COP17 Soroti Krisis Air Tawar, Indonesia Hadapi Ancaman Serupa

KRISIS keanekaragaman hayati dunia tidak hanya berlangsung di hutan dan lautan. Sungai, danau, rawa, dan ekosistem pegunungan menghadapi tekanan serius akibat perubahan iklim, pencemaran, serta kerusakan habitat. Di Indonesia, ancaman itu terlihat dari menyusutnya es tropis Papua hingga tekanan terhadap kehidupan ikan air tawar. Persoalan tersebut mendapat perhatian khusus dalam Konferensi Para Pihak Konvensi Keanekaragaman…

Baca Selengkapnya...

COP17 Menguji Suara Masyarakat Adat dalam Diplomasi Indonesia

Perundingan di Armenia memperlihatkan perbedaan pandangan mengenai keterlibatan masyarakat adat dalam tata kelola biodiversitas. Sikap delegasi Indonesia menjadi sorotan ketika dunia berupaya memperkuat partisipasi kelompok penjaga alam. PERLINDUNGAN keanekaragaman hayati tidak hanya ditentukan oleh luas kawasan konservasi atau besarnya dana internasional. Ada pertanyaan yang lebih mendasar: siapa yang memperoleh tempat dalam proses pengambilan keputusan mengenai…

Baca Selengkapnya...

COP17: Negara Kaya Dorong Perluasan Pembayar Perlindungan Alam

Perundingan pendanaan biodiversitas mempertajam perbedaan negara maju dan berkembang. Taruhannya adalah pembagian tanggung jawab untuk membiayai perlindungan alam hingga 2030. DUNIA sudah menyepakati target pendanaan untuk melindungi alam. Namun, di arena COP17 di Yerevan, Armenia, pertanyaan tentang siapa yang harus membayar kembali membelah meja perundingan. Negara maju mendorong perluasan daftar negara penyumbang pendanaan biodiversitas internasional….

Baca Selengkapnya...

COP17: Terumbu Karang Terancam Runtuh, Pesisir Kehilangan Pelindung

Penilaian terbaru IUCN menempatkan 96 persen ekosistem terumbu karang yang dikaji dalam kategori kritis. Ancaman keruntuhannya mempertaruhkan pangan, penghidupan, dan perlindungan warga pesisir. TERUMBU karang membantu meredam gelombang sebelum mencapai permukiman. NOAA, badan kelautan dan atmosfer Amerika Serikat, menyebut terumbu sehat dapat menyerap hingga 97 persen energi gelombang. Ketika kondisinya merosot, fungsi perlindungan itu ikut…

Baca Selengkapnya...

Tiga Raksasa Minuman Akhirnya Sepakat Koreksi Klaim Daur Ulang

Koreksi klaim Coca-Cola, Nestlé, dan Danone di Uni Eropa memperlihatkan jarak antara angka “100%” pada kemasan dan perjalanan botol setelah dibuang. TULISAN “100%” pada botol plastik menawarkan kepastian. Namun, ketika tutup dan label dikecualikan, konsumen perlu mengetahui bagian mana yang sebenarnya dihitung. Persoalan berikutnya lebih besar: botol berbahan daur ulang belum tentu kembali menjadi botol…

Baca Selengkapnya...

Prabowo Sebut “Terorisme Lingkungan”, Karhutla Masih Berulang

Presiden mengecam pembakaran hutan sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan. Puluhan perusahaan disanksi dan perkara pidana terus berjalan. Namun, keberhasilan penegakan hukum masih harus diuji dari kemampuannya mencegah kebakaran berulang. SEBANYAK 32 perusahaan telah dikenai sanksi administratif terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Sebanyak 125 subjek hukum juga tengah diproses secara pidana. Namun, kebakaran masih melanda sejumlah…

Baca Selengkapnya...

COP17: Perlindungan Alam Tak Cukup Diurus Kementerian Lingkungan

Banyak negara sudah menetapkan target biodiversitas. Namun, pelaksanaan tertinggal ketika perlindungan alam membutuhkan perubahan kebijakan ekonomi dan kerja lintas kementerian. TARGET perlindungan alam semakin banyak ditulis. Pelaksanaannya belum bergerak secepat itu. Di tengah berlangsungnya COP17 biodiversitas di Yerevan, Armenia, kesenjangan antara target dan pelaksanaan menjadi sorotan. Hampir 90 persen dari 196 pihak Konvensi Keanekaragaman Hayati…

Baca Selengkapnya...

Karhutla Berulang, Beban Ekonomi Menumpuk pada Warga

Peringatan DEN tentang kesehatan dan pangan bertemu tuntutan Muhammadiyah atas tanggung jawab usaha. Kerugian karhutla memperlihatkan pentingnya pencegahan yang terukur. BIAYA kebakaran hutan dan lahan tidak berhenti pada pengerahan helikopter, pemadaman, atau pembagian masker. Bebannya menjalar ke kesehatan, kegiatan belajar, sumber penghidupan, dan anggaran pemerintah. Ketika kebakaran berulang, masyarakat kembali menghadapi kerugian yang belum tentu…

Baca Selengkapnya...

COP17: Kerusakan Alam Merambat ke Risiko Pangan

Perdebatan di Yerevan memperlihatkan sulitnya menyatukan agenda alam dan iklim. Bagi Indonesia, taruhannya menjangkau ketahanan produksi dan pasokan pangan lintas negara. KERUSAKAN alam tidak berhenti di perbatasan negara. Ketika tanah kehilangan kesuburan, ketersediaan air terganggu, atau ekosistem pertanian melemah, risikonya dapat mengikuti perjalanan komoditas hingga ke negara pembeli. Hubungan tersebut memberi konteks penting bagi COP17…

Baca Selengkapnya...

Asap Karhutla Mengganggu Langit, Konektivitas Ikut Tersendat

Sebanyak 2.604 penerbangan domestik terdampak karhutla hingga 19 Oktober. Gangguan di Ambon dan Papua memperlihatkan bagaimana asap mengusik jaringan perjalanan dan angkutan barang. DAMPAK kebakaran hutan dan lahan dapat menjangkau jauh melampaui lokasi api. Ketika asap membatasi jarak pandang bandara, perjalanan tertahan, pengiriman ikut terganggu, dan kepastian tiba menjadi persoalan. Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian…

Baca Selengkapnya...