Panas Ekstrem Terpantau di Indonesia, Siapa Lindungi Warga?

Pemantauan panas dan pengembangan peringatan dini mulai bergerak. Namun, perlindungan masyarakat masih menghadapi tantangan kesiapsiagaan, pencatatan kesehatan, dan koordinasi kebijakan. SUHU udara maksimum mencapai 39,2 derajat Celsius di Lampung dan 39 derajat Celsius di Jawa Barat pada 21 Oktober 2026. Sehari sebelumnya, Kalimantan Selatan mencatat suhu maksimum 38,7 derajat Celsius. Angka-angka itu dilaporkan Badan Meteorologi,…

Baca Selengkapnya...

Rumah Layak Huni Belum Tentu Aman dari Panas

Riset Be-Housing menunjukkan panas dapat bertahan berjam-jam di dalam hunian warga berpenghasilan rendah. Adaptasi mandiri terus dilakukan, tetapi keterbatasan biaya dan dukungan kelembagaan menyisakan persoalan perlindungan. SEBUAH jendela dirancang agar udara dapat mengalir melalui rumah susun. Namun, sebagian penghuni memilih menutupnya. Ada yang khawatir terhadap nyamuk dan tikus. Ada pula yang terganggu angin kencang atau…

Baca Selengkapnya...

OTT BNPB, Siapa Menjaga Dana Darurat Bencana?

Karhutla di Sumatra dan Kalimantan masih membutuhkan pengerahan sumber daya. Dugaan korupsi pengadaan di BNPB menempatkan pengawasan dana darurat dan keberlanjutan perlindungan warga dalam sorotan. KEBAKARAN hutan dan lahan masih menyita tenaga petugas di Sumatra dan Kalimantan ketika operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi menyasar lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana. Dua kebutuhan kini berjalan bersamaan….

Baca Selengkapnya...

Bonus Demografi Tak Cukup dengan Banyak Pekerja

Pengangguran nasional turun menjadi 4,65 persen. Namun hampir seperlima pemuda berada di luar pekerjaan, pendidikan, dan pelatihan, sementara mayoritas pekerja masih berada di sektor informal. Bonus demografi akhirnya bergantung pada kualitas pekerjaan, bukan sekadar jumlah orang yang bekerja. INDONESIA memiliki satu modal yang sulit diulang, j jumlah penduduk usia produktif yang besar. Tetapi, modal demografi…

Baca Selengkapnya...

Rumah Belum Pulih, Semen Aceh Tembus Rp120 Ribu

Ketika warga mulai memperbaiki rumah secara mandiri setelah banjir, kelangkaan semen memangkas daya beli bantuan dan mengancam memperlambat pemulihan. BAGI sebagian penyintas banjir di Aceh, memperbaiki rumah bukan pekerjaan yang dapat diselesaikan sekaligus. Dinding ditambal lebih dahulu. Lantai diperbaiki ketika uang tersedia. Semen dibeli beberapa sak, lalu pembangunan dilanjutkan kembali setelah keluarga memiliki biaya. Namun,…

Baca Selengkapnya...

Bencana Berlalu, Sekolah Belum Benar-benar Pulih

ANAK-ANAK berseragam merah putih berjalan melewati tanah berlumpur. Di bagian lain, mereka menyeberangi aliran air melalui susunan papan yang ditopang drum plastik. Ruang kelas mereka bukan bangunan permanen. Anak-anak duduk dan belajar di bawah tenda sederhana, dengan meja seadanya. Potret tersebut muncul dalam unggahan Instagram Azzahra Putri Santi pada 20 Mei 2026. Bersama Ekspedisi Kitabisa,…

Baca Selengkapnya...

SDGs Tertinggal, Indonesia Tak Bisa Hanya Tumbuh

EMPAT tahun menuju 2030, dunia belum berada di jalur yang aman untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). The Sustainable Development Goals Report 2026, yang dirilis Perserikatan Bangsa-Bangsa pada 7 Juli 2026, menunjukkan situasi serius. Dari 139 target SDGs yang dapat dinilai, hanya 15 persen berada di jalur pencapaian. Sebanyak 21 persen…

Baca Selengkapnya...

64 Persen Target SDGs Belum Bergerak Cukup Cepat

EMPAT tahun menuju 2030, dunia menghadapi jurang yang makin lebar antara janji pembangunan dan hasil nyata. The Sustainable Development Goals Report 2026, yang dirilis Perserikatan Bangsa-Bangsa pada 7 Juli 2026, menunjukkan bahwa hanya 36 persen dari 139 target yang dapat dinilai berada di jalur pencapaian atau mencatat kemajuan moderat. Sebaliknya, 49 persen bergerak terlalu lambat….

Baca Selengkapnya...

Skill Gap Jadi Risiko Baru Ekonomi Indonesia

INDONESIA sedang memasuki fase baru dalam pasar kerja. Gelar pendidikan tetap penting. Namun, gelar saja makin tidak cukup untuk menjawab kebutuhan industri. Perusahaan mulai mencari bukti keterampilan yang lebih konkret. Bukan hanya IPK, almamater, atau status kelulusan. Mereka ingin tahu apakah kandidat benar-benar memiliki kemampuan yang relevan dengan pekerjaan. Sinyal ini terlihat dalam Micro-Credentials Impact…

Baca Selengkapnya...

Pensiun Pekerja Informal Jadi Ujian Ekonomi Umur Panjang

Serial SustainReview: Longevity Economy — Bagian 4/4 INDONESIA sering melihat pekerja informal dari sisi hari ini. Mereka bekerja, berdagang, mengantar barang, bertani, menjahit, membuka warung, mengambil proyek lepas, atau menjalankan usaha kecil agar ekonomi keluarga tetap bergerak. Namun, ada sisi lain yang jarang dibicarakan. Apa yang terjadi ketika pekerja informal menua? Pertanyaan itu menjadi makin…

Baca Selengkapnya...