Pers dan Mutu Kebijakan di Era Disrupsi Informasi

Oleh: Hamdani S Rukiah HARI Pers Nasional kerap dirayakan dengan ucapan dan nostalgia. Tapi bagi ekosistem kebijakan publik, pers sebetulnya memegang peran yang jauh lebih strategis dan sering kali luput dibicarakan, yakni sebagai infrastruktur penentu kualitas keputusan. Di era disrupsi informasi, masalah utama bukan lagi kekurangan data. Justru sebaliknya. Informasi berlimpah, berserakan, dan sering kali…

Baca Selengkapnya...

Putusan Texas Menguji Batas Negara Mengatur Investasi ESG

PERDEBATAN tentang ESG kembali memasuki fase krusial. Bukan melalui fluktuasi pasar atau laporan keberlanjutan, melainkan lewat ruang sidang. Sebuah pengadilan federal di Amerika Serikat memutuskan untuk menghentikan secara permanen penerapan undang-undang anti-ESG paling agresif di Texas. Putusan ini menandai momen penting dalam tarik-menarik antara kebijakan politik, kebebasan berekspresi, dan pengelolaan risiko iklim dalam sistem keuangan…

Baca Selengkapnya...

Industri Hijau sebagai Mesin Baru Ekonomi Energi Indonesia

INDONESIA mulai memindahkan posisi transisi energi dari wilayah wacana ke arena industri. Dua proyek hijau yang dikembangkan PT Pertamina (Persero), Biorefinery Cilacap dan Pabrik Bioethanol Glenmore, menjadi penanda penting perubahan itu. Energi bersih tidak lagi diperlakukan sebagai proyek pelengkap, melainkan sebagai bagian dari strategi ekonomi nasional. Groundbreaking kedua proyek tersebut berlangsung serentak di Jakarta, Cilacap,…

Baca Selengkapnya...

LRT Jakarta dalam Neraca Karbon Perkotaan

JAKARTA mulai menguji peran transportasi publik sebagai bagian dari agenda iklim. Bukan sekadar soal memindahkan penumpang dari satu titik ke titik lain, melainkan tentang seberapa besar emisi dapat ditekan ketika mobilitas kota bergeser dari kendaraan pribadi ke angkutan massal berbasis listrik. Proyeksi pengurangan emisi hingga 2,9 juta ton CO₂e dari pengoperasian LRT Jakarta Fase 1A…

Baca Selengkapnya...

Nepal Van Java, Desa Lereng yang Tiba-tiba Jadi Panggung Ekonomi Visual

DI LERENG Gunung Sumbing, sebuah kampung kecil mendadak dikenal luas dengan nama Nepal Van Java. Nama aslinya Dusun Butuh, di Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Julukan itu muncul dari tampilan rumah-rumah bertingkat di lereng curam dengan latar gunung yang dramatis, pemandangan yang cepat menyebar lewat media sosial. Pengamatan lapangan SustainReview menunjukkan bahwa Nepal Van…

Baca Selengkapnya...

EV Melaju Kencang, Listrik Indonesia Diuji dari Hulu

LEDAKAN kendaraan listrik di Indonesia tak lagi sebatas janji masa depan. Angkanya sudah berbicara. Pada pembukaan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, populasi kendaraan listrik nasional dilaporkan menembus 103 ribu unit. Laju pertumbuhannya mencapai 150 persen dibanding tahun-tahun sebelumnya. Pertanyaan krusialnya bukan lagi soal minat pasar. Yang diuji kini adalah ketahanan sistem energi nasional. EV…

Baca Selengkapnya...

Riset BRIN: Jakarta Kian Kedap Air, Ancaman Banjir Makin Sistemik

BANJIR Jakarta bukan lagi sekadar cerita tentang hujan deras. Itu adalah akumulasi keputusan tata ruang, tekanan demografis, krisis air tanah, dan sistem drainase yang kalah cepat dari betonisasi kota. Temuan terbaru dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menegaskan satu hal penting, risiko banjir ibu kota adalah hasil interaksi banyak faktor yang saling memperparah. Hujan…

Baca Selengkapnya...

Kebangkitan Krakatau Steel dan Taruhan Besar pada Baja Hijau

KEBANGKITAN PT Krakatau Steel (Persero) Tbk tidak lagi sekadar cerita penyelamatan BUMN. Di tengah tekanan impor dan kompetisi global, pemulihan perusahaan baja pelat merah ini kini memikul makna yang jauh lebih strategis, yakni masa depan baja Indonesia dalam ekonomi rendah karbon. Dalam forum bersama DPR dan kementerian teknis, manajemen Krakatau Steel memaparkan tren pemulihan kinerja….

Baca Selengkapnya...

Omah Lowo Solo, ‘Adaptive Reuse’ dan Strategi Masa Depan Kota Berkelanjutan

DI BANYAK kota Indonesia, bangunan tua masih diposisikan sebagai beban fiskal. Biaya perawatan tinggi. Fungsi ekonomi dianggap terbatas. Risiko keselamatan kerap dijadikan legitimasi pembongkaran. Akibatnya, memori kota terkikis pelan-pelan, digantikan bangunan baru yang seragam dan miskin identitas. Di kawasan Laweyan, Surakarta, sebuah rumah tua menunjukkan arah berbeda. Omah Lowo, yang dulu dikenal sebagai “rumah kelelawar”…

Baca Selengkapnya...

Gentengisasi FABA, Jalan Sirkular atau Risiko Baru?

PROGRAM “gentengisasi” yang diperkenalkan Presiden Prabowo Subianto membuka babak baru dalam wacana pemanfaatan limbah batu bara. Gagasannya sederhana di permukaan, campurkan fly ash dan bottom ash (FABA) dengan tanah liat untuk memperkuat genteng rumah. Namun di balik ide ini, tersimpan agenda lingkungan, ekonomi lokal, sekaligus tantangan tata kelola limbah nasional. Gunungan Limbah yang Mencari Jalan…

Baca Selengkapnya...