Jejak Karbon Farmasi, Efek Samping yang Jarang Disadari

ORANG-orang jarang mempertimbangkan dampak lingkungan dari obat-obatan yang mereka konsumsi. Dari pereda nyeri hingga antibiotik, sektor farmasi ternyata memiliki jejak karbon yang signifikan. Studi dari University of Leiden di Belanda mengungkapkan bahwa emisi gas rumah kaca industri farmasi tumbuh jauh lebih cepat dibanding rata-rata global. Bahkan, dalam 24 tahun terakhir, emisi sektor ini meningkat hampir…

Baca Selengkapnya...

Dari Situ Hilang hingga Sungai Dangkal, Wajah Suram Tata Ruang Jabodetabek

JAKARTA kembali diuji dengan realitas tata ruang yang tak tertata. Sebuah rapat koordinasi penting digelar di Gedung Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Jakarta pada Jumat (21/3/2025). Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Nusron Wahid, serta Gubernur Banten Andra Soni bertemu untuk membahas persoalan klasik yang terus berulang: banjir. Dalam pertemuan itu,…

Baca Selengkapnya...

Okjokull, Gletser Pertama yang Mati Akibat Pemanasan Global

GLETSER Okjokull di Islandia bukan sekadar bongkahan es yang mencair. Ini adalah saksi bisu perubahan iklim yang nyata. Pada 2014, Okjokull kehilangan statusnya sebagai gletser, menjadikannya yang pertama di dunia yang resmi “mati” akibat pemanasan global. Jejak Perubahan, dari 39 km² Menjadi Nol Okjokull, yang terletak di puncak gunung berapi Ok, 71 km dari Reykjavik,…

Baca Selengkapnya...

Ketidakpastian Global dan Perlambatan Ekonomi, Bagaimana Indonesia Bersiap?

KETIDAKPASTIAN ekonomi global semakin nyata. Laporan terbaru dari Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) memperkirakan perlambatan pertumbuhan di berbagai negara, termasuk Indonesia. Dalam laporan bertajuk Steering Through Uncertainty yang dirilis pada 17 Maret 2025, OECD menyoroti tantangan yang dihadapi perekonomian dunia akibat meningkatnya ketegangan geopolitik, fragmentasi ekonomi, serta inflasi yang masih tinggi. Perlambatan…

Baca Selengkapnya...

Normalisasi Ciliwung Berlanjut, Banjir Jakarta Bisa Berkurang 40%

JAKARTA kembali menegaskan komitmennya dalam mengatasi banjir. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan melanjutkan proyek normalisasi Sungai Ciliwung. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan bahwa langkah ini dapat mengurangi risiko banjir hingga 40 persen. Solusi Berkelanjutan untuk Banjir Jakarta Sungai Ciliwung merupakan salah satu faktor utama dalam permasalahan banjir Jakarta. Luapan air akibat sedimentasi, penyempitan,…

Baca Selengkapnya...

Lahan Sawah Menyusut, Bisakah Indonesia Tetap Berdaulat Pangan?

INDONESIA menghadapi tantangan besar dalam mewujudkan swasembada pangan. Dalam dua dekade terakhir, lahan sawah terus menyusut akibat alih fungsi. Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengungkapkan bahwa dalam periode 2021-2022 saja, sebanyak 136 ribu hektare lahan sawah berubah fungsi menjadi kawasan industri dan permukiman. Krisis Lahan Sawah di Tengah Kebutuhan yang Meningkat Populasi Indonesia terus…

Baca Selengkapnya...

Meniru Kota Dunia, Strategi Baru Jakarta Atasi Polusi Udara

JAKARTA terus mencari solusi untuk mengatasi polusi udara yang semakin mengkhawatirkan. Salah satu langkah yang kini tengah diupayakan adalah menambah jumlah Stasiun Pemantau Kualitas Udara (SPKU) agar intervensi dapat dilakukan lebih cepat dan akurat. Belajar dari Kota Dunia Dalam menghadapi krisis udara bersih, Jakarta mulai meniru pendekatan kota-kota besar seperti Paris dan Bangkok. Bangkok telah…

Baca Selengkapnya...

Menata Bantaran Sungai Bekasi, Langkah Baru Pemerintah Cegah Banjir

BANJIR masih menjadi ancaman tahunan bagi warga Bekasi, Jawa Barat, dan sekitarnya. Penyebabnya beragam, mulai dari alih fungsi lahan hingga pembangunan di kawasan sempadan sungai. Kini, pemerintah pusat mengambil langkah konkret untuk menertibkan bangunan liar di sekitar Sungai Bekasi demi mengembalikan fungsi alaminya sebagai jalur air. Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana…

Baca Selengkapnya...

Indonesia Berada di Antara Negara Paling Percaya Diri Hadapi Perubahan Iklim

DI TENGAH ancaman perubahan iklim yang kian nyata, Indonesia justru muncul sebagai salah satu negara paling optimis dalam menghadapi tantangan ini. Hasil riset terbaru yang dilakukan oleh Aarhus University, Denmark, dan International Institute for Applied Systems Analysis (IIASA), Austria, menunjukkan bahwa Indonesia termasuk dalam 12 negara dengan tingkat optimisme tertinggi terhadap perubahan iklim. Selain Indonesia,…

Baca Selengkapnya...

Polusi Udara Indonesia, Mengapa Masih yang Terburuk di Asia Tenggara?

INDONESIA mencatatkan diri sebagai negara dengan tingkat polusi tertinggi di Asia Tenggara sepanjang 2024. Laporan 2024 World Air Quality Report dari IQAir menunjukkan bahwa rata-rata konsentrasi PM2,5 di Indonesia mencapai 35,5 mikrogram per meter kubik, jauh di atas ambang batas tahunan yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebesar 5 mikrogram per meter kubik. Meskipun angka…

Baca Selengkapnya...