Lima Bintang Belum Tentu Berarti Wisata Berkelanjutan

Lebih dari 28 ribu ulasan wisata di Mandalika dan Lombok menunjukkan rating tinggi tidak selalu berarti tanpa masalah. BRIN mencoba membaca kritik tentang sampah, infrastruktur, mata pencaharian, hingga konservasi yang tersembunyi di balik bintang. LIMA bintang bisa mengatakan sebuah pantai indah, pemandangannya memukau, dan pengalaman berkunjung menyenangkan. Namun lima bintang tidak selalu mengatakan bahwa destinasi…

Baca Selengkapnya...

SAF Masih Mahal, Bisakah Pabrik Modular Mengubahnya?

Pendanaan US$43 juta kepada Lydian membawa pendekatan baru dalam produksi avtur sintetis. Namun, klaim biaya lebih rendah dan emisi turun 95% masih harus melewati pembuktian komersial. DUNIA penerbangan sedang mengejar bahan bakar rendah karbon dengan persediaan yang masih sangat terbatas. Produksi sustainable aviation fuel atau SAF secara global diperkirakan mencapai 2,4 juta ton pada 2026….

Baca Selengkapnya...

Menitipkan Karbon 2.600 Meter di Bawah Dasar Laut

TRUK tangki berwarna putih berhenti di terminal Northern Lights, Øygarden, Norwegia. Muatan yang dibawanya tidak terlihat. Namun, isinya menjadi bagian dari eksperimen besar Eropa untuk menghadapi perubahan iklim. Truk tersebut membawa karbon dioksida biogenik dari VEAS, instalasi pengolahan air limbah terbesar di Norwegia. Sejak Februari 2026, karbon dari limbah lebih dari 800.000 penduduk Oslo dan…

Baca Selengkapnya...

Indonesia Punya Biogas, Siap Menangkap Karbonnya?

LIMBAH cair ternyata tidak hanya bisa menghasilkan biogas. Karbon yang tersisa dari proses tersebut juga dapat ditangkap, disimpan permanen, lalu menghasilkan sertifikat penghilangan karbon bernilai ekonomi. Model itu mulai bekerja di Norwegia. Puro.earth menerbitkan lebih dari 700 COâ‚‚ Removal Certificates atau CORC untuk proyek di instalasi pengolahan air limbah VEAS. Sertifikat tersebut mencakup penghilangan karbon…

Baca Selengkapnya...

Ampas Kopi Jadi Kemasan, Siap Masuk Industri?

AMPAS kopi biasanya berhenti sebagai sisa setelah air panas mengekstraksi aroma dan rasanya. Nilainya cepat jatuh. Lalu dibuang bersama sampah lain, diangkut ke tempat pemrosesan akhir, atau dibiarkan terurai tanpa pemanfaatan lebih lanjut. Namun, riset Badan Riset dan Inovasi Nasional membuka kemungkinan berbeda. Ampas kopi Gayo dipelajari sebagai bagian dari material komposit untuk kemasan pangan….

Baca Selengkapnya...

Malapari Menjanjikan SAF, tetapi Siapa Menjamin Bahan Bakunya?

MALAPARI mulai mendapat tempat baru dalam peta transisi energi Indonesia. Tanaman bernama ilmiah Pongamia pinnata itu tidak hanya menghasilkan minyak nabati yang dapat diolah menjadi biodiesel. Minyak bijinya juga dinilai berpotensi menjadi bahan baku bahan bakar penerbangan berkelanjutan atau sustainable aviation fuel (SAF). Prospek tersebut diperkenalkan Badan Riset dan Inovasi Nasional dalam Capacity Building dan…

Baca Selengkapnya...

Mesin Hidrogen Airbus Melaju, Bandara Masih Tertinggal

INDUSTRI penerbangan mulai membawa hidrogen keluar dari laboratorium. Airbus dan MTU Aero Engines berencana membentuk perusahaan patungan untuk mengembangkan sekaligus mengomersialkan mesin pesawat listrik berbasis sel bahan bakar hidrogen. Entitas baru itu ditargetkan mulai beroperasi pada 2027. Tugasnya tidak berhenti pada riset. Perusahaan akan menangani pengembangan teknologi, desain, pengujian, sertifikasi, hingga komersialisasi sistem propulsi. Langkah…

Baca Selengkapnya...

AI Mengubah Pusat Data, Beban Listrik Ikut Melonjak

KECERDASAN buatan atau artificial intelligence (AI) sedang mengubah wajah industri pusat data di Indonesia. Perubahannya bukan hanya terlihat dari jumlah proyek yang bertambah. AI juga membuat setiap fasilitas membutuhkan daya listrik dan sistem pendinginan yang jauh lebih besar. Head of Talent Development & Industry Certification Asosiasi Penyelenggara Data Center Indonesia atau IDPRO, Erick Hadi, mengatakan…

Baca Selengkapnya...

AI Tumbuh, Data Center Butuh Aturan Hijau

AI membuka peluang besar bagi produktivitas dan ekonomi digital. Namun, pertumbuhannya juga membawa pertanyaan baru. Siapa yang menyiapkan listrik, air, lahan, dan tata kelola lingkungannya? KECERDASAN buatan sering terasa ringan. Pengguna hanya mengetik prompt, menunggu beberapa detik, lalu menerima teks, gambar, kode, atau video. Namun, di balik respons yang muncul di layar, ada infrastruktur fisik…

Baca Selengkapnya...

Delhi Pensiunkan Kendaraan Tua, Jakarta Perlu Membaca Sinyalnya

Kebijakan kendaraan listrik Delhi menunjukkan bahwa udara bersih tidak cukup dijawab dengan subsidi EV. Kota juga perlu berani mengatur kendaraan tua, membangun charging, dan memberi tenggat transisi yang jelas. NEW DELHI sedang mengirim pesan penting kepada kota-kota besar Asia. Polusi udara tidak bisa lagi hanya dijawab dengan imbauan, uji emisi, atau subsidi kendaraan listrik yang…

Baca Selengkapnya...