Bencana Berlalu, Sekolah Belum Benar-benar Pulih

ANAK-ANAK berseragam merah putih berjalan melewati tanah berlumpur. Di bagian lain, mereka menyeberangi aliran air melalui susunan papan yang ditopang drum plastik. Ruang kelas mereka bukan bangunan permanen. Anak-anak duduk dan belajar di bawah tenda sederhana, dengan meja seadanya. Potret tersebut muncul dalam unggahan Instagram Azzahra Putri Santi pada 20 Mei 2026. Bersama Ekspedisi Kitabisa,…

Baca Selengkapnya...

SDGs Tertinggal, Indonesia Tak Bisa Hanya Tumbuh

EMPAT tahun menuju 2030, dunia belum berada di jalur yang aman untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). The Sustainable Development Goals Report 2026, yang dirilis Perserikatan Bangsa-Bangsa pada 7 Juli 2026, menunjukkan situasi serius. Dari 139 target SDGs yang dapat dinilai, hanya 15 persen berada di jalur pencapaian. Sebanyak 21 persen…

Baca Selengkapnya...

64 Persen Target SDGs Belum Bergerak Cukup Cepat

EMPAT tahun menuju 2030, dunia menghadapi jurang yang makin lebar antara janji pembangunan dan hasil nyata. The Sustainable Development Goals Report 2026, yang dirilis Perserikatan Bangsa-Bangsa pada 7 Juli 2026, menunjukkan bahwa hanya 36 persen dari 139 target yang dapat dinilai berada di jalur pencapaian atau mencatat kemajuan moderat. Sebaliknya, 49 persen bergerak terlalu lambat….

Baca Selengkapnya...

Skill Gap Jadi Risiko Baru Ekonomi Indonesia

INDONESIA sedang memasuki fase baru dalam pasar kerja. Gelar pendidikan tetap penting. Namun, gelar saja makin tidak cukup untuk menjawab kebutuhan industri. Perusahaan mulai mencari bukti keterampilan yang lebih konkret. Bukan hanya IPK, almamater, atau status kelulusan. Mereka ingin tahu apakah kandidat benar-benar memiliki kemampuan yang relevan dengan pekerjaan. Sinyal ini terlihat dalam Micro-Credentials Impact…

Baca Selengkapnya...

Pensiun Pekerja Informal Jadi Ujian Ekonomi Umur Panjang

Serial SustainReview: Longevity Economy — Bagian 4/4 INDONESIA sering melihat pekerja informal dari sisi hari ini. Mereka bekerja, berdagang, mengantar barang, bertani, menjahit, membuka warung, mengambil proyek lepas, atau menjalankan usaha kecil agar ekonomi keluarga tetap bergerak. Namun, ada sisi lain yang jarang dibicarakan. Apa yang terjadi ketika pekerja informal menua? Pertanyaan itu menjadi makin…

Baca Selengkapnya...

Care Economy, Kerja Senyap yang Harus Diakui Negara

Serial SustainReview: Longevity Economy â€” Bagian 3/4 SETIAP keluarga punya kerja yang sering tidak masuk hitungan ekonomi. Ada anak yang merawat orang tua. Ada ibu yang mengurus anak sambil tetap bekerja. Ada keluarga yang bergantian menjaga anggota rumah yang sakit. Ada pekerja yang harus mengurangi jam kerja karena tanggung jawab perawatan di rumah. Kerja itu menyita waktu, tenaga,…

Baca Selengkapnya...

Umur Panjang, Jangan Tutup Pintu Kerja karena Usia

Serial SustainReview: Longevity Economy — Bagian 2/4 PASAR kerja masih sering membaca usia sebagai batas. Lowongan kerja memasang syarat umur. Kandidat usia matang dianggap terlalu mahal, kurang adaptif, atau tidak lagi cocok dengan ritme organisasi modern. Padahal, usia hidup manusia makin panjang. Banyak orang berusia 55, 60, bahkan 62 tahun masih sehat, aktif, berpengalaman, dan…

Baca Selengkapnya...

Setelah Bonus Demografi, Indonesia Perlu Longevity Economy

Serial SustainReview: Longevity Economy — Bagian 1/4 INDONESIA terlalu lama membaca demografi sebagai peluang jumlah. Selama penduduk usia produktif besar, ekonomi dianggap punya tenaga kerja, pasar konsumsi, dan ruang pertumbuhan. Namun, demografi tidak berhenti di sana. Penduduk produktif hari ini akan menua. Usia hidup makin panjang. Kebutuhan kerja, pensiun, kesehatan, perawatan, dan perlindungan sosial akan berubah. Jika tidak…

Baca Selengkapnya...

Ebola Datang Saat Sistem Kesehatan Global Melemah

DUNIA kembali menghadapi alarm kesehatan global. Kali ini datang dari Afrika Tengah, ketika wabah Ebola Bundibugyo di Republik Demokratik Kongo (DRC) dan Uganda mulai menunjukkan tanda-tanda penyebaran yang sulit dikendalikan. Sejak 17 Mei 2026, World Health Organization secara resmi menetapkan wabah tersebut sebagai Public Health Emergency of International Concern (PHEIC) atau darurat kesehatan masyarakat yang…

Baca Selengkapnya...

Antrean Haji Indonesia Kini Mulai Menjadi Risiko Kesehatan Publik

ANTREAN haji Indonesia tidak lagi sekadar menjadi persoalan daftar tunggu ibadah. Dalam skala yang lebih luas, fenomena ini mulai berubah menjadi isu kesehatan publik, tekanan demografi, dan tantangan keberlanjutan tata kelola dana haji nasional. Saat ini, jumlah pendaftar haji Indonesia diperkirakan mencapai sekitar 5,7 juta orang. Di sisi lain, kuota haji Indonesia hanya berada di…

Baca Selengkapnya...