Krisis Iklim dan Cuaca Ekstrem, Ketika Lingkungan Menentukan Arah Pariwisata Dunia

Bagian 2 dari Serial Editorial “Masa Depan Pariwisata Indonesia 2025–2026 Pengantar Redaksi Serial ini membedah wajah baru pariwisata global dan nasional melalui perspektif ekonomi, geopolitik, iklim, investasi, hingga transformasi teknologi. Seluruh laporan disusun berdasarkan data resmi, termasuk Indonesia Tourism Outlook 2025–2026—laporan kolaborasi Bank Indonesia, Kementerian Pariwisata, dan Bappenas.Dan berikut adalah laporan kedua kami untuk Anda….

Baca Selengkapnya...

Bali Tak Dijual Murah, Lift Kaca Kelingking Dibongkar demi Masa Depan

Penegakan hukum tata ruang menjadi ujian besar masa depan pembangunan berbasis alam dan budaya PEMERINTAH Provinsi Bali mengambil langkah tegas untuk menghentikan penetrasi investasi yang dinilai merusak ruang ekologis dan budaya di kawasan wisata. Gubernur Bali Wayan Koster memerintahkan penghentian pembangunan proyek lift kaca di tebing Pantai Kelingking, Desa Bunga Mekar, Nusa Penida, dan meminta…

Baca Selengkapnya...

Di Dunia yang Terbelah, ke Mana Arah Mobilitas Wisatawan Global?

Bagian 1 dari Serial Editorial “Masa Depan Pariwisata Indonesia 2025–2026” Pengantar Redaksi Untuk satu pekan ke depan, SustainReview menurunkan laporan serial bertajuk “Masa Depan Pariwisata Indonesia 2025–2026.” Serial ini membedah arah baru pariwisata global dan nasional melalui perspektif ekonomi, geopolitik, iklim, investasi, hingga transformasi teknologi. Seluruh laporan disusun tim redaksi berdasarkan data resmi, termasuk Indonesia…

Baca Selengkapnya...

COP30 Belém: Triliunan Dolar, Pertarungan Fosil, dan Masa Depan 1,5°C

TIRAI COP30 resmi turun akhir pekan ini. Namun denyut perdebatan seputar masa depan iklim global masih menggema. Setelah dua minggu negosiasi yang melelahkan dan beberapa kali terhenti oleh aksi massa dan insiden teknis, Sidang Pleno COP30 akhirnya mengadopsi paket kesepakatan yang dinilai sebagai salah satu yang paling ambisius dalam sejarah perundingan iklim. Keputusan final menyerukan…

Baca Selengkapnya...

Overtourism, Alarm Baru Dunia Wisata dan Babak Transformasi Indonesia

BEBERAPA destinasi dunia kini tidak lagi mampu menampung animo wisatawan yang membeludak. Pantai-pantai yang dulu lengang kini dipadati ribuan orang, jalan sempit dipenuhi antrean kafe dan toko suvenir, udara dan air tertekan oleh konsumsi tak terkendali. Di satu sisi, pariwisata menyumbang pertumbuhan ekonomi yang signifikan. Namun di sisi lain, overtourism muncul sebagai ancaman besar terhadap…

Baca Selengkapnya...

Lima Misi Penyelamat Bumi, Anak Menjadi Arah Baru Kebijakan Iklim

DI TENGAH suhu ekstrem, banjir mendadak, dan krisis air yang kini semakin sering dirasakan masyarakat Indonesia, satu pesan kuat menggema dari panggung Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta. Pada Puncak Festival Aksi Generasi Iklim (AGI) 2025, Sabtu (22/11/2025), Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno mengingatkan bahwa bumi kini sedang “sakit”, dan para penyembuh terpenting…

Baca Selengkapnya...

COP30 Belém: Lula Tagih Janji Dunia Kurangi Fosil Sekarang, Bukan Nanti

PRESIDEN Brasil Luiz Inacio Lula da Silva membuka hari penting di COP30 Belém dengan pesan keras, dunia harus mulai mengurangi bahan bakar fosil sekarang, bukan nanti. Di ruang konferensi yang penuh delegasi, suara Lula memotong keramaian diplomasi, menandai babak penentuan bagi arah transisi energi global. Konferensi yang berlangsung di jantung Amazon itu memasuki ujung setelah…

Baca Selengkapnya...

Aliansi NAP, Instrumen Baru untuk Menutup Kesenjangan Pendanaan Adaptasi Global

Belém menandai babak baru. Negara, bank pembangunan, filantropi, dan PBB mulai merapikan ekosistem pendanaan adaptasi. KETIKA dunia sibuk memperdebatkan fase akhir penurunan emisi, kebutuhan akan aksi adaptasi justru meningkat tajam. Di COP30 Belém, sebuah langkah penting akhirnya muncul berupa peluncuran Alliance for the Implementation of National Adaptation Plans (NAPs). Aliansi ini dibentuk untuk satu tujuan…

Baca Selengkapnya...

Kesenjangan Lahan Global, COP30 Menguak Rumus Net Zero yang Salah Hitung

DI TENGAH riuhnya negosiasi COP30, sebuah analisis baru mengirim pesan tegas kepada para pengambil keputusan. Dunia sedang menyusun peta jalan Net Zero di atas asumsi lahan yang tidak pernah ada. Temuan itu dirilis pada 12 November 2025 melalui The Land Gap Report 2025 yang dipimpin para peneliti Universitas Melbourne, dan langsung memicu diskusi serius di…

Baca Selengkapnya...

1.700 Hakim Bersertifikat, Infrastruktur Baru Penegakan Hukum Lingkungan Indonesia

DI TENGAH krisis ekologi yang kian rumit, Indonesia mulai membangun fondasi penting yang sering luput dari perhatian publik, kapasitas peradilan lingkungan. Pada sesi Paviliun Indonesia di COP30 Belém, Ketua Kamar Pidana Mahkamah Agung (MA) Prim Haryadi mengungkapkan bahwa Indonesia kini memiliki 1.700 hakim bersertifikat lingkungan. Sebuah langkah yang jarang disorot tetapi sangat menentukan masa depan…

Baca Selengkapnya...