Dry Ice untuk Karhutla, Bagaimana Mengukur Keberhasilannya?

Jarak pandang membaik dalam uji coba dry ice di Sumatra Selatan. Pengukuran polutan dan lamanya manfaat bertahan menentukan artinya bagi perlindungan warga. JARAK pandang di sekitar lokasi penyemaian dry ice di Sumatra Selatan dilaporkan meningkat dari sekitar 650 meter menjadi 2.800 meter. Bagi penerbangan yang terganggu kabut asap, perubahan itu penting. Bagi warga yang setiap…

Baca Selengkapnya...

Karhutla Indonesia: Peta NASA Memerah, Bagaimana Perlindungan Warga?

Sebaran karbon monoksida di atmosfer menarik perhatian pada karhutla Indonesia. Pengukuran udara di permukaan menentukan bagaimana peringatan dan perlindungan warga harus dijalankan. WARNA merah pada peta satelit mudah menarik perhatian. Namun, bagi warga yang menghadapi asap kebakaran hutan dan lahan, pertanyaan paling mendesak berada di dekat rumah. Seberapa buruk udara hari ini, dan kapan mereka…

Baca Selengkapnya...

Riset Baru Melacak Jejak Sianida dari Kebakaran Gambut

Penelitian terbit September 2026 memperjelas hubungan air gambut dengan emisi kebakaran. Di tengah karhutla, temuan ini memberi alasan kuat untuk memperbaiki pemantauan dan pencegahan. ASAP yang menyelimuti permukiman membawa pertanyaan, apa yang sebenarnya sedang terbakar, dan bagaimana menghentikannya? Bagi Indonesia yang kembali menghadapi karhutla besar, jawabannya juga harus dicari di bawah permukaan tanah. Reuters pada…

Baca Selengkapnya...

Badan Gambut Baru, Apa yang Berubah di Lapangan?

Pelantikan pimpinan BPGMN membuka babak baru pengelolaan gambut dan mangrove. Kewenangan lintas sektor, pemulihan tata air, serta pengawasan pemanfaatan lahan menentukan dampaknya bagi pencegahan kebakaran. AIR menjadi salah satu ukuran paling konkret untuk menilai badan baru pengelola gambut. Apakah lahan yang mengering kembali basah. Apakah pembasahan bertahan saat kemarau. Dan siapa yang bertanggung jawab ketika…

Baca Selengkapnya...

Pembiayaan Bank ke Sektor Berisiko Hutan Disorot

Laporan terbaru menyoroti US$595 miliar atau sekitar Rp10.649,3 triliun pembiayaan ke agribisnis dan pertambangan berisiko terhadap hutan tropis. Menjelang COP17, pengawasan di balik keputusan kredit menjadi perhatian. PERLINDUNGAN hutan juga ditentukan di meja pemberi kredit. Ketika bank memutuskan membiayai perkebunan, pabrik pulp, atau pertambangan, persyaratan pinjaman dapat ikut menentukan bagaimana perusahaan memperlakukan ekosistem dan masyarakat…

Baca Selengkapnya...

OTT BNPB, Siapa Menjaga Dana Darurat Bencana?

Karhutla di Sumatra dan Kalimantan masih membutuhkan pengerahan sumber daya. Dugaan korupsi pengadaan di BNPB menempatkan pengawasan dana darurat dan keberlanjutan perlindungan warga dalam sorotan. KEBAKARAN hutan dan lahan masih menyita tenaga petugas di Sumatra dan Kalimantan ketika operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi menyasar lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana. Dua kebutuhan kini berjalan bersamaan….

Baca Selengkapnya...

Kabut Asap Meluas, Janji ASEAN Bebas Asap Dipertanyakan

ASEAN memiliki target bebas asap lintas batas pada 2030. Kebakaran tahun ini menempatkan kecepatan bantuan, pencegahan, dan perlindungan warga sebagai ukuran keberhasilan kerja sama kawasan. KABUT asap kembali membawa kebakaran hutan dan lahan Indonesia ke meja diplomasi Asia Tenggara. Namun, persoalan paling mendesak berlangsung jauh dari ruang pertemuan. Bagaimana melindungi warga ketika udara yang mereka…

Baca Selengkapnya...

Titik Panas Papua Menagih Perlindungan Hutan dan Warga

BMKG mendeteksi ratusan titik panas berkepercayaan tinggi di Papua Selatan. Pernyataan pemerintah untuk tidak memperluas sawah ke kawasan hutan perlu diterjemahkan menjadi perlindungan yang terukur. PAPUA SELATAN mencatat 482 titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi dalam pemantauan BMKG pada 11 Oktober 2026. Angka tersebut tercantum dalam prakiraan cuaca periode 13-19 Oktober yang diperbarui pada 12…

Baca Selengkapnya...

COP17 Menagih Bukti Perlindungan Alam

Dunia mendekati tenggat biodiversitas 2030. Kemajuan mulai terlihat, tetapi perluasan kawasan konservasi belum selalu berarti perlindungan yang efektif. SEKITAR 10% lautan dunia sudah ditetapkan sebagai kawasan yang dilindungi atau dikonservasi. Namun, bagian yang dinilai terlindungi secara efektif baru sekitar 3,5%. Selisih itu memperlihatkan persoalan penting menjelang COP17, yakni penetapan kawasan belum selalu diikuti perlindungan yang…

Baca Selengkapnya...

Subsidi Perusak Alam Membuat Bisnis Berkelanjutan Sulit Bersaing

Lebih dari 130 perusahaan dan lembaga keuangan mendesak reformasi insentif. Persaingan bisnis hijau ikut ditentukan oleh praktik yang mendapat dukungan uang publik. PERUSAHAAN yang menjaga tanah, menghemat air, dan mengamankan bahan baku untuk jangka panjang belum tentu memperoleh posisi lebih baik di pasar. Investasi mereka bisa berhadapan dengan pesaing yang menikmati ongkos lebih murah karena…

Baca Selengkapnya...