Satelit Bisa Melihat Api, Mengapa Karhutla Tetap Meluas?
Indonesia dapat memprediksi kekeringan, mendeteksi hotspot hampir secara real-time, dan memetakan lahan terbakar dari angkasa. Namun, data tidak akan memadamkan api jika terlambat berubah menjadi tindakan. LANGIT Indonesia tidak pernah benar-benar berhenti mengawasi daratan. Satelit membaca suhu permukaan, memantau kekeringan, menemukan anomali panas, mengikuti pergerakan asap, hingga memetakan lahan yang telah terbakar. Informasinya datang semakin…
Tepung Singkong Bisa Memadamkan Karhutla?
Gagasan “ubi bombing” memiliki dasar ilmiah. Namun, yang digunakan bukan tepung biasa dan teknologinya masih harus melewati pengujian. TEPUNG singkong mendadak masuk ke ruang rapat penanganan kebakaran hutan dan lahan. Bukan sebagai makanan, melainkan kandidat bahan untuk membantu meredam api. Gagasan itu muncul ketika Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat koordinasi penanganan karhutla Sumatra di VVIP…
Bursa Mineral, Jalan Panjang Menjadi Penentu Harga
Indonesia menguasai sekitar 62 persen produksi nikel tambang dunia, tetapi harga komoditasnya masih merujuk pasar luar negeri. Bursa baru membuka peluang membentuk harga, menekan kebocoran, dan memperkuat ketertelusuran. Namun, semua itu bergantung pada satu modal yang tidak dapat dibentuk lewat undang-undang, kepercayaan. INDONESIA sudah memilih orang yang akan mengawasi Bursa Mineral dan Komoditas Strategis. Dalam…
Energi Kita Lebih Banyak Terbuang daripada Terpakai
Sekitar 66 persen energi berakhir sebagai panas terbuang. BRIN mengembangkan material termoelektrik untuk memanennya kembali menjadi listrik, meski tidak seluruh panas dapat dipulihkan. ENERGI yang benar-benar kita manfaatkan ternyata lebih sedikit daripada yang terbuang. Dari setiap 100 satuan energi yang masuk ke sistem, hanya sekitar 34 yang akhirnya menjadi kerja berguna. Selebihnya terlepas ke lingkungan,…
Panas Bumi Tak Selalu Harus Cari Sumur Baru
Pembangkit panas bumi yang sudah beroperasi ternyata belum tentu selesai menghasilkan nilai. Panas yang tersisa masih dapat dimanfaatkan untuk membuat listrik tambahan. Ulubelu menjadi salah satu ujian apakah optimalisasi aset lama bisa mempercepat penambahan energi bersih tanpa selalu memulai dari eksplorasi baru. PENGEMBANGAN panas bumi biasanya membawa bayangan tentang eksplorasi, pengeboran sumur, pengujian reservoir, pembangunan…
Mengapa Karhutla Sulit Benar-benar Padam?
Riau berhasil menekan sebagian besar titik api. Namun, peringatan kebakaran masih muncul di Sumatra Selatan. Pada lahan gambut, padam di permukaan belum tentu berarti ancaman telah berakhir. PERINGATAN kebakaran muncul di Google Maps pada Senin sore, 24 Agustus 2026. Lokasinya berada di Kecamatan Sungai Rotan, Kabupaten Muara Enim, Sumatra Selatan. Berdasarkan pemantauan satelit, Google memberi…
Api Tak Terlihat, Gambut Kalimantan Masih Berasap
BMKG mendeteksi 383 titik panas di seluruh Kalimantan yang berpeluang kuat mengindikasikan kebakaran. Di Kalimantan Selatan, SIPONGI mencatat 44 hotspot pada Minggu pagi. Perbedaan cakupan dan waktu pemantauan itu menunjukkan bahwa hilangnya kobaran belum berarti ancaman karhutla berakhir. API tidak lagi terlihat di permukaan lahan Penggalaman, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Namun, asap masih keluar dari…
Styrofoam Bisa Didaur Ulang, Mengapa Tetap Jadi Sampah?
STYROFOAM punya paradoks yang jarang terlihat ketika kotak makanan putih itu masih berada di tangan konsumen. Materialnya secara teknis dapat didaur ulang. Namun setelah menjadi sampah, nilainya bisa kalah oleh ongkos untuk mengumpulkan dan mengangkutnya. Di situlah persoalan expanded polystyrene atau EPS menjadi lebih besar daripada sekadar urusan teknologi daur ulang. Kepala Pusat Riset Sistem…
Skor ESG Tak Selalu Cerminkan Kinerja
Dua lembaga pemeringkat dapat melihat perusahaan yang sama tetapi menghasilkan penilaian ESG berbeda. Studi menemukan 56 persen perbedaan itu berasal dari cara mengukur. Ketika Indonesia memperketat standar pengungkapan keberlanjutan, tantangannya bukan hanya membuat data semakin terlihat, tetapi memastikan yang terlihat benar-benar mencerminkan kinerja. SEBUAH perusahaan bisa mengurangi emisi, menghemat air, memperbaiki keselamatan pekerja, atau memperketat…
Kota Kebanjiran Belum Tentu Punya Cukup Air
Semarang diperkirakan memiliki potensi pemanenan air hujan 89,01 miliar liter setahun. Namun setelah kondisi sosial dan karakter wilayah diperhitungkan, yang realistis dimanfaatkan hanya sekitar 24 miliar liter. Ketahanan air ternyata bukan sekadar persoalan berapa banyak hujan yang turun. HUJAN bisa menjadi masalah dan sumber daya pada saat yang sama. Di kota seperti Semarang, air yang…



