Hujan Mundur, Siapa Menanggung Kemarau Lebih Panjang?

HUJAN yang dinanti belum tentu segera datang. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi awal musim hujan 2026/2027 mundur dari rerata klimatologis di 529 zona musim, yang mencakup 61,08% luas daratan Indonesia. Di wilayah yang mencakup 51,90% luas daratan, durasi musim hujan juga diprakirakan lebih pendek dari normal. Angka itu bukan sekadar perubahan kalender. Setiap…

Baca Selengkapnya...

Metana Terlihat dari Antariksa, Siapa Menutup Kebocorannya?

Model AI Google dan NASA menemukan ribuan jejak metana tambahan. Di Indonesia, temuan dari langit bisa membantu menentukan lokasi pemeriksaan. Hasil akhirnya tetap ditentukan oleh pengukuran di lapangan dan tindakan terhadap sumber emisi. METANA tak terlihat oleh mata. Gas ini bisa keluar dari fasilitas minyak dan gas, tambang batu bara, atau timbunan sampah. Ketika emisinya…

Baca Selengkapnya...

AC Meluas, Beban Listrik Ikut Memanas

Pendinginan tidak lagi sekadar soal kenyamanan. Di tengah suhu yang meningkat, AC, lemari pendingin, dan rantai dingin semakin menentukan kesehatan dan produktivitas. Namun, tanpa mesin yang efisien dan listrik bersih, kebutuhan untuk menyejukkan ruangan justru dapat membuat bumi semakin panas. UDARA panas membuat tangan refleks mencari remote AC. Tombol ditekan. Suhu ruangan turun. Namun, kesejukan…

Baca Selengkapnya...

113 Ribu Sakit, Mengapa Karhutla Masih Dilawan dengan Masker?

Kasus gangguan pernapasan akibat karhutla melonjak dari 50.891 menjadi 113.336 hanya dalam delapan hari. Ketika jutaan orang menghirup asap, biaya pencemaran justru kembali ditanggung publik. ASAP kebakaran hutan dan lahan tidak berhenti di udara. Tapi juga masuk ke rumah, ruang kelas, tempat kerja, lalu berakhir di paru-paru dan fasilitas kesehatan. Dalam delapan hari, jumlah kasus…

Baca Selengkapnya...

Sungai Kapuas Surut, Rantai Pasok Kalimantan Ikut Kandas

Kemarau membuat tongkang batu bara di Mahakam mengurangi muatan dan angkutan sawit di Kapuas terhenti. Risiko iklim kini berubah menjadi biaya logistik. HAMPARAN pasir membentang luas di Kampung Sungai Raya, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat. Warga berjalan, menggelar tikar, dan menikmati matahari terbenam di tempat yang biasanya tertutup aliran Sungai Kapuas. Di tengah…

Baca Selengkapnya...

Dari Peringatan Kemarau ke Krisis Pangan Nduga Papua

BMKG telah memperingatkan kemarau dan curah hujan rendah. Namun, 2.325 hektare lahan pertanian di Nduga akhirnya gagal panen, 1.156 keluarga terancam rawan pangan, dan sebagian warga mengungsi. KEKERINGAN di Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, telah melewati batas persoalan cuaca. Air berkurang, kebun gagal menghasilkan makanan, dan sebagian warga bergerak meninggalkan kampung untuk mencari kebutuhan dasar. Badan…

Baca Selengkapnya...

Panas Ekstrem Bukan Lagi Cuaca Biasa

Gelombang panas Eropa menjadi alarm bagi Indonesia. Risiko panas tidak cukup dibaca sebagai urusan suhu, tetapi sebagai isu kesehatan, kota, dan produktivitas. PANAS ekstrem yang melanda Eropa sejak akhir Juni 2026 menjadi pengingat keras bagi banyak negara, termasuk Indonesia. Gelombang panas itu memecahkan rekor suhu di berbagai wilayah, menekan aktivitas warga, dan menimbulkan dampak serius…

Baca Selengkapnya...

Sinyal El Niño 2026 Terbaca dari Laut

Satelit menangkap gelombang air hangat di Pasifik. Bagi dunia, ini bukan sekadar anomali laut, melainkan peringatan awal bagi pangan, air, energi, dan kesiapan iklim. PERMUKAAN Samudra Pasifik kembali mengirim sinyal penting. Dari luar angkasa, satelit Sentinel-6 Michael Freilich menangkap kenaikan tinggi muka laut di sekitar ekuator Pasifik. Di sejumlah titik, permukaan laut terpantau lebih tinggi…

Baca Selengkapnya...