Northern Lights, Tonggak Baru Dekarbonisasi Industri Berat di Eropa

KETIKA dunia masih mencari cara menekan emisi industri berat, Norwegia melangkah lebih jauh. Negara Skandinavia ini resmi memulai operasi proyek Northern Lights, fasilitas penangkapan dan penyimpanan karbon (carbon capture and storage/CCS) pertama di dunia yang bersifat open-access. Proyek yang digarap bersama Equinor, Shell, dan TotalEnergies ini menandai era baru bagi Eropa dalam mengelola emisi dari…

Baca Selengkapnya...

Pembangkit Osmotik Fukuoka, Harapan Baru Energi Bersih Dunia

DUNIA energi terbarukan mencatat babak baru. Jepang baru saja meresmikan pembangkit listrik osmotik pertama mereka di Kota Fukuoka. Fasilitas ini menjadi yang kedua di dunia setelah Denmark lebih dulu membuka jalur pada 2023. Dilansir The Guardian, kapasitas tahunan pembangkit ini mencapai 880.000 kilowatt jam. Cukup untuk memberi pasokan listrik kepada 220 rumah tangga di Jepang….

Baca Selengkapnya...

Pasar Karbon Indonesia Butuh Rp4.000 Triliun, SRN PPI Jadi Kunci

PEMERINTAH Indonesia kembali melangkah dalam upaya membangun ekosistem perdagangan karbon. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) resmi meluncurkan Beta Version 1 dari Sistem Registri Nasional Pengendalian Perubahan Iklim (SRN PPI). Sistem ini dirancang untuk mempermudah integrasi data, memantau capaian aksi iklim, dan memperluas akses pelaku usaha maupun investor ke pasar karbon. Deputi Bidang Pengendalian Lingkungan…

Baca Selengkapnya...

Prevalensi Kanker di Indonesia Naik, Angka Kematian Capai 59,24 Persen

KANKER masih menjadi momok besar bagi sistem kesehatan Indonesia. Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan dan Globocan 2022 mencatat, terdapat 408.661 kasus kanker dengan 242.099 kematian. Tingkat kematian mencapai 59,24%, salah satu yang tertinggi di kawasan. Beban ekonomi keluarga pasien pun kian berat, sementara kesadaran deteksi dini masih rendah. Fenomena ini mendorong para peneliti…

Baca Selengkapnya...

Gitar Karuun, Inovasi Mahasiswa ITB yang Buka Jalan Ekonomi Hijau

INDONESIA dikenal sebagai salah satu produsen rotan terbesar di dunia. Selama ini, material alami itu lebih banyak dipakai untuk furnitur. Namun di tangan Nidewi Aruman, mahasiswa Desain Produk Institut Teknologi Bandung (ITB), rotan bertransformasi menjadi instrumen musik. Ia merancang gitar akustik berbahan karuun, vinir rotan yang diproses ulang, sebagai Tugas Akhir, sekaligus wujud eksperimen material…

Baca Selengkapnya...

Bayang-bayang Overtourism, Mampukah Bali Temukan Jalan Pariwisata Berkelanjutan?

PULAU Bali kembali berada di sorotan. Kali ini bukan karena pesona budayanya, melainkan karena tumpukan persoalan yang menyertai lonjakan kunjungan wisatawan mancanegara pascapandemi. Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengingatkan, jika tidak segera ditangani, masalah-masalah ini bisa menjadi ancaman serius bagi masa depan pariwisata dan perekonomian Bali. Isu yang diangkat Luhut bukan hal…

Baca Selengkapnya...

Tarif Hotel COP30 Bikin Panas, Brasil-PBB Berdebat Soal Subsidi Akomodasi

PENYELENGGARAAN KTT iklim PBB COP30 di Belem, Brasil, November mendatang, mulai menyingkap persoalan pelik, yakni biaya akomodasi yang melambung tinggi. Kota di tepian Sungai Amazon itu ditunjuk sebagai tuan rumah pertemuan penting dunia, namun kapasitas hotel dan fasilitas penunjang terbukti belum memadai. Usulan Subsidi PBB Ditolak Brasil Pemerintah Brasil menegaskan tidak akan menanggung beban tambahan….

Baca Selengkapnya...

Krisis Iklim Ubah Peta Pariwisata Turki di 2025

TURKI sedang menapaki fase krusial dalam peta pariwisata dunia. Pemerintah menargetkan pendapatan sebesar 64 miliar dolar AS pada 2025, setelah pada paruh pertama tahun ini saja berhasil meraup 25,8 miliar dolar AS dari kunjungan 26,4 juta wisatawan mancanegara. Tahun sebelumnya, negara ini mencatat rekor dengan 52,6 juta turis dan pendapatan 61,1 miliar dolar AS (Kementerian…

Baca Selengkapnya...

12,4 Juta Hektar Lahan Kritis, Bisakah Ekologi dan Ekonomi Berjalan Seiring?

INDONESIA masih berhadapan dengan pekerjaan besar dalam memulihkan lahan kritis. Angkanya memang sedikit menurun, dari 12,7 juta hektar pada 2022 menjadi 12,4 juta hektar di 2023. Namun, skala persoalan tetap masif. Dari total itu, sekitar 6,5 juta hektar berada di kawasan hutan berizin, sementara 3,9 juta hektar lainnya tak memiliki izin pengelolaan. Lahan tanpa izin…

Baca Selengkapnya...

Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar Pesawat, Pertamina Luncurkan Program UCollect

Dari dapur rumah hingga sektor komersial, minyak jelantah dikumpulkan untuk diolah jadi Sustainable Aviation Fuel (SAF) ramah lingkungan. TRANSISI energi tak lagi sekadar jargon. Pertamina membuka jalur bisnis baru lewat pengolahan minyak jelantah rumah tangga menjadi Sustainable Aviation Fuel (SAF). Inisiatif ini bukan hanya soal menjaga langit tetap biru, tetapi juga membangun rantai pasok energi…

Baca Selengkapnya...