B50 Mengalir, Siapa Menjamin Mutunya sampai ke Mesin?
Peningkatan campuran biodiesel membutuhkan pengawasan sepanjang rantai pasok. Hasil pengujian kendaraan perlu diikuti kepastian mutu bahan bakar yang diterima masyarakat. INDONESIA membawa lebih banyak sawit ke tangki kendaraan melalui B50. Namun, keberhasilan kebijakan energi ini juga bergantung pada perjalanan bahan bakar. Dari tempat produksi, tangki penyimpanan, pengangkutan, hingga masuk ke mesin. Guru Besar Universitas Pertamina…
Data Center Purwakarta Dihentikan Sementara, Bagaimana Melindungi Air Warga?
PURWAKARTA di Jawa Barat menjadi tempat pertanyaan tentang pertumbuhan kecerdasan buatan terasa sangat dekat. Ketika pusat data membutuhkan air, bagaimana kebutuhan warga dan pertanian dilindungi? Pembangunan pusat data AI milik BDx di Jatiluhur dihentikan sementara setelah peninjauan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi pada 28 September 2026. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Barat Adi Komar…
Eropa Danai Bahan Bakar Pesawat Hijau, Siapa Tutup Selisih Harga?
JERMAN, Austria, dan Luksemburg menyiapkan dana hingga €2,12 miliar, atau sekitar Rp43,35 triliun, untuk membantu membangun pasar bahan bakar pesawat sintetis. Uangnya tidak langsung dipakai membeli pesawat baru atau membangun pabrik milik negara. Tiga negara itu ingin menyelesaikan satu masalah yang menahan investasi, harga yang dibutuhkan produsen e-SAF masih lebih tinggi daripada harga yang bersedia…
Kaya Nikel, Indonesia Bisa Kuasai Teknologi Baterai?
INDONESIA punya nikel untuk membuat baterai kendaraan listrik. Namun, pasar baterai tidak menunggu satu jenis mineral. Ketika industri di dalam negeri sedang membangun rantai produksi berbasis nikel, baterai yang tidak memakai nikel justru mengambil lebih dari separuh pasar global. Data International Energy Agency (IEA) menunjukkan baterai lithium iron phosphate atau LFP mencakup lebih dari 55%…
Hong Kong Digitalkan Obligasi Hijau, Indonesia Perlu Apa?
HONG KONG sedang menyiapkan penerbitan obligasi hijau digital baru. Nilai yang dilaporkan mencapai US$2,6 miliar, atau sekitar Rp46,6 triliun. Jika terlaksana pada batas atas rencana, transaksi itu berpotensi menjadi penerbitan obligasi digital terbesar di dunia. Bagi Indonesia, pertanyaan terpenting bukan kapan surat utang negara masuk blockchain. Pertanyaannya lebih dekat dengan kebutuhan publik. Ketika cara menghimpun…
Sawah Jakarta Kian Sempit, Siapa Menjaga Sisanya?
JAKARTA bisa mendatangkan beras dari daerah penghasil. Kota ini juga bisa memperkuat gudang, kontrak pasokan, dan distribusi. Namun, ketika sawah di dalam kota hilang, tidak ada pengiriman beras yang dapat mengembalikan lahan itu. Data luas baku sawah nasional mencatat Jakarta memiliki 414 hektare sawah pada 2019 dan 360 hektare pada 2024. Selisihnya 54 hektare. Sementara…
Jerman Tetapkan Akhir Energi Fosil, Indonesia Kapan?
JERMAN kini memberi tahun pada sebuah pertanyaan yang sering dibiarkan menggantung dalam kebijakan energi, kapan ketergantungan pada batu bara, minyak, dan gas berakhir? Jawaban yang ditulis dalam peta jalan terbarunya adalah 2045. Menteri Lingkungan Jerman Carsten Schneider memaparkan peta jalan peralihan bertahap dari bahan bakar fosil itu di Perserikatan Bangsa-Bangsa, New York, pada 23 September…
Tiga Kali Lipat Energi Terbarukan, Siapa Membayar Jaringannya?
PEMBANGKIT tenaga surya bisa berdiri lebih cepat daripada jalur yang mengantar listriknya. Di situlah ambisi energi terbarukan bertemu persoalan yang kurang fotogenik, yakni kabel, gardu, baterai, perizinan, dan uang untuk membangunnya. Tanpa perangkat itu, penambahan kapasitas pembangkit belum tentu berarti lebih banyak listrik bersih sampai ke rumah dan pabrik. Persoalan tersebut kembali mengemuka dalam Global…
Hujan Mundur, Siapa Menanggung Kemarau Lebih Panjang?
HUJAN yang dinanti belum tentu segera datang. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi awal musim hujan 2026/2027 mundur dari rerata klimatologis di 529 zona musim, yang mencakup 61,08% luas daratan Indonesia. Di wilayah yang mencakup 51,90% luas daratan, durasi musim hujan juga diprakirakan lebih pendek dari normal. Angka itu bukan sekadar perubahan kalender. Setiap…
Private Jet Makin Ramai, Siapa Membayar Karbonnya?
PESAWAT itu mungkin membawa enam atau delapan orang. Mesinnya tetap harus mengangkat badan pesawat, membakar bahan bakar, dan menempuh ribuan kilometer, nyaris tanpa keuntungan efisiensi dari ratusan kursi yang terisi seperti pada penerbangan komersial. Di situlah persoalan private jet berubah dari simbol kemewahan menjadi soal iklim. International Council on Clean Transportation (ICCT) memperkirakan 3,57 juta penerbangan private…



