Transisi Energi Berkeadilan, Indonesia dan Malaysia di Bayang-bayang Jepang?

KUNJUNGAN Perdana Menteri Jepang, Shigeru Ishiba, ke Malaysia dan Indonesia baru-baru ini menyoroti arah kebijakan energi kawasan. Di bawah inisiatif Asia Zero Emission Community (AZEC), Jepang terus mendorong solusi yang masih berpusat pada bahan bakar fosil, seperti gas alam cair (LNG), co-firing amonia, serta teknologi carbon capture and storage (CCS). Alih-alih mempercepat transisi energi berkeadilan,…

Baca Selengkapnya...

Listrik Hijau Semakin Menjadi Pilihan Industri Indonesia

PEMBANGUNAN berkelanjutan semakin mengarah pada perubahan besar dalam berbagai sektor, termasuk energi. Listrik hijau, yang dihasilkan melalui energi baru terbarukan (EBT), kini menjadi salah satu pendorong utama untuk sektor industri dan bisnis. Pada 2024, Perusahaan Listrik Negara (PLN) mencatatkan perkembangan signifikan dalam layanan listrik hijau melalui Green as a Service (GEAS), dengan penerbitan Renewable Energy…

Baca Selengkapnya...

Kendala Transmisi, Tantangan Besar Energi Terbarukan RI

INDONESIA memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah untuk mendukung pengembangan energi terbarukan. Dari matahari hingga air dan angin, potensi ini mampu menjadi tulang punggung transisi energi nasional. Namun, tantangan besar yang dihadapi saat ini adalah keterbatasan jaringan transmisi listrik yang tidak memadai untuk mendukung distribusi energi terbarukan secara optimal. Menteri Energi dan Sumber Daya…

Baca Selengkapnya...

Masa Depan Energi Nuklir, Rekor Baru di Depan Mata

SEKTOR energi nuklir kembali menjadi sorotan. Dengan pertumbuhan kebijakan, proyek, dan teknologi yang signifikan, energi ini kembali mendapatkan momentumnya. Namun, seperti dua sisi mata uang, peluang besar ini juga diiringi dengan tantangan yang harus diatasi. Dalam laporan terbarunya, The Path to a New Era for Nuclear Energy, Badan Energi Internasional (IEA) memaparkan prospek, tantangan, dan…

Baca Selengkapnya...

CIF Terbitkan Obligasi Iklim untuk Transisi Energi Bersih

DALAM langkah penting untuk mendukung teknologi rendah karbon di negara berkembang, lembaga multilateral Climate Investment Fund (CIF) baru-baru ini menerbitkan obligasi iklim pertama senilai US$500 juta. Langkah ini membuka pintu bagi pendanaan inovatif untuk proyek-proyek energi bersih yang sangat dibutuhkan untuk mencapai target keberlanjutan global. Obligasi tersebut diterbitkan sebagai bagian dari Climate Market Mechanism, yang…

Baca Selengkapnya...

Ekspor Limbah Sawit Diperketat, Prioritas untuk Industri Domestik dan B40

PEMERINTAH Indonesia resmi memperketat ekspor limbah kelapa sawit, termasuk Palm Oil Mill Effluent (POME), residu minyak sawit asam tinggi (HAPOR), dan minyak jelantah (UCO). Langkah ini tertuang dalam Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No 2/2025, yang mulai berlaku pada 8 Januari 2025. Kebijakan ini bertujuan untuk menjamin ketersediaan bahan baku bagi industri minyak goreng dan mendukung…

Baca Selengkapnya...

Indonesia Kunci Transisi Energi Asia Tenggara dengan Potensi Terbarukan Melimpah

INDONESIA terus menjadi sorotan dalam upaya transisi energi global. Hal ini disampaikan oleh Direktur Jenderal Badan Energi Terbarukan Internasional (IRENA), Francesco La Camera, pada Sidang Majelis Umum ke-15 IRENA di Abu Dhabi. Sidang ini bertujuan mempercepat transisi energi di tengah ancaman ketahanan energi akibat konflik Timur Tengah dan cuaca ekstrem yang melanda dunia. “Indonesia adalah…

Baca Selengkapnya...

PBB Serukan Penghapusan Subsidi Bahan Bakar Fosil

TRANSISI energi bersih kian mendesak. Pada Sidang Majelis Umum ke-15 International Renewable Energy Agency (IRENA) di Abu Dhabi, Minggu (12/1/2025), Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menegaskan pentingnya mengalihkan subsidi bahan bakar fosil ke investasi energi terbarukan. Dalam forum internasional yang dihadiri para pemimpin dunia, Guterres menyerukan kolaborasi lintas sektor, termasuk pemerintah, masyarakat sipil, dan pengusaha,…

Baca Selengkapnya...

Limbah Industri Jadi Solusi Baru untuk Teknologi Baterai Masa Depan

BERTAHUN-TAHUN, limbah industri seperti triphenylphosphine oxide (TPPO) hanya menjadi beban lingkungan. Setiap tahunnya, berton-ton TPPO—limbah dari pembuatan produk manufaktur seperti tablet vitamin—mengotori bumi. Limbah ini dianggap tidak berguna dan membutuhkan pembuangan khusus untuk menghindari dampak negatif bagi lingkungan. Namun, penelitian terbaru dari Northwestern University, Amerika Serikat, membawa kabar baik. Para ilmuwan berhasil merekayasa TPPO menjadi…

Baca Selengkapnya...