Climate Prediction Center. Angka ini menunjukkan satu hal sederhana, peluang terjadinya lebih besar daripada tidak terjadi. Namun dalam kerangka kebijakan, angka…
B Corp Bukan Sekadar Label, tapi Ujian Kesiapan Bisnis Indonesia Masuk Pasar Eropa
PERDAGANGAN global sedang berubah arah. Bukan lagi soal tarif, melainkan standar. Dalam lanskap baru ini, keberlanjutan tidak lagi menjadi pilihan reputasi. Tapi, berubah menjadi syarat masuk pasar. Uni Eropa memimpin pergeseran ini melalui kerangka regulasi seperti Corporate Sustainability Reporting Directive (CSRD), yang mewajibkan perusahaan mengungkap dampak lingkungan dan sosial secara terukur. Di tengah perubahan tersebut,…
Amerika Goyah, Pasar Tetap Menagih: Siapa Menentukan Standar Keterbukaan Iklim Global?
KETIKA regulator federal Amerika Serikat mulai goyah dalam menetapkan aturan keterbukaan iklim, pasar justru bergerak ke arah sebaliknya. Investor tetap menuntut data yang konsisten, dapat dibandingkan, dan relevan secara finansial. Langkah U.S. Securities and Exchange Commission (SEC) yang kembali membuka ruang diskusi atas disclosure iklim, di tengah tarik-ulur kebijakan, menunjukkan satu pergeseran penting. Tata kelola…



