Panas Ekstrem Bukan Lagi Cuaca Biasa

Gelombang panas Eropa menjadi alarm bagi Indonesia. Risiko panas tidak cukup dibaca sebagai urusan suhu, tetapi sebagai isu kesehatan, kota, dan produktivitas. PANAS ekstrem yang melanda Eropa sejak akhir Juni 2026 menjadi pengingat keras bagi banyak negara, termasuk Indonesia. Gelombang panas itu memecahkan rekor suhu di berbagai wilayah, menekan aktivitas warga, dan menimbulkan dampak serius…

Baca Selengkapnya...

Bank Dunia Lepas Target Iklim, Indonesia Perlu Bukti Baru

Ketika target persentase ditinggalkan, proyek hijau tidak otomatis kehilangan ruang. Namun, Indonesia harus menunjukkan manfaat iklim lewat hasil pembangunan yang lebih nyata. BANK Dunia tidak lagi ingin membaca pembiayaan iklim terutama dari besar kecilnya persentase dana berlabel hijau. Lembaga pembiayaan pembangunan itu melepas target 45 persen pembiayaan tahunan untuk proyek dengan manfaat iklim. Target lama…

Baca Selengkapnya...

B50 Mulai Berlaku, Ujian Besarnya Ada di Dana, Sawit, dan Mesin

INDONESIA resmi memasuki babak baru biodiesel. Mulai 1 Juli 2026, mandatori B50 berlaku nasional. Artinya, bahan bakar solar harus dicampur dengan 50 persen bahan bakar nabati berbasis sawit. Di atas kertas, ini langkah besar. B50 diposisikan sebagai strategi memperkuat ketahanan energi, menekan impor solar, dan memperbesar pemanfaatan sumber daya domestik. Dalam situasi harga energi global…

Baca Selengkapnya...

Delhi Pensiunkan Kendaraan Tua, Jakarta Perlu Membaca Sinyalnya

Kebijakan kendaraan listrik Delhi menunjukkan bahwa udara bersih tidak cukup dijawab dengan subsidi EV. Kota juga perlu berani mengatur kendaraan tua, membangun charging, dan memberi tenggat transisi yang jelas. NEW DELHI sedang mengirim pesan penting kepada kota-kota besar Asia. Polusi udara tidak bisa lagi hanya dijawab dengan imbauan, uji emisi, atau subsidi kendaraan listrik yang…

Baca Selengkapnya...

Listrik Rentan Padam, Grid Jadi Titik Lemah

Pemadaman bergilir di Jawa menunjukkan ketahanan listrik tidak cukup dibaca dari jumlah pembangkit, tetapi dari kekuatan jaringan, cadangan, dan kesiapan sistem. PEMADAMAN listrik bergilir di Pulau Jawa bukan hanya cerita tentang lampu yang mati. Di balik gangguan itu, ada pertanyaan yang lebih besar. Seberapa tangguh sistem kelistrikan Indonesia menghadapi tekanan baru? Pertanyaan ini menguat setelah…

Baca Selengkapnya...

Sinyal El Niño 2026 Terbaca dari Laut

Satelit menangkap gelombang air hangat di Pasifik. Bagi dunia, ini bukan sekadar anomali laut, melainkan peringatan awal bagi pangan, air, energi, dan kesiapan iklim. PERMUKAAN Samudra Pasifik kembali mengirim sinyal penting. Dari luar angkasa, satelit Sentinel-6 Michael Freilich menangkap kenaikan tinggi muka laut di sekitar ekuator Pasifik. Di sejumlah titik, permukaan laut terpantau lebih tinggi…

Baca Selengkapnya...

Penangkap Karbon Tak Cukup di Laboratorium

KARBON dioksida bisa ditangkap. Tetapi pertanyaan besarnya belum selesai. Apakah teknologi itu bisa bekerja di industri nyata? Di titik ini, riset material penangkap karbon menjadi penting. Selama ini, pembicaraan tentang Carbon Capture, Utilization, and Storage atau CCUS lebih sering bergerak di level proyek besar. Ada pabrik. Ada pipa. Ada sumur penyimpanan. Ada biaya investasi raksasa….

Baca Selengkapnya...

Karbon Aktif, Industri Hijau dengan Bahan Baku Abu-abu

KARBON aktif membantu membersihkan air, limbah, dan proses industri. Namun, jalan menuju produksinya tidak selalu sebersih fungsi produknya. Di Indonesia, material ini mempertemukan dua bahan baku strategis, batu bara dan cangkang sawit. Satu unggul karena pasokan dan efisiensi proses. Satu lagi menjanjikan karena berbasis biomassa. Di antara keduanya, industri hijau tidak lagi sesederhana memilih yang…

Baca Selengkapnya...