Bank Mandiri Kuasai ESG di Indonesia, Sejajar Standar Global

BANK MANDIRI mencatat tonggak penting dalam perjalanan keberlanjutannya. Lembaga pemeringkat internasional Sustainalytics menobatkannya sebagai bank terbaik di Indonesia dalam ESG Score. Penilaian ini didasarkan pada evaluasi terbaru yang menunjukkan penurunan ESG Risk Rating Bank Mandiri dari 28,2 pada 2024 menjadi 17,5 per Januari 2025. Capaian ini bukan hanya sekadar angka. Ini adalah hasil dari berbagai…

Baca Selengkapnya...

Indonesia Dapat Dana 4,5 Juta Dolar, Mampukah Atasi Krisis Sampah Plastik?

Pendanaan internasional kembali mengalir ke Indonesia untuk mengatasi permasalahan sampah plastik. Namun, mampukah proyek ini menjadi solusi berkelanjutan? INDONESIA mendapatkan kucuran dana sebesar 4,5 juta dolar AS untuk mendukung pengelolaan sampah plastik. Pendanaan ini berasal dari kolaborasi Clean Rivers dan Project Stop, yang didanai oleh United Nations Development Programme (UNDP). Kesepakatan tersebut diteken di Dubai,…

Baca Selengkapnya...

Second NDC Indonesia, Langkah Baru atau Sekadar Janji?

Indonesia telah menyerahkan draf Second Nationally Determined Contributions (NDC) kepada Presiden Prabowo Subianto. Namun, mampukah target iklim baru ini menjawab tantangan global? Menanti Persetujuan Presiden untuk Target Iklim Baru Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) mengonfirmasi bahwa draf Second NDC Indonesia telah diserahkan kepada Presiden Prabowo Subianto dan kini menunggu persetujuan. Dokumen ini akan menjadi pembaruan dari…

Baca Selengkapnya...

Tenggat Waktu Terlewat, Janji Iklim Dunia Masih Tertunda

HAMPIR seluruh negara di dunia melewatkan batas waktu pengiriman Second Nationally Determined Contributions (NDC)—janji iklim terbaru yang harus diserahkan kepada United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC). Hingga Senin (10/2/2025), hanya 13 dari 193 negara yang telah memenuhi kewajiban ini. Temuan ini berasal dari analisis Carbon Brief, yang dipublikasikan pada Rabu (12/2/2025). Lebih mengkhawatirkan…

Baca Selengkapnya...

PLTU dan Energi Hijau, Komitmen Indonesia di Tengah Dilema Paris Agreement

INDONESIA tetap berkomitmen pada Perjanjian Paris, tetapi realitas energi murah masih menjadi pertimbangan utama. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa Indonesia tidak akan mengikuti langkah Amerika Serikat yang keluar dari perjanjian tersebut. Namun, transisi energi harus tetap memperhitungkan kestabilan ekonomi dan daya beli masyarakat. Energi Murah vs. Transisi Hijau Pembangkit…

Baca Selengkapnya...

Jakarta Utara, Laboratorium Pengelolaan Sampah untuk Indonesia

JAKARTA terus berbenah dalam pengelolaan sampah. Kali ini, Pemerintah Provinsi Jakarta menjadikan Jakarta Utara sebagai model percontohan. Langkah ini diharapkan menjadi rujukan bagi daerah lain dalam mengembangkan sistem pengelolaan sampah yang lebih sistematis dan inovatif. Jakarta Utara, Uji Coba Sistem Pengelolaan Terpadu Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta, Asep Kuswanto, menegaskan bahwa Jakarta mendapat…

Baca Selengkapnya...

Kemenhut dan WWF Kembali Bersinergi untuk Konservasi

LIMA tahun berlalu sejak kerja sama antara Kementerian Kehutanan (Kemenhut) dan Yayasan World Wide Fund for Nature (WWF) Indonesia terhenti. Kini, lembaran baru dibuka. Pada Rabu, 5 Februari 2025, kedua pihak resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) di kantor Kemenhut. Kesepakatan ini menjadi langkah strategis dalam menjaga konservasi dan keberlanjutan ekosistem di Indonesia. Babak Baru…

Baca Selengkapnya...

Tinggal di Atap Dunia, Adaptasi Unik Penduduk Tibet terhadap Hipoksia

DI KETINGGIAN lebih dari 3.500 meter di atas permukaan laut, di mana udara tipis membuat tubuh manusia kesulitan mendapatkan oksigen, penduduk asli Tibet telah bertahan dan berkembang selama ribuan tahun. Mereka bukan hanya mampu hidup dalam kondisi ekstrem, tetapi juga menunjukkan bagaimana seleksi alam terus membentuk manusia. Adaptasi Fisiologis, Bertahan di Udara Tipis Ketika seseorang…

Baca Selengkapnya...

Tragedi Ekologi di Waduk Jatiluhur: 100 Ton Ikan Mati, Apa yang Salah?

PURWAKARTA kembali diguncang tragedi lingkungan. Sekitar 100 ton ikan mas ditemukan mati di Waduk Jatiluhur akibat fenomena tahunan yang sama: upwelling. Cuaca ekstrem dituding sebagai penyebab utama, tetapi praktik budidaya yang melebihi daya dukung lingkungan memperparah dampaknya. Bagaimana cara mencegah kejadian serupa di masa depan? Fenomena Tahunan yang Tak Kunjung Usai Setiap tahun, Waduk Jatiluhur…

Baca Selengkapnya...

Hibah 14,7 Juta Euro, Dorongan Baru untuk Transisi Energi Indonesia

INDONESIA kembali mendapat dukungan internasional dalam upaya transisi energi. Uni Eropa (UE) dan Prancis mengucurkan hibah senilai 14,7 juta euro atau sekitar Rp 248,8 miliar untuk mempercepat pengembangan energi berkelanjutan di Tanah Air. Dana ini akan dikelola melalui Indonesia Energy Transition Facility (IETF), sebuah program yang bertujuan mempercepat transformasi energi di Indonesia. Dukungan bagi PLN…

Baca Selengkapnya...