Ampas Kopi Jadi Kemasan, Siap Masuk Industri?

AMPAS kopi biasanya berhenti sebagai sisa setelah air panas mengekstraksi aroma dan rasanya. Nilainya cepat jatuh. Lalu dibuang bersama sampah lain, diangkut ke tempat pemrosesan akhir, atau dibiarkan terurai tanpa pemanfaatan lebih lanjut. Namun, riset Badan Riset dan Inovasi Nasional membuka kemungkinan berbeda. Ampas kopi Gayo dipelajari sebagai bagian dari material komposit untuk kemasan pangan….

Baca Selengkapnya...

Malapari Menjanjikan SAF, tetapi Siapa Menjamin Bahan Bakunya?

MALAPARI mulai mendapat tempat baru dalam peta transisi energi Indonesia. Tanaman bernama ilmiah Pongamia pinnata itu tidak hanya menghasilkan minyak nabati yang dapat diolah menjadi biodiesel. Minyak bijinya juga dinilai berpotensi menjadi bahan baku bahan bakar penerbangan berkelanjutan atau sustainable aviation fuel (SAF). Prospek tersebut diperkenalkan Badan Riset dan Inovasi Nasional dalam Capacity Building dan…

Baca Selengkapnya...

Mesin Hidrogen Airbus Melaju, Bandara Masih Tertinggal

INDUSTRI penerbangan mulai membawa hidrogen keluar dari laboratorium. Airbus dan MTU Aero Engines berencana membentuk perusahaan patungan untuk mengembangkan sekaligus mengomersialkan mesin pesawat listrik berbasis sel bahan bakar hidrogen. Entitas baru itu ditargetkan mulai beroperasi pada 2027. Tugasnya tidak berhenti pada riset. Perusahaan akan menangani pengembangan teknologi, desain, pengujian, sertifikasi, hingga komersialisasi sistem propulsi. Langkah…

Baca Selengkapnya...

AI Mengubah Pusat Data, Beban Listrik Ikut Melonjak

KECERDASAN buatan atau artificial intelligence (AI) sedang mengubah wajah industri pusat data di Indonesia. Perubahannya bukan hanya terlihat dari jumlah proyek yang bertambah. AI juga membuat setiap fasilitas membutuhkan daya listrik dan sistem pendinginan yang jauh lebih besar. Head of Talent Development & Industry Certification Asosiasi Penyelenggara Data Center Indonesia atau IDPRO, Erick Hadi, mengatakan…

Baca Selengkapnya...

AI Tumbuh, Data Center Butuh Aturan Hijau

AI membuka peluang besar bagi produktivitas dan ekonomi digital. Namun, pertumbuhannya juga membawa pertanyaan baru. Siapa yang menyiapkan listrik, air, lahan, dan tata kelola lingkungannya? KECERDASAN buatan sering terasa ringan. Pengguna hanya mengetik prompt, menunggu beberapa detik, lalu menerima teks, gambar, kode, atau video. Namun, di balik respons yang muncul di layar, ada infrastruktur fisik…

Baca Selengkapnya...

Delhi Pensiunkan Kendaraan Tua, Jakarta Perlu Membaca Sinyalnya

Kebijakan kendaraan listrik Delhi menunjukkan bahwa udara bersih tidak cukup dijawab dengan subsidi EV. Kota juga perlu berani mengatur kendaraan tua, membangun charging, dan memberi tenggat transisi yang jelas. NEW DELHI sedang mengirim pesan penting kepada kota-kota besar Asia. Polusi udara tidak bisa lagi hanya dijawab dengan imbauan, uji emisi, atau subsidi kendaraan listrik yang…

Baca Selengkapnya...

Penangkap Karbon Tak Cukup di Laboratorium

KARBON dioksida bisa ditangkap. Tetapi pertanyaan besarnya belum selesai. Apakah teknologi itu bisa bekerja di industri nyata? Di titik ini, riset material penangkap karbon menjadi penting. Selama ini, pembicaraan tentang Carbon Capture, Utilization, and Storage atau CCUS lebih sering bergerak di level proyek besar. Ada pabrik. Ada pipa. Ada sumur penyimpanan. Ada biaya investasi raksasa….

Baca Selengkapnya...

40 Kota Tagih Tata Kelola Data Center

DATA center sedang naik kelas menjadi isu tata kelola kota. Selama ini, infrastruktur digital kerap terlihat sunyi. Bangunannya tertutup. Pekerjanya tidak sebanyak pabrik. Aktivitasnya jarang tampak dari luar. Namun, di balik server yang terus menyala, ada tagihan besar yang mulai terasa di banyak kota. Listrik tersedot. Air dipakai untuk pendinginan. Lahan berebut dengan hunian dan…

Baca Selengkapnya...

Audit Digital Pemerintah Masuk Era Prediksi Risiko

TRANSFORMASI digital pemerintahan tidak hanya mengubah cara layanan publik diberikan. Transformasi ini juga mengubah cara negara harus diawasi. Ketika layanan publik makin bergantung pada sistem digital, risiko tidak lagi berdiri sendiri. Gangguan pada satu aplikasi, pusat data, jaringan, atau sistem keamanan dapat merembet ke layanan lain. Dalam ekosistem seperti ini, audit teknologi tidak cukup lagi…

Baca Selengkapnya...

Transportasi Cerdas, Jalan Baru Kurangi Emisi Kota

Intelligent Transportation System membuat jalan raya tidak lagi hanya dibaca sebagai ruang kendaraan, tetapi sebagai ekosistem data. Dengan sensor, komputasi, dan AI, mobilitas kota bisa dikelola lebih aman, efisien, dan rendah emisi. KOTA tidak hanya macet karena jumlah kendaraan terus bertambah. Kota juga macet karena sistem transportasinya belum cukup cerdas membaca pergerakan manusia, kendaraan, cuaca,…

Baca Selengkapnya...