Hamdani S Rukiah

Umur Panjang, Jangan Tutup Pintu Kerja karena Usia

Serial SustainReview: Longevity Economy — Bagian 2/4 PASAR kerja masih sering membaca usia sebagai batas. Lowongan kerja memasang syarat umur. Kandidat usia matang dianggap terlalu mahal, kurang adaptif, atau tidak lagi cocok dengan ritme organisasi modern. Padahal, usia hidup manusia makin panjang. Banyak orang berusia 55, 60, bahkan 62 tahun masih sehat, aktif, berpengalaman, dan…

Baca Selengkapnya...

Setelah Bonus Demografi, Indonesia Perlu Longevity Economy

INDONESIA terlalu lama membaca demografi sebagai peluang jumlah. Selama penduduk usia produktif besar, ekonomi dianggap punya tenaga kerja, pasar konsumsi, dan ruang pertumbuhan. Namun, demografi tidak berhenti di sana. Penduduk produktif hari ini akan menua. Usia hidup makin panjang. Kebutuhan kerja, pensiun, kesehatan, perawatan, dan perlindungan sosial akan berubah. Jika tidak disiapkan sejak sekarang, bonus…

Baca Selengkapnya...

Pantura Perlu Tanggul, tapi Mangrove Tak Boleh Kalah

PANTURA sedang memasuki fase baru perlindungan pesisir. Isunya tidak lagi cukup dibaca sebagai proyek tanggul, pemecah gelombang, atau reklamasi teknis. Pantura adalah ruang ekologis, ekonomi, dan sosial yang sedang ditekan oleh abrasi, banjir rob, kerusakan mangrove, ekspansi tambak, serta penurunan tanah. Tekanan berlapis itu membuat pendekatan tunggal semakin tidak memadai. Struktur keras dapat menahan gelombang,…

Baca Selengkapnya...

Eropa Industrialisasi SAF, Indonesia Perlu Membaca Arah

EROPA mulai memasuki babak baru dalam pengembangan bahan bakar penerbangan berkelanjutan. Proyek Rebound di Dunkirk, Prancis, menunjukkan SAF tidak lagi hanya dibaca sebagai agenda iklim, tetapi sebagai strategi industri, energi, dan rantai pasok. Sustainable Aviation Fuel atau SAF adalah bahan bakar penerbangan rendah karbon yang dapat dicampur dengan avtur konvensional dan digunakan pada pesawat serta…

Baca Selengkapnya...

Bukti Ilmiah Jadi Penentu, Sengketa Lingkungan Diuji oleh Data

SENGKETA lingkungan hidup semakin sulit diselesaikan hanya dengan kesaksian, foto kerusakan, atau klaim dari pihak yang berkonflik. Pencemar dapat bergerak mengikuti angin, aliran sungai, dan arus laut. Dampaknya juga kerap muncul jauh dari sumber awal. Dalam kondisi tersebut, penyelesaian sengketa membutuhkan bukti yang mampu menjelaskan hubungan sebab-akibat secara terukur. Pemodelan lingkungan adalah metode ilmiah yang…

Baca Selengkapnya...

Korupsi Iklim dan Lubang Besar Tata Kelola Lahan Indonesia

TATA kelola lahan kini tidak lagi bisa dibaca hanya sebagai urusan izin, investasi, atau ekspansi komoditas. Di tengah krisis iklim, setiap perubahan tutupan hutan memiliki konsekuensi langsung terhadap emisi karbon, risiko bencana, dan perlindungan ruang hidup masyarakat. Korupsi iklim muncul ketika kebijakan, izin, atau tata kelola lahan melemahkan perlindungan ekosistem dan memperbesar risiko emisi serta…

Baca Selengkapnya...

Akomodasi Tak Berizin Dihapus, OTA Jadi Pintu Pengawasan Baru

PEMERINTAH mulai memindahkan pengawasan usaha pariwisata ke dalam etalase digital. Mulai 1 Agustus 2026, akomodasi tanpa izin usaha terancam dihapus dari platform pemesanan perjalanan atau online travel agent (OTA). Kementerian Pariwisata telah memverifikasi sekitar 1.600 akomodasi tak berizin yang masih dipasarkan melalui berbagai OTA. Pemiliknya diberi kesempatan mengurus legalitas sebelum proses penghapusan atau delisting dilakukan….

Baca Selengkapnya...

Indonesia Siapkan Bursa Mineral, Harga Komoditas Jadi Taruhan

INDONESIA bersiap membangun bursa mineral dan komoditas strategis nasional. Targetnya, bursa itu mulai beroperasi pada 1 Januari 2027. Rencana ini tidak cukup dibaca sebagai pembentukan lembaga baru. Bursa mineral adalah pasar terorganisasi untuk memperdagangkan mineral dan komoditas strategis agar harga, kontrak, dan referensi pasar terbentuk lebih transparan. Bursa mineral penting karena Indonesia perlu bergerak dari…

Baca Selengkapnya...

Jebakan Fosil dan Pelajaran Target Iklim Inggris untuk Indonesia

INGGRIS menaikkan target iklimnya di tengah tekanan harga energi fosil. Keputusan ini penting dibaca Indonesia, bukan sebagai kabar jauh dari Eropa, melainkan sebagai sinyal kebijakan energi global. Target iklim adalah batas penurunan emisi gas rumah kaca yang ditetapkan negara untuk mengarahkan kebijakan energi, industri, transportasi, dan pembiayaan menuju ekonomi rendah karbon. Target iklim kini makin…

Baca Selengkapnya...