Ebola Datang Saat Sistem Kesehatan Global Melemah

DUNIA kembali menghadapi alarm kesehatan global. Kali ini datang dari Afrika Tengah, ketika wabah Ebola Bundibugyo di Republik Demokratik Kongo (DRC) dan Uganda mulai menunjukkan tanda-tanda penyebaran yang sulit dikendalikan. Sejak 17 Mei 2026, World Health Organization secara resmi menetapkan wabah tersebut sebagai Public Health Emergency of International Concern (PHEIC) atau darurat kesehatan masyarakat yang…

Baca Selengkapnya...

Antrean Haji Indonesia Kini Mulai Menjadi Risiko Kesehatan Publik

ANTREAN haji Indonesia tidak lagi sekadar menjadi persoalan daftar tunggu ibadah. Dalam skala yang lebih luas, fenomena ini mulai berubah menjadi isu kesehatan publik, tekanan demografi, dan tantangan keberlanjutan tata kelola dana haji nasional. Saat ini, jumlah pendaftar haji Indonesia diperkirakan mencapai sekitar 5,7 juta orang. Di sisi lain, kuota haji Indonesia hanya berada di…

Baca Selengkapnya...

Kematian Iklim Tak Merata, Adaptasi Menentukan Siapa Bertahan

Ketika suhu global naik, negara dingin justru diuntungkan, sementara negara panas menghadapi lonjakan kematian yang tak seimbang. PERUBAHAN iklim tidak hanya mengubah suhu. Tapi, mulai mengubah peta kematian global. Riset Climate Impact Lab yang berbasis di University of Chicago menunjukkan tren yang kontras. Negara-negara beriklim dingin justru akan mengalami penurunan kematian akibat suhu ekstrem, sementara…

Baca Selengkapnya...

Krisis Air Tidak Netral Gender, Perempuan Menanggung Ongkosnya

KRISIS bair global tidak hanya berbicara tentang kelangkaan sumber daya. Tapi, juga mencerminkan kegagalan tata kelola yang memindahkan beban layanan dasar ke rumah tangga, dan secara sistemik, ke perempuan. Laporan World Water Development Report 2026 yang dirilis UNESCO menunjukkan skala persoalan ini dengan jelas. Setiap hari, sekitar 250 juta jam dihabiskan perempuan di seluruh dunia…

Baca Selengkapnya...

Melindungi Anak di Era Media Sosial, Apakah Batas Usia Cukup?

RUANG digital kini menjadi bagian dari lingkungan tumbuh anak. Media sosial bukan lagi sekadar sarana komunikasi. Tapi, telah menjadi infrastruktur sosial baru, tempat anak belajar, berinteraksi, sekaligus terpapar berbagai risiko yang sebelumnya tidak ada. Dalam konteks itu, pemerintah Indonesia mulai mengambil langkah regulasi. Melalui aturan turunan dari Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata…

Baca Selengkapnya...

Blue Zone 2.0, Bagaimana Singapura Mendesain Kota untuk Umur Panjang

UMUR panjang sering dianggap sebagai hasil genetika, budaya makan, atau faktor geografis. Namun pengalaman Singapura menunjukkan hal lain. Umur panjang juga dapat dirancang melalui kebijakan publik. Peneliti Blue Zones, Dan Buettner, baru-baru ini menyebut Singapura sebagai “Blue Zone 2.0”, sebuah wilayah dengan harapan hidup sangat tinggi yang lahir bukan dari kondisi alamiah, melainkan dari desain…

Baca Selengkapnya...

Omah Lowo Solo, ‘Adaptive Reuse’ dan Strategi Masa Depan Kota Berkelanjutan

DI BANYAK kota Indonesia, bangunan tua masih diposisikan sebagai beban fiskal. Biaya perawatan tinggi. Fungsi ekonomi dianggap terbatas. Risiko keselamatan kerap dijadikan legitimasi pembongkaran. Akibatnya, memori kota terkikis pelan-pelan, digantikan bangunan baru yang seragam dan miskin identitas. Di kawasan Laweyan, Surakarta, sebuah rumah tua menunjukkan arah berbeda. Omah Lowo, yang dulu dikenal sebagai “rumah kelelawar”…

Baca Selengkapnya...

Solo Art Market, Model Ekonomi Kreatif Berkelanjutan Berbasis Ruang Publik

DI BANYAK kota, ruang publik berhenti sebagai trotoar atau taman pasif. Namun di selasar Ngarsopuro, Solo, Jawa Tengah, ruang kota berubah fungsi menjadi infrastruktur ekonomi kreatif yang hidup dua kali setiap bulan. Bukan lewat proyek raksasa atau gedung ikonik, melainkan melalui model komunitas yang terkurasi, rutin, dan berbasis interaksi langsung antara seniman dan publik. Di…

Baca Selengkapnya...

Hotel Kurus di Kota Padat, Pelajaran Tata Ruang dari Pitu Rooms Salatiga

DI TENGAH permukiman padat Salatiga, berdiri bangunan setinggi 17 meter dengan lebar hanya 2,8 meter. Namanya Pitu Rooms. Dari luar, bangunan ini tampak seperti sisipan vertikal di antara rumah-rumah warga. Dari dalam, hotel ini menjadi studi kasus nyata tentang bagaimana keterbatasan ruang bisa diolah menjadi solusi perkotaan. SustainReview menjajal langsung hotel ini untuk melihat apakah…

Baca Selengkapnya...

Jakarta Sudah Megacity Dunia, tapi Indonesia Belum Punya Pemerintahan Megacity

JAKARTA bukan lagi sekadar ibu kota.Jakarta telah berubah menjadi kota raksasa. Bahkan, menurut data terbaru Perserikatan Bangsa-Bangsa, Jakarta kini menjadi wilayah metropolitan terpadat di dunia. Bukan Tokyo.Bukan Shanghai.Tapi, Jakarta. Dengan populasi fungsional sekitar 41,9 juta jiwa, Jakarta resmi masuk ke kategori megacity global. Artinya, kota ini tidak lagi bisa dilihat sebagai wilayah administratif DKI semata….

Baca Selengkapnya...