Target Emisi Kini Jadi Norma, 10.000 Korporasi Masuk Standar Sains SBTi Global

AWAL 2026 menandai fase baru aksi iklim korporasi global. Untuk pertama kalinya, 10.000 perusahaan telah memiliki target penurunan emisi yang divalidasi selaras jalur net-zero 2050 oleh Science Based Targets initiative (SBTi). Angka ini menunjukkan perubahan standar tata kelola bisnis global, dari janji iklim sukarela menuju kewajiban strategis berbasis sains. Perkembangan ini dilaporkan luas dalam ekosistem…

Baca Selengkapnya...

Standar Baru Pasar Karbon Global, Peluang bagi Proyek CDR Indonesia

PASAR karbon global memasuki fase penting dengan disetujuinya enam metodologi penghilangan karbon berbasis rekayasa (engineered carbon dioxide removal/CDR) oleh Integrity Council for the Voluntary Carbon Market (ICVCM). Keputusan ini memperluas label Core Carbon Principles (CCP) untuk berbagai teknologi penghilangan karbon dan membuka akses pada kredit karbon berintegritas tinggi. Bagi Indonesia, langkah ini bukan sekadar perkembangan…

Baca Selengkapnya...

UMKM Hijau, Misi Besar Mengurangi Emisi Tanpa Mematikan Pertumbuhan

HINGGA Mei 2025, jumlah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia mencapai 57 juta unit. Dari angka tersebut, sekitar 95 persen masuk kategori usaha mikro. Angka ini menunjukkan betapa strategisnya sektor UMKM dalam menopang ekonomi nasional. Namun, di balik kontribusi besarnya pada penyerapan tenaga kerja, sektor ini juga menghadapi tantangan serius, jejak karbon. Menurut…

Baca Selengkapnya...

Transisi Nol Emisi, Antara Optimisme dan Realitas Industri

TARGET nol emisi kini memasuki babak baru. Ekspektasi tinggi mulai bergeser menjadi keraguan. Para eksekutif di sektor energi, pertambangan, dan agribisnis semakin skeptis bahwa nol emisi bisa tercapai pada 2070, bahkan lebih lama lagi. Sebuah survei dari Bain and Company mengungkapkan tren pesimisme yang meningkat di kalangan pemimpin industri. Jika tahun lalu hanya 32 persen…

Baca Selengkapnya...

Target Emisi Indonesia Mundur ke 2035, Tarik-Ulur Ambisi Ekonomi & Hijau

INDONESIA menghadapi dilema besar dalam transisi energi. Demi mencapai pertumbuhan ekonomi 8% sesuai visi Presiden Prabowo, pemerintah memutuskan untuk menunda target puncak emisi sektor energi hingga 2035—lima tahun lebih lambat dari target awal. Langkah ini tertuang dalam revisi Kebijakan Energi Nasional (KEN) yang disetujui DPR pada Februari 2025. Meski di satu sisi mendukung investasi dan…

Baca Selengkapnya...

Second NDC Indonesia, Langkah Baru atau Sekadar Janji?

Indonesia telah menyerahkan draf Second Nationally Determined Contributions (NDC) kepada Presiden Prabowo Subianto. Namun, mampukah target iklim baru ini menjawab tantangan global? Menanti Persetujuan Presiden untuk Target Iklim Baru Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) mengonfirmasi bahwa draf Second NDC Indonesia telah diserahkan kepada Presiden Prabowo Subianto dan kini menunggu persetujuan. Dokumen ini akan menjadi pembaruan dari…

Baca Selengkapnya...

Bank Besar Mundur dari Aliansi Net-Zero, Apa Sebabnya?

KABAR hengkangnya Citigroup dan Bank of America (BofA) dari Net-Zero Banking Alliance (NZBA) kembali mengguncang dunia keuangan global. Sebagai aliansi bank internasional yang semula berkomitmen menekan emisi karbon hingga nol bersih pada 2050, langkah mundur ini bukan hanya mengejutkan. Tetapi, juga menimbulkan pertanyaan mendalam tentang masa depan keberlanjutan di sektor perbankan. Langkah ini mengikuti keputusan…

Baca Selengkapnya...