Industri Hijau, Dua Langkah Strategis Indonesia Menuju Emisi Nol 2050

DI TENGAH meningkatnya tekanan global atas krisis iklim, Indonesia mengambil langkah berani. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyiapkan dua strategi utama untuk mempercepat transisi menuju industri hijau. Tujuannya jelas: menurunkan emisi sektor industri hingga 43 persen pada 2030 dan mencapai net zero emission (NZE) di tahun 2050. Langkah ini tidak sederhana. Tapi urgensinya tak bisa ditunda. Industri…

Baca Selengkapnya...

Sulawesi Tengah dan Luka di Balik Kilau Smelter: Siapa Untung, Siapa Tertinggal?

DI BALIK megahnya deretan pabrik pengolahan nikel di Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng), tersimpan kisah getir tentang ketimpangan. Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menyebut daerahnya menjadi salah satu kontributor terbesar devisa negara lewat sektor tambang. Tapi yang kembali ke daerah? Hanya setetes dibanding limpahan triliun yang mengalir ke pusat. “Rp 570 triliun masuk ke kas negara…

Baca Selengkapnya...

COP30 di Belem, Brasil, Menjadi Momen Kritis Aksi Iklim Global

BRASIL, sebagai tuan rumah KTT Iklim COP30 pada akhir tahun ini, mengambil langkah besar untuk mempercepat komitmen global terhadap perubahan iklim. Negara ini mengajak Eropa, China, dan sejumlah negara berkembang untuk lebih ambisius dalam menanggulangi emisi gas rumah kaca (GRK), dengan tujuan mencegah suhu Bumi meningkat lebih dari 2 derajat Celsius. Presiden Brasil, Luiz Inacio…

Baca Selengkapnya...

Karhutla 2025 Mengancam, Riau Jadi Alarm Awal untuk Indonesia

LANGIT Riau kembali diselimuti kecemasan. Sejak April 2025, pemerintah pusat menetapkan provinsi ini dalam status darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Status itu bukan sekadar peringatan biasa. Ini adalah cermin dari sebuah krisis yang perlahan namun pasti merayap: perubahan iklim, degradasi lahan, dan ketimpangan tata kelola ekosistem. Dalam apel siaga yang digelar di Lanud Roesmin…

Baca Selengkapnya...

Hukum Tunjukkan Ketegasan, MA Batalkan Vonis Bebas Kasus Cula Badak

PERDAGANGAN satwa liar di Indonesia kembali mendapat sorotan setelah Mahkamah Agung (MA) membatalkan vonis bebas yang dijatuhkan Pengadilan Negeri Pandeglang terhadap terdakwa Liem Hoo Kwan Willy. Kasus ini terkait dengan perdagangan ilegal cula badak jawa, yang melibatkan Willy sebagai salah satu pelaku utama. Putusan ini tidak hanya mencerminkan komitmen hukum Indonesia dalam melawan kejahatan terhadap…

Baca Selengkapnya...

12 Geopark Indonesia Diakui UNESCO, Momen Emas Bangun Pariwisata Hijau

DI BALIK pegunungan, karst, dan danau vulkanik yang tersebar di penjuru negeri, Indonesia menyimpan harta karun tak kasat mata—warisan geologi yang kini diakui dunia. Pada April 2025, dua geopark baru dari Indonesia, Kebumen dan Meratus, resmi masuk dalam jaringan UNESCO Global Geoparks (UGGp). Keputusan ini diumumkan dalam Sidang Dewan Eksekutif UNESCO ke-221 di Paris. Dengan…

Baca Selengkapnya...

Panduan Baru untuk Konservasi Laut, Menakar Manfaat di Balik Biaya

MELINDUNGI laut bukan sekadar urusan ekologi. Kini, pendekatan berbasis data dan ekonomi menjadi pilar penting dalam kebijakan konservasi perairan Indonesia. Untuk itu, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Konservasi Indonesia (KI), Rekam Nusantara Foundation, serta konsorsium LSM konservasi meluncurkan Panduan Analisis Biaya Manfaat Kawasan Konservasi. Panduan ini hadir di tengah upaya Indonesia mencapai target Marine…

Baca Selengkapnya...

Sachet, Sampah Kecil yang Terabaikan dalam Gerakan Bali Bersih

KETIKA Gubernur Bali I Wayan Koster menerbitkan Surat Edaran Nomor 9 Tahun 2025 tentang Gerakan Bali Bersih Sampah, banyak pihak berharap perubahan besar. Namun, satu fakta mencolok membuat para aktivis geleng kepala: kemasan sachet lolos dari larangan. Alih-alih melarang sachet yang sulit didaur ulang dan tak bernilai ekonomis, SE itu justru hanya melarang air minum…

Baca Selengkapnya...

Ketahanan Pangan Terancam, 17% Sawah Dunia Tercemar Logam Berat

DI BALIK piring nasi yang kita nikmati setiap hari, ada persoalan besar yang mengendap diam-diam di balik tanah: logam berat. Sebuah studi global terbaru membunyikan alarm. Negara-negara penghasil beras terbesar dunia ternyata sedang duduk di atas bom waktu pencemaran lingkungan. Penelitian yang dipimpin oleh Profesor Hou Deyi dari Sekolah Lingkungan Hidup Universitas Tsinghua, China, mengungkap…

Baca Selengkapnya...

Bumi Kita Sedang Tak Baik-baik Saja

HARI BUMI 2025 kembali hadir dengan pesan kuat: saatnya beralih ke energi terbarukan demi masa depan yang berkelanjutan. Tema global tahun ini, “Our Power, Our Planet” atau “Kekuatan Kita, Planet Kita”, mengajak dunia merefleksikan peran individu dan kolektif dalam menghadapi krisis iklim yang semakin mendesak. Isu perubahan iklim bukan hal baru. Namun, urgensinya tak pernah…

Baca Selengkapnya...