Hamdani S Rukiah

Bali Tak Dijual Murah, Lift Kaca Kelingking Dibongkar demi Masa Depan

Penegakan hukum tata ruang menjadi ujian besar masa depan pembangunan berbasis alam dan budaya PEMERINTAH Provinsi Bali mengambil langkah tegas untuk menghentikan penetrasi investasi yang dinilai merusak ruang ekologis dan budaya di kawasan wisata. Gubernur Bali Wayan Koster memerintahkan penghentian pembangunan proyek lift kaca di tebing Pantai Kelingking, Desa Bunga Mekar, Nusa Penida, dan meminta…

Baca Selengkapnya...

1 GW 2030, Ambisi PGE Memimpin Geothermal Dunia

Dengan potensi 40% cadangan panas bumi global, PGE membidik lompatan kapasitas menuju kepemimpinan geothermal dunia dan menopang transisi energi Indonesia. INDONESIA duduk di atas salah satu harta energi paling berharga di dunia, panas bumi. Dengan sekitar 40% cadangan panas bumi global, negeri ini memiliki modal kuat untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan memperkuat…

Baca Selengkapnya...

Di Dunia yang Terbelah, ke Mana Arah Mobilitas Wisatawan Global?

Bagian 1 dari Serial Editorial “Masa Depan Pariwisata Indonesia 2025–2026” Pengantar Redaksi Untuk satu pekan ke depan, SustainReview menurunkan laporan serial bertajuk “Masa Depan Pariwisata Indonesia 2025–2026.” Serial ini membedah arah baru pariwisata global dan nasional melalui perspektif ekonomi, geopolitik, iklim, investasi, hingga transformasi teknologi. Seluruh laporan disusun tim redaksi berdasarkan data resmi, termasuk Indonesia…

Baca Selengkapnya...

COP30 Belém: Triliunan Dolar, Pertarungan Fosil, dan Masa Depan 1,5°C

TIRAI COP30 resmi turun akhir pekan ini. Namun denyut perdebatan seputar masa depan iklim global masih menggema. Setelah dua minggu negosiasi yang melelahkan dan beberapa kali terhenti oleh aksi massa dan insiden teknis, Sidang Pleno COP30 akhirnya mengadopsi paket kesepakatan yang dinilai sebagai salah satu yang paling ambisius dalam sejarah perundingan iklim. Keputusan final menyerukan…

Baca Selengkapnya...

Overtourism, Alarm Baru Dunia Wisata dan Babak Transformasi Indonesia

BEBERAPA destinasi dunia kini tidak lagi mampu menampung animo wisatawan yang membeludak. Pantai-pantai yang dulu lengang kini dipadati ribuan orang, jalan sempit dipenuhi antrean kafe dan toko suvenir, udara dan air tertekan oleh konsumsi tak terkendali. Di satu sisi, pariwisata menyumbang pertumbuhan ekonomi yang signifikan. Namun di sisi lain, overtourism muncul sebagai ancaman besar terhadap…

Baca Selengkapnya...

COP30 Panas di Ujung, Blok Arab dan Eropa Bertarung Soal Fosil

Meski tirai resmi penutupan COP30 telah turun pada 21 November 2025 di Belém, Brasil, panasnya perdebatan belum usai. Justru pada detik-detik akhir, garis pertempuran soal masa depan bahan bakar fosil semakin jelas terlihat. PERUNDINGAN iklim global yang digadang sebagai “COP Kebenaran” berakhir dengan tensi tinggi, memunculkan risiko jalan buntu diplomasi iklim. Isu utama yang memecah…

Baca Selengkapnya...

Saat Fosil Belum Bisa Pergi, Realitas Transisi Energi Indonesia yang Masih Berat ke Depan

DI TENGAH gelombang global yang semakin lantang mendorong energi bersih, Indonesia masih berdiri di persimpangan sulit. Ini memunculkan dilema besar, bagaimana berlari menuju target iklim tanpa meruntuhkan fondasi ekonomi yang selama puluhan tahun ditopang energi fosil? Penasihat Presiden untuk Urusan Energi, Purnomo Yusgiantoro, menyampaikan pesan itu dengan tegas dalam Indonesia Energy Transition Outlook (IETO). Ia…

Baca Selengkapnya...

COP30 Belém: Lula Tagih Janji Dunia Kurangi Fosil Sekarang, Bukan Nanti

PRESIDEN Brasil Luiz Inacio Lula da Silva membuka hari penting di COP30 Belém dengan pesan keras, dunia harus mulai mengurangi bahan bakar fosil sekarang, bukan nanti. Di ruang konferensi yang penuh delegasi, suara Lula memotong keramaian diplomasi, menandai babak penentuan bagi arah transisi energi global. Konferensi yang berlangsung di jantung Amazon itu memasuki ujung setelah…

Baca Selengkapnya...

CCS Tak Lagi Wacana, Bukti Baru Tunjukkan Dunia Benar-benar Simpan CO₂ Secara Permanen

Untuk pertama kalinya, komunitas ilmiah global memiliki data terverifikasi tentang berapa banyak CO₂ yang benar-benar terkubur aman di bawah tanah. Temuan ini menggeser perdebatan lama tentang teknologi Carbon Capture and Storage (CCS) ke ranah bukti, bukan lagi spekulasi. TEKNOLOGI penyimpanan karbon selama ini hidup dalam dua dunia. Di satu sisi, dipuji sebagai kunci dekarbonisasi industri…

Baca Selengkapnya...

Agam Rinjani Raih Medali Kofi Annan, Pelajaran Kemanusiaan di Tengah Krisis Iklim

DI TENGAH perdebatan global soal pendanaan iklim dan masa depan energi fosil, panggung COP30 di Belém menghadirkan satu momen yang menyentuh dimensi paling dasar dari pembangunan berkelanjutan, kemanusiaan. Saat jutaan pasang mata tertuju pada negosiasi teknis, seorang pramuantar asal Nusa Tenggara Barat, Agam Rinjani, menerima Medali Kofi Annan, penghargaan internasional yang jarang singgah di Asia…

Baca Selengkapnya...