Media dan Lingkungan, Antara Sensasi Berita dan Urgensi Aksi

Oleh: Hamdani S Rukiah, SH, MH * MEDIA memainkan peran penting dalam membentuk pemahaman publik terhadap isu lingkungan. Dari pencemaran udara di Jakarta hingga kebakaran hutan di Sumatera, cara media membingkai berita memengaruhi respons masyarakat dan pemerintah. Namun, apakah sekadar menyebarkan informasi sudah cukup? Dalam beberapa dekade terakhir, berbagai laporan menunjukkan bahwa isu lingkungan sering…

Baca Selengkapnya...

Komitmen Iklim dalam Ancaman, Industri Migas Pilih Jalan Lama

KETIKA dunia semakin bulat menetapkan arah menuju energi bersih, sebagian perusahaan minyak dan gas justru menginjak pedal gas dalam memproduksi bahan bakar fosil. Laporan terbaru dari Carbon Tracker, sebuah lembaga pemantau investasi iklim berbasis riset, mengungkap tren mengkhawatirkan: produsen migas terbesar dunia masih belum beranjak dari model bisnis lama. Laporan bertajuk Oil and Gas Climate…

Baca Selengkapnya...

Transisi Energi: Komitmen Menggebu, Aksi Masih Abu-abu

INDONESIA kembali menjadi sorotan dalam laporan terbaru Climate Analytics bertajuk “The Impact of Global Climate Pledges on National Action: A Snapshot Across Asia”. Dalam studi ini, Indonesia bersama tujuh negara Asia lainnya dinilai belum menunjukkan kemajuan berarti dalam mewujudkan komitmen transisi energi internasional. Laporan tersebut menggarisbawahi satu ironi: di atas kertas, komitmen Indonesia terlihat ambisius….

Baca Selengkapnya...

Krisis Iklim Ancam Masa Depan Industri Asuransi

KITA sedang menuju masa depan di mana rumah, kota, bahkan masa depan ekonomi tak lagi bisa diasuransikan. Bukan karena kelalaian sektor asuransi, tetapi karena krisis iklim yang semakin tidak terkendali. Pemanasan global kini menjadi faktor utama yang menggerus fondasi sistem keuangan global. Emisi karbon terus meningkat. Kebijakan iklim yang ada saat ini masih jauh dari…

Baca Selengkapnya...

Rekor Energi Bersih Tercapai, tapi Emisi Listrik Dunia Justru Naik

DI TENGAH sorotan dunia terhadap krisis iklim, kabar baik dan buruk datang bersamaan. Untuk pertama kalinya dalam hampir satu abad, sumber energi bersih menyuplai lebih dari 40 persen kebutuhan listrik global. Tonggak ini tercatat dalam laporan lembaga riset energi Ember yang dirilis awal tahun ini. Namun di sisi lain, catatan gelap menyertai pencapaian tersebut: emisi…

Baca Selengkapnya...

Maret Terpanas di Eropa, Peringatan Keras Bagi Dunia

MARET 2025 mencatat sejarah kelam bagi Eropa. Benua ini mencatat suhu rata-rata 6,03 derajat Celsius, menjadikannya bulan Maret terpanas sejak pencatatan dimulai. Data ini dirilis oleh Copernicus Climate Change Service (C3S), badan pemantauan iklim di bawah Uni Eropa. Jika dibandingkan dengan rerata suhu Maret 1991–2020, lonjakan ini mencapai +2,41 derajat Celsius. Angka yang tak bisa…

Baca Selengkapnya...

Ketahanan Pangan Indonesia di Bawah Bayang-bayang Krisis Iklim

INDONESIA tengah menghadapi ancaman serius terhadap ketahanan pangannya. Pemanasan global bukan sekadar isu lingkungan global, tetapi juga persoalan nyata yang menggerus fondasi produksi pangan nasional. Kenaikan suhu bumi telah mengubah banyak hal. Di dunia pertanian, perubahan ini mempengaruhi hampir semua komoditas. Tanaman tak lagi tumbuh optimal, hasil panen menurun, dan risiko gagal panen meningkat akibat…

Baca Selengkapnya...

Es Abadi Puncak Jayawijaya akan Punah 2026, Alarm Krisis Iklim

SALJU abadi di Puncak Jayawijaya, ikon keindahan alam Papua, menghadapi ancaman serius. BMKG memprediksi lapisan es ini akan punah pada 2026. Lenyapnya es ini bukan sekadar kehilangan simbol alam, tetapi juga bukti nyata dari percepatan krisis iklim global. Menurut Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, pencairan es di Puncak Jayawijaya merupakan dampak langsung dari peningkatan suhu akibat…

Baca Selengkapnya...

Banjir Jabodetabek: Rp 1,69 Triliun Melayang, akankah Terulang Lagi?

BANJIR bandang yang melanda Jabodetabek pada awal Maret 2025 meninggalkan jejak kerugian yang tidak main-main. Data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menunjukkan bahwa total kerugian akibat bencana ini mencapai Rp 1,69 triliun. Dalam hitungan hari, air bah menyapu permukiman, infrastruktur, dan perekonomian warga, memperlihatkan betapa rentannya kawasan urban terhadap ancaman cuaca ekstrem. Bekasi Paling…

Baca Selengkapnya...

Jejak Karbon Farmasi, Efek Samping yang Jarang Disadari

ORANG-orang jarang mempertimbangkan dampak lingkungan dari obat-obatan yang mereka konsumsi. Dari pereda nyeri hingga antibiotik, sektor farmasi ternyata memiliki jejak karbon yang signifikan. Studi dari University of Leiden di Belanda mengungkapkan bahwa emisi gas rumah kaca industri farmasi tumbuh jauh lebih cepat dibanding rata-rata global. Bahkan, dalam 24 tahun terakhir, emisi sektor ini meningkat hampir…

Baca Selengkapnya...