Nadine AM

Ekonomi Menguat, Ketergantungan Fosil Masih Membayangi Pertumbuhan

PROSPEK ekonomi Indonesia membaik. Namun, kenaikan proyeksi pertumbuhan membawa pekerjaan lain, memastikan tambahan produksi dan konsumsi tidak terus memperbesar ketergantungan pada energi fosil. Bank Dunia menaikkan proyeksi pertumbuhan Indonesia pada 2026 menjadi 5,2 persen, dari 4,7 persen dalam perkiraan sebelumnya. Revisi sebesar 0,5 poin persentase itu antara lain mencerminkan dampak kenaikan harga energi yang lebih…

Baca Selengkapnya...

Asap Karhutla Lebih Lokal, Perlindungan Warga Tetap Mendesak

SEBARAN asap yang lebih terbatas belum cukup untuk menyatakan dampak kebakaran hutan dan lahan lebih ringan. Warga yang tinggal dekat sumber kebakaran tetap membutuhkan informasi tentang udara yang mereka hirup, berapa lama paparan berlangsung, dan kapan perlindungan kesehatan harus diaktifkan. Persoalan itu mengemuka dari kajian awal Pusat Riset Iklim dan Atmosfer (PRIMA) Badan Riset dan…

Baca Selengkapnya...

Air Limbah Bisa Membaca Wabah, Indonesia Siap?

PANDEMI berikutnya mungkin tidak pertama kali terlihat di ruang gawat darurat. Sinyalnya dapat muncul lebih awal dari saluran pembuangan kota. Air limbah membawa fragmen materi genetik virus dan bakteri yang dikeluarkan manusia. Sampel yang diambil secara berkala dapat menunjukkan perubahan penyebaran penyakit pada tingkat populasi, termasuk ketika banyak orang belum diperiksa atau belum mengalami gejala…

Baca Selengkapnya...

Erupsi Anak Krakatau Mereda, Bagaimana Risiko Tsunami Dibaca?

Dua puluh alat pemantau muka laut belum mendeteksi tsunami di sekitar Selat Sunda. Namun, BRIN mengingatkan, hasil pengamatan itu tidak bisa dipakai untuk menyimpulkan potensi vulkanotsunami Anak Krakatau rendah. DI SEKITAR Gunung Anak Krakatau, laut belum menunjukkan tanda tsunami dalam hasil pemantauan yang dirujuk Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Pada 7 September 2026, sebanyak…

Baca Selengkapnya...

Lima Tahun Diprioritaskan, Mengapa 15 Danau Belum Pulih?

Indonesia telah memiliki regulasi, tim nasional, dan daftar danau prioritas. Namun, ketika basis datanya belum terintegrasi dan kepentingan ekonomi terus menekan daya dukung, status “prioritas” belum otomatis menghasilkan pemulihan. DARI kejauhan, Danau Batur masih menawarkan pemandangan yang mudah dijual sebagai wajah pariwisata Bali. Air yang dikelilingi pegunungan, perahu nelayan, serta keramba yang mengapung terlihat seperti…

Baca Selengkapnya...

Danau Toba Dikeruk, Sedimen 392 Sungai Terus Datang

Sebanyak 392 sungai bermuara ke Danau Toba. Ketika 36.286 hektare daerah tangkapannya berstatus kritis dan hampir seluruh jenis tanahnya rentan erosi, pengerukan hanya menyelesaikan persoalan di hilir, bukan menghentikan sumbernya. DANAU Toba menghadapi pekerjaan yang seperti tidak pernah selesai. Sedimen dikeruk dari badan danau, tetapi material baru terus terbawa dari daratan melalui ratusan sungai. Ada…

Baca Selengkapnya...

PLTS 100 GW Dibangun, Industri Lokal Dapat Apa?

Indonesia memulai proyek surya terbesar dalam sejarahnya. Kapasitas manufaktur panel dalam negeri ikut melonjak. Tantangannya kini bukan sekadar memasang panel, tetapi memastikan megaproyek itu membentuk rantai industri nasional. PEMBANGUNAN PLTS 100 gigawatt peak (GWp) sudah bergerak dari rencana menuju proyek. Presiden Prabowo Subianto pada 25 Agustus 2026 meluncurkan program tersebut di Gilimanuk, Bali, dengan paket awal…

Baca Selengkapnya...

Bursa Mineral, Jalan Panjang Menjadi Penentu Harga

Indonesia menguasai sekitar 62 persen produksi nikel tambang dunia, tetapi harga komoditasnya masih merujuk pasar luar negeri. Bursa baru membuka peluang membentuk harga, menekan kebocoran, dan memperkuat ketertelusuran. Namun, semua itu bergantung pada satu modal yang tidak dapat dibentuk lewat undang-undang, kepercayaan. INDONESIA sudah memilih orang yang akan mengawasi Bursa Mineral dan Komoditas Strategis. Dalam…

Baca Selengkapnya...

Styrofoam Bisa Didaur Ulang, Mengapa Tetap Jadi Sampah?

STYROFOAM punya paradoks yang jarang terlihat ketika kotak makanan putih itu masih berada di tangan konsumen. Materialnya secara teknis dapat didaur ulang. Namun setelah menjadi sampah, nilainya bisa kalah oleh ongkos untuk mengumpulkan dan mengangkutnya. Di situlah persoalan expanded polystyrene atau EPS menjadi lebih besar daripada sekadar urusan teknologi daur ulang. Kepala Pusat Riset Sistem…

Baca Selengkapnya...