Turbulensi Udara Meningkat, Langit Kian Tak Ramah Akibat Krisis Iklim

TURBULENSI udara kerap dianggap sekadar gangguan kecil saat penerbangan. Namun, penelitian terbaru dari University of Reading mengingatkan bahwa fenomena ini akan menjadi ancaman serius bagi keselamatan dan kenyamanan perjalanan udara di masa depan. Selama 40 tahun terakhir, pemanasan global terbukti memperkuat pola turbulensi. Peneliti menggunakan 26 model iklim global mutakhir untuk menelusuri bagaimana suhu yang…

Baca Selengkapnya...

Water Station KAI: Kurangi Plastik Sekali Pakai, Dorong Transportasi Hijau

DI TENGAH tren global menuju transportasi berkelanjutan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengambil langkah yang mungkin terlihat kecil, tapi punya dampak besar. Hingga Agustus 2025, KAI telah menyediakan 106 unit water station di 45 stasiun jarak jauh. Fasilitas ini memungkinkan pelanggan mengisi ulang air minum gratis hanya dengan membawa tumbler pribadi. Langkah sederhana itu sejatinya…

Baca Selengkapnya...

Ember Bocor Pengawasan Lingkungan, 1.100 Pengawas Hadapi 5 Juta Usaha

MENTERI Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, mengibaratkan kondisi pengawasan lingkungan di Indonesia seperti ember penuh lubang. Air yang masuk tak pernah cukup, karena terlalu banyak celah yang tak bisa ditutup. Gambaran ini bukan sekadar perumpamaan. Ia mencerminkan krisis serius dalam kapasitas negara mengawasi dampak lingkungan dari aktivitas bisnis. Ketimpangan yang Mengkhawatirkan Indonesia memiliki lebih dari…

Baca Selengkapnya...

Putusan MK, Setiap Orang yang Membela Lingkungan Tak Bisa Dituntut

MAHKAMAH Konstitusi (MK) mengukir sejarah baru dalam advokasi lingkungan hidup di Indonesia. Melalui putusan nomor 119/PUU-XXIII/2025 yang dibacakan pada Kamis (28/8), MK menegaskan bahwa setiap orang yang berpartisipasi dalam upaya perlindungan lingkungan hidup tidak dapat dituntut secara hukum. Putusan ini bukan sekadar kabar hukum. Ia menjadi tonggak penting dalam memastikan bahwa perjuangan warga, mahasiswa, hingga…

Baca Selengkapnya...

Relaksasi Ekspor Freeport dan Ujian Hilirisasi Mineral Indonesia

KEBIJAKAN hilirisasi mineral kembali diuji. Pemerintah Indonesia tengah menimbang masa depan relaksasi ekspor konsentrat tembaga PT Freeport Indonesia (PTFI) yang akan berakhir pada 16 September 2025. Keputusan ini bukan sekadar soal izin ekspor, melainkan juga soal arah besar transisi Indonesia menuju negara pengolah mineral strategis. Smelter Manyar Jadi Titik Kritis Relaksasi ekspor diberikan sejak Maret…

Baca Selengkapnya...

Menutup Ekspor Benih Lobster, Menghentikan Kebocoran Ekologi Indonesia

PEMERINTAH kembali mengambil langkah tegas dalam pengelolaan sumber daya laut. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memutuskan menutup sementara keran ekspor benih bening lobster (BBL). Keputusan ini bukan hanya soal menahan aliran devisa, tetapi lebih dalam, yaitu upaya menyelamatkan ekosistem laut Indonesia dari ancaman eksploitasi berlebihan Kebijakan yang Belum Ampuh Sejak diberlakukannya Peraturan Menteri Kelautan dan…

Baca Selengkapnya...

Rare Earth Indonesia, Aset Strategis di Tengah Perebutan Global

Negara ambil alih kendali logam tanah jarang. Mampukah Indonesia keluar dari jebakan eksportir bahan mentah dan masuk ke peta industri strategis dunia? PEMBENTUKAN Badan Industri Mineral (BIM) oleh Presiden Prabowo Subianto menjadi sinyal jelas bahwa Indonesia tidak ingin hanya jadi penonton dalam perebutan logam tanah jarang (rare earth element/LTJ). Keputusan melarang swasta mengelola LTJ, dan…

Baca Selengkapnya...

Deklarasi Bogota, Komitmen Baru Melindungi Amazon dari Titik Balik Krisis Iklim

PARA pemimpin negara-negara Amazon kembali mengangkat suara bersama. Di ibu kota Kolombia, para presiden, wakil presiden, pejabat tinggi, hingga tokoh masyarakat adat duduk satu meja untuk satu tujuan, menjaga hutan hujan terbesar di dunia tetap hidup. Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva menegaskan, “Tidak ada jalan keluar individu dari krisis iklim. Dunia butuh tata…

Baca Selengkapnya...

Lonjakan Listrik Akibat AI, Inovasi Berhadapan dengan Keberlanjutan

TEKNOLOGI kecerdasan buatan (AI) generasi terbaru tidak hanya mendorong inovasi, tetapi juga menimbulkan persoalan serius, stabilitas energi. Model besar seperti Llama 3.1 dengan delapan miliar parameter mampu memicu lonjakan daya listrik hingga empat kali lipat hanya dalam 200 milidetik. Fenomena ini membuat para pakar mengingatkan perlunya infrastruktur energi yang lebih adaptif. Profesor Teknik Mesin National…

Baca Selengkapnya...

Northern Lights, Tonggak Baru Dekarbonisasi Industri Berat di Eropa

KETIKA dunia masih mencari cara menekan emisi industri berat, Norwegia melangkah lebih jauh. Negara Skandinavia ini resmi memulai operasi proyek Northern Lights, fasilitas penangkapan dan penyimpanan karbon (carbon capture and storage/CCS) pertama di dunia yang bersifat open-access. Proyek yang digarap bersama Equinor, Shell, dan TotalEnergies ini menandai era baru bagi Eropa dalam mengelola emisi dari…

Baca Selengkapnya...