AI Masuk Radar Investor Hijau, Jejak Lingkungannya Perlu Diuji

Investor memasukkan AI bertanggung jawab dalam strategi keberlanjutan. Namun, prioritas pada tata kelola perlu disertai pengukuran listrik, air, dan dampak pusat data terhadap masyarakat. KECERDASAN BUATAN semakin mendapat tempat dalam strategi investasi berkelanjutan. Perkembangan ini membawa tuntutan bagi dunia keuangan. Kemampuan AI membantu efisiensi perlu dinilai bersama sumber daya yang dikonsumsi infrastruktur pendukungnya. Survei Sustainable…

Baca Selengkapnya...

Mengubah CO₂ Menjadi Batu, Siapa Membayar Pembuktiannya?

Kontrak sekitar Rp211,2 miliar mempertemukan pembeli besar dengan teknologi mineralisasi karbon. Nilainya akan ditentukan oleh hasil penyimpanan, kebutuhan air, dan biaya yang bisa dibuktikan. MENANGKAP karbon belum mengakhiri pekerjaan. Setelah gas dipisahkan, masih ada pertanyaan menentukan, di mana disimpan agar tidak kembali menghangatkan atmosfer? Sekelompok pembeli melalui Frontier, termasuk Google, Stripe, dan Shopify, mencoba membuka…

Baca Selengkapnya...

Indonesia Merintis Implan Tulang yang Bisa Diserap Tubuh

Riset magnesium membuka peluang mengurangi kebutuhan operasi pelepasan implan. Namun, pengujian keselamatan dan kesinambungan pendanaan menentukan apakah inovasi lokal bisa sampai ke pasien. TULANG yang pulih belum selalu menjadi akhir perawatan. Pada kasus tertentu, pasien masih perlu menjalani operasi untuk melepas implan logam yang sebelumnya membantu menstabilkan tulang. Ada tambahan biaya, masa pemulihan, dan risiko…

Baca Selengkapnya...

Server Shanghai Turun ke Laut, Beban Panas Pindah ke Mana?

Shanghai mulai menjalankan pusat data bawah laut yang terhubung dengan turbin angin lepas pantai. Pendinginannya menjanjikan penghematan listrik. Tetapi, klaim hijau itu masih perlu dibaca bersama skala yang benar, data operasi, dan pengukuran dampaknya pada laut. DI LEPAS pantai Shanghai, pusat data mendapat dua hal yang sukar diperoleh sekaligus di darat. Listrik dari ladang angin…

Baca Selengkapnya...

Indonesia Mau Mengubur Karbon Negara Lain, Siapa Menanggung Risikonya?

Indonesia memiliki modal geologi untuk menjadi pusat penyimpanan karbon regional. Peluang ekonominya besar, tetapi tanggung jawabnya dapat bertahan lama setelah kapal pengangkut pergi. INDONESIA membuka pintu untuk “mengubur” karbon negara lain di bawah perut buminya. CO₂ yang ditangkap dari kegiatan industri di luar negeri dapat diangkut melintasi laut, diterima di Indonesia, lalu disuntikkan ke dalam…

Baca Selengkapnya...

AI Masuk IGD, Siapa Menjaga Keputusan yang Menyangkut Nyawa?

BRIN mengembangkan AI untuk membantu triase pasien di IGD. Teknologinya menjanjikan efisiensi, tetapi satu kesalahan klasifikasi dapat mengubah prioritas pertolongan. DI INSTALASI gawat darurat, beberapa menit bisa mengubah banyak hal. Pasien yang datang dengan kondisi paling kritis tidak menunggu antrean seperti pasien lain. Tapi, harus dikenali lebih cepat, ditempatkan pada tingkat kegawatan yang tepat, lalu…

Baca Selengkapnya...

Lima Bintang Belum Tentu Berarti Wisata Berkelanjutan

Lebih dari 28 ribu ulasan wisata di Mandalika dan Lombok menunjukkan rating tinggi tidak selalu berarti tanpa masalah. BRIN mencoba membaca kritik tentang sampah, infrastruktur, mata pencaharian, hingga konservasi yang tersembunyi di balik bintang. LIMA bintang bisa mengatakan sebuah pantai indah, pemandangannya memukau, dan pengalaman berkunjung menyenangkan. Namun lima bintang tidak selalu mengatakan bahwa destinasi…

Baca Selengkapnya...

SAF Masih Mahal, Bisakah Pabrik Modular Mengubahnya?

Pendanaan US$43 juta kepada Lydian membawa pendekatan baru dalam produksi avtur sintetis. Namun, klaim biaya lebih rendah dan emisi turun 95% masih harus melewati pembuktian komersial. DUNIA penerbangan sedang mengejar bahan bakar rendah karbon dengan persediaan yang masih sangat terbatas. Produksi sustainable aviation fuel atau SAF secara global diperkirakan mencapai 2,4 juta ton pada 2026….

Baca Selengkapnya...

Menitipkan Karbon 2.600 Meter di Bawah Dasar Laut

TRUK tangki berwarna putih berhenti di terminal Northern Lights, Øygarden, Norwegia. Muatan yang dibawanya tidak terlihat. Namun, isinya menjadi bagian dari eksperimen besar Eropa untuk menghadapi perubahan iklim. Truk tersebut membawa karbon dioksida biogenik dari VEAS, instalasi pengolahan air limbah terbesar di Norwegia. Sejak Februari 2026, karbon dari limbah lebih dari 800.000 penduduk Oslo dan…

Baca Selengkapnya...

Indonesia Punya Biogas, Siap Menangkap Karbonnya?

LIMBAH cair ternyata tidak hanya bisa menghasilkan biogas. Karbon yang tersisa dari proses tersebut juga dapat ditangkap, disimpan permanen, lalu menghasilkan sertifikat penghilangan karbon bernilai ekonomi. Model itu mulai bekerja di Norwegia. Puro.earth menerbitkan lebih dari 700 CO₂ Removal Certificates atau CORC untuk proyek di instalasi pengolahan air limbah VEAS. Sertifikat tersebut mencakup penghilangan karbon…

Baca Selengkapnya...