Inpres Gajah dan Ujian Tata Ruang Infrastruktur

INDONESIA tidak hanya sedang menyiapkan kebijakan untuk menyelamatkan gajah. Indonesia sedang diuji apakah pembangunan infrastrukturnya mampu membaca ruang hidup satwa liar. Ujian itu hadir melalui rencana Instruksi Presiden atau Inpres tentang penyelamatan gajah sumatra dan gajah kalimantan. Kebijakan ini penting karena krisis gajah tidak lagi bisa dibaca sebagai urusan konservasi semata. Ini adalah persoalan tata…

Baca Selengkapnya...

El Niño 2026 Tidak Ekstrem, tapi Kemarau Bisa Lebih Panjang

El Niño 2026 diperkirakan tidak akan mencapai level ekstrem. Namun, risiko yang lebih dekat bagi Indonesia bukan kepanikan terhadap “Godzilla El Niño”, melainkan kemarau yang bisa berlangsung lebih panjang dan menekan air, pangan, serta risiko kebakaran lahan. ISU kemunculan El Niño ekstrem pada 2026 tidak perlu dibaca dengan kepanikan. Badan Riset dan Inovasi Nasional atau…

Baca Selengkapnya...

Lahan Rob Bisa Jadi Sumber Pangan Baru

Minapadi Salin di Batang menunjukkan bahwa lahan pesisir terdampak rob tidak selalu harus ditinggalkan. Dengan riset dan sistem produksi adaptif, lahan salin bisa dibaca ulang sebagai sumber pangan dan ekonomi baru. LAHAN pesisir yang terdampak rob sering dianggap selesai. Air laut masuk. Tanah berubah asin. Produktivitas turun. Petani kehilangan ruang tanam. Dalam banyak kasus, sawah…

Baca Selengkapnya...

Pantura Perlu Tanggul, tapi Mangrove Tak Boleh Kalah

PANTURA sedang memasuki fase baru perlindungan pesisir. Isunya tidak lagi cukup dibaca sebagai proyek tanggul, pemecah gelombang, atau reklamasi teknis. Pantura adalah ruang ekologis, ekonomi, dan sosial yang sedang ditekan oleh abrasi, banjir rob, kerusakan mangrove, ekspansi tambak, serta penurunan tanah. Tekanan berlapis itu membuat pendekatan tunggal semakin tidak memadai. Struktur keras dapat menahan gelombang,…

Baca Selengkapnya...

Bukti Ilmiah Jadi Penentu, Sengketa Lingkungan Diuji oleh Data

SENGKETA lingkungan hidup semakin sulit diselesaikan hanya dengan kesaksian, foto kerusakan, atau klaim dari pihak yang berkonflik. Pencemar dapat bergerak mengikuti angin, aliran sungai, dan arus laut. Dampaknya juga kerap muncul jauh dari sumber awal. Dalam kondisi tersebut, penyelesaian sengketa membutuhkan bukti yang mampu menjelaskan hubungan sebab-akibat secara terukur. Pemodelan lingkungan adalah metode ilmiah yang…

Baca Selengkapnya...

Krisis Iklim Geser Peta Chikungunya

KRISIS iklim tidak hanya mengubah suhu, curah hujan, dan garis pantai. Krisis iklim juga mulai menggeser peta penyakit. Chikungunya memberi sinyal itu. Penyakit yang selama ini lebih dekat dengan kawasan tropis dan subtropis kini diproyeksikan bergerak ke wilayah baru, termasuk Asia Timur, Eropa Tengah, dan Amerika Utara bagian timur laut. Chikungunya adalah penyakit virus yang…

Baca Selengkapnya...

Gajah Sumatra Mati, Ekologi Kalah

KEMATIAN induk dan anak gajah Sumatra tidak cukup dibaca sebagai insiden satwa liar. Peristiwa itu harus dibaca sebagai sinyal kegagalan tata kelola ruang, lemahnya pengawasan habitat, dan rapuhnya penegakan hukum konservasi di Indonesia. Konservasi satwa liar adalah upaya melindungi spesies, habitat, dan ekosistem agar fungsi alam tetap bekerja dan tidak runtuh oleh tekanan manusia. Dalam…

Baca Selengkapnya...

Korupsi Iklim dan Lubang Besar Tata Kelola Lahan Indonesia

TATA kelola lahan kini tidak lagi bisa dibaca hanya sebagai urusan izin, investasi, atau ekspansi komoditas. Di tengah krisis iklim, setiap perubahan tutupan hutan memiliki konsekuensi langsung terhadap emisi karbon, risiko bencana, dan perlindungan ruang hidup masyarakat. Korupsi iklim muncul ketika kebijakan, izin, atau tata kelola lahan melemahkan perlindungan ekosistem dan memperbesar risiko emisi serta…

Baca Selengkapnya...

Tanah Turun, Laut Naik: Pantura Jawa Butuh Kebijakan Pesisir Berbasis Data

PANTAI Utara Jawa sedang menghadapi risiko ganda yang tidak lagi bisa dibaca sebagai banjir rob biasa. Di satu sisi, permukaan tanah di sejumlah wilayah terus turun. Di sisi lain, muka laut naik hingga 4,3 milimeter per tahun. Pantura Jawa makin rentan tergenang karena daratan turun lebih cepat dari kemampuan kebijakan pesisir beradaptasi. Penurunan tanah adalah…

Baca Selengkapnya...