Nadine AM

Styrofoam Bisa Didaur Ulang, Mengapa Tetap Jadi Sampah?

STYROFOAM punya paradoks yang jarang terlihat ketika kotak makanan putih itu masih berada di tangan konsumen. Materialnya secara teknis dapat didaur ulang. Namun setelah menjadi sampah, nilainya bisa kalah oleh ongkos untuk mengumpulkan dan mengangkutnya. Di situlah persoalan expanded polystyrene atau EPS menjadi lebih besar daripada sekadar urusan teknologi daur ulang. Kepala Pusat Riset Sistem…

Baca Selengkapnya...

Indonesia Punya 2.564 Calon Pangan, Mengapa Pilihan Kita Sempit?

Indonesia memiliki ribuan tumbuhan yang berpotensi menjadi pangan. Di tengah perubahan iklim dan tekanan terhadap tanah, air, serta biodiversitas, keragaman itu seharusnya menjadi sistem cadangan ketahanan pangan, bukan sekadar kekayaan yang tersimpan dalam daftar spesies. INDONESIA tidak kekurangan pilihan untuk makan. Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Ekologi BRIN, Prof. Wawan Sujarwo, mencatat sedikitnya 2.564 spesies…

Baca Selengkapnya...

Air Tawar Laut Jawa Mengalir hingga Banda

Air dari hujan dan sungai tidak berhenti ketika mencapai laut. Riset menunjukkan Laut Jawa menjadi pemasok utama air tawar bagi perairan selatan Indonesia, sementara arus membawanya hingga Laut Banda dan menghubungkannya dengan dinamika ENSO serta IOD. AIR tawar ternyata punya perjalanan panjang setelah meninggalkan daratan. Hujan yang jatuh di kepulauan Indonesia, air yang mengalir melalui…

Baca Selengkapnya...

1 dari 7 Anak Terpapar Timbal, Sumbernya Dekat dari Rumah

Surveilans 2025 menemukan kadar timbal darah yang memerlukan perhatian pada sekitar satu dari tujuh anak yang diperiksa. Jejak paparannya ada dekat dengan kehidupan sehari-hari. PIRING, wajan, mainan, kosmetik, hingga cat yang mengelupas di rumah terlihat seperti benda biasa. Namun, sebagian benda dan kondisi di sekitar rumah kini masuk dalam peta risiko paparan timbal pada anak…

Baca Selengkapnya...

Polusi Jabodetabek Tidak Mengenal Batas Kota

KABUT abu-abu telah menjadi pemandangan yang terlalu biasa di Jabodetabek. Gedung menjauh dari pandangan. Langit kehilangan warna. Udara buruk muncul di layar ponsel, lalu warga kembali menjalani aktivitas seperti biasa. Namun, angka kualitas udara hanya menjawab sebagian persoalan. Hanya memberi tahu seberapa tinggi konsentrasi pencemar pada lokasi dan waktu tertentu. Angka itu belum selalu menjelaskan…

Baca Selengkapnya...

Ketika Investasi Hijau Masuk Meja CFO

INVESTASI keberlanjutan menghadapi pertanyaan yang semakin keras. Berapa biaya yang bisa ditekan? Pendapatan apa yang dapat diciptakan? Risiko apa yang bisa dihindari? Lalu, bagaimana seluruh manfaat itu mengalir ke kas perusahaan? Pertanyaan tersebut terdengar sangat finansial. Namun, justru di situlah masa depan strategi keberlanjutan perusahaan sedang ditentukan. Banyak perusahaan telah mampu menghitung emisi, menyusun target…

Baca Selengkapnya...

Ambisi Bangunan Nol Emisi Tersandung di Seluruh Uni Eropa

SELURUH 27 negara anggota Uni Eropa menghadapi masalah yang sama, terlambat menerjemahkan ambisi bangunan hijau menjadi hukum nasional. Komisi Eropa mengirimkan surat teguran resmi kepada semua negara anggota pada 14 Juli 2026. Mereka dinilai belum sepenuhnya mengadopsi Energy Performance of Buildings Directive atau EPBD. Batas waktunya berakhir pada 29 Mei 2026. Tidak satu pun negara…

Baca Selengkapnya...

Embun Upas Datang, Petani Dieng Belum Terlindungi

KRISTAL es tipis yang menutupi rerumputan dan kompleks percandian di Dataran Tinggi Dieng kerap menjadi magnet wisata. Foto-fotonya menyebar di media sosial. Wisatawan datang untuk menyaksikan lanskap tropis yang tampak seperti sedang bersalju. Namun, pemandangan yang indah bagi wisatawan dapat berarti kerugian besar bagi petani. Embun upas atau frost yang melanda Dieng pada 9–10 Juli…

Baca Selengkapnya...