Panas Ekstrem Bukan Lagi Cuaca Biasa

Gelombang panas Eropa menjadi alarm bagi Indonesia. Risiko panas tidak cukup dibaca sebagai urusan suhu, tetapi sebagai isu kesehatan, kota, dan produktivitas. PANAS ekstrem yang melanda Eropa sejak akhir Juni 2026 menjadi pengingat keras bagi banyak negara, termasuk Indonesia. Gelombang panas itu memecahkan rekor suhu di berbagai wilayah, menekan aktivitas warga, dan menimbulkan dampak serius…

Baca Selengkapnya...

Sinyal El Niño 2026 Terbaca dari Laut

Satelit menangkap gelombang air hangat di Pasifik. Bagi dunia, ini bukan sekadar anomali laut, melainkan peringatan awal bagi pangan, air, energi, dan kesiapan iklim. PERMUKAAN Samudra Pasifik kembali mengirim sinyal penting. Dari luar angkasa, satelit Sentinel-6 Michael Freilich menangkap kenaikan tinggi muka laut di sekitar ekuator Pasifik. Di sejumlah titik, permukaan laut terpantau lebih tinggi…

Baca Selengkapnya...

El Niño 2026 Tidak Ekstrem, tapi Kemarau Bisa Lebih Panjang

El Niño 2026 diperkirakan tidak akan mencapai level ekstrem. Namun, risiko yang lebih dekat bagi Indonesia bukan kepanikan terhadap “Godzilla El Niño”, melainkan kemarau yang bisa berlangsung lebih panjang dan menekan air, pangan, serta risiko kebakaran lahan. ISU kemunculan El Niño ekstrem pada 2026 tidak perlu dibaca dengan kepanikan. Badan Riset dan Inovasi Nasional atau…

Baca Selengkapnya...

Krisis Iklim Geser Peta Chikungunya

KRISIS iklim tidak hanya mengubah suhu, curah hujan, dan garis pantai. Krisis iklim juga mulai menggeser peta penyakit. Chikungunya memberi sinyal itu. Penyakit yang selama ini lebih dekat dengan kawasan tropis dan subtropis kini diproyeksikan bergerak ke wilayah baru, termasuk Asia Timur, Eropa Tengah, dan Amerika Utara bagian timur laut. Chikungunya adalah penyakit virus yang…

Baca Selengkapnya...

Super El Niño Berpotensi Ubah Krisis Iklim Jadi Krisis Ekonomi Global Baru

DUNIA mulai menghadapi ancaman baru yang tidak lagi sekadar berkaitan dengan cuaca panas atau musim kering lebih panjang. Fenomena “Super El Niño” kini diperkirakan berpotensi menjadi salah satu risiko global terbesar menjelang 2027, karena dampaknya dapat menjalar ke pangan, energi, inflasi, hingga stabilitas ekonomi banyak negara. Super El Niño adalah fase pemanasan ekstrem suhu permukaan…

Baca Selengkapnya...

ICJ Mulai Mengubah Krisis Iklim Jadi Risiko Hukum Negara

MAJELIS Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa atau United Nations General Assembly (UNGA) pada 20 Mei 2026 resmi mengadopsi resolusi yang mendukung opini penasihat International Court of Justice terkait kewajiban negara menghadapi perubahan iklim. Langkah ini memperbesar tekanan politik dan hukum terhadap negara-negara penghasil emisi tinggi. Sebanyak 141 negara mendukung resolusi tersebut, delapan negara menolak, dan 28 lainnya…

Baca Selengkapnya...

Udara Sejuk Mulai Menjadi Ketimpangan Baru ASEAN

KRISIS panas di ASEAN mungkin tidak akan dirasakan secara setara. Di kota-kota yang makin panas, udara sejuk perlahan berubah menjadi privilese baru perkotaan. ASEAN Center for Energy (ACE) memperingatkan kota-kota besar di Asia Tenggara akan menghadapi lonjakan suhu ekstrem dalam beberapa dekade ke depan. Namun di balik ancaman itu, muncul persoalan lain yang mulai jarang…

Baca Selengkapnya...

Salju Menyusut, Olimpiade Musim Dingin di Bawah Tekanan Krisis Iklim

PERUBAHAN iklim mulai menggerus fondasi ajang olahraga musim dingin terbesar di dunia. Olimpiade Musim Dingin, yang selama satu abad bergantung pada lanskap pegunungan bersalju, kini menghadapi kenyataan baru, lokasi yang layak kian menyusut, dan waktu penyelenggaraan tak lagi pasti. Penelitian terbaru menunjukkan krisis ini bukan proyeksi jauh di masa depan. Dampaknya sudah terukur. Dari 93…

Baca Selengkapnya...