Plastik Dunia Mandek di Jenewa, Minyak Jadi Batu Sandungan

DI BALIK pintu kaca Palais des Nations, Jenewa, ribuan diplomat dan negosiator larut dalam debat yang seakan tak berujung. Harapan untuk lahirnya perjanjian global mengikat soal plastik pupus di tengah malam penuh ketegangan. Pertemuan yang digadang-gadang sebagai momentum krusial, dikenal sebagai INC-5.2, akhirnya ditutup tanpa kepastian arah. Kebuntuan ini terutama dipicu tarik-menarik kepentingan antara negara-negara…

Baca Selengkapnya...

Warisan Dunia UNESCO 2025, Sinyal Global untuk Masa Depan Berkelanjutan

TUJUH titik baru kini resmi tercatat di peta Warisan Dunia UNESCO. Dari tebing kapur yang menjulang di Eropa hingga hutan hujan tropis di Afrika Barat, penetapan tahun ini bukan sekadar penghargaan. Ini adalah pesan politik lingkungan bahwa dunia masih bisa melindungi aset berharga bumi, meski tekanan pembangunan dan krisis iklim semakin mendesak. Selain menambah daftar…

Baca Selengkapnya...

Dari Parlemen, Prabowo Nyatakan Perang Terbuka pada Mafia Tambang Ilegal

RIBUAN tambang ilegal masih beroperasi di Indonesia, menyedot sumber daya alam sekaligus merampas potensi pendapatan negara. Presiden Prabowo Subianto menyebut jumlahnya mencapai 1.063 titik, dengan estimasi kerugian minimal Rp 300 triliun. Pernyataan itu bukan sekadar statistik. Di hadapan Sidang Tahunan MPR RI, Jumat (15/8/2025), Prabowo menegaskan komitmennya untuk menertibkan seluruhnya. Ia meminta dukungan politik penuh…

Baca Selengkapnya...

3,1 Juta Hektar Sawit Ilegal Direbut Negara, Babak Baru Tata Kelola Lahan

SIDANG Tahunan MPR RI, Jakarta, 15 Agustus 2025, menjadi panggung bagi Presiden Prabowo Subianto untuk mengungkap temuan besar berupa jutaan hektar lahan sawit beroperasi di luar koridor hukum. Dari potensi 5 juta hektar yang dilaporkan bermasalah, 3,1 juta hektar kini resmi kembali ke pangkuan negara. Penertiban Didukung Payung Hukum “Ini hasil verifikasi terhadap 3,7 juta…

Baca Selengkapnya...

Sejuk Tanpa AC, Solusi Bangunan Hemat Energi untuk Kota-kota Indonesia

DI RUANG pertemuan yang teduh di kampus Institut Teknologi Bandung (ITB), Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melontarkan pertanyaan sederhana namun tajam, “Kota Bandung itu dingin, kenapa pakai AC?” Pertanyaan itu bukan sekadar sindiran. Dedi ingin mengajak publik berpikir ulang soal desain bangunan di Indonesia. Menurutnya, banyak gedung justru mengabaikan iklim setempat. Di daerah sejuk, bangunan…

Baca Selengkapnya...

Plastik Global, Konsensus Sulit di Tengah Lobi dan Politik Minyak

DI TEPI Danau Jenewa yang tenang, ratusan delegasi negara berkumpul. Namun, suasananya jauh dari damai. Dari 5 hingga 14 Agustus 2025, perundingan Intergovernmental Negotiating Committee (INC-5.2) berlangsung sengit. Agenda utamanya, menyusun Perjanjian Plastik Global sebagai langkah bersama mengakhiri polusi plastik. Lebih dari 170 negara hadir. Sekitar 100 di antaranya, termasuk negara-negara Afrika, Amerika Latin, Jerman,…

Baca Selengkapnya...

Lima Sungai Jakarta Tercemar Berat, Ancaman Air Bersih di Depan Mata

DI TENGAH gegap gempita pembangunan ibu kota, lima sungai utama Jakarta, yakni Ciliwung, Cipinang, Sunter, Cideng, dan Grogol, menyimpan cerita muram. Airnya keruh bukan semata karena hujan membawa lumpur, tapi juga oleh limpahan limbah rumah tangga yang setiap hari mengalir tanpa saring. Riset Lembaga Teknologi Fakultas Teknik Universitas Indonesia (LEMTEK UI) baru-baru ini mengungkap angka…

Baca Selengkapnya...

Alam Terganggu, Musim Baru Muncul Satu per Satu

MUSIM, yang dulu dipahami sebagai siklus alam yang stabil, kini tak lagi dapat diandalkan. Kalender cuaca yang selama ini menjadi pegangan masyarakat dan pelaku sektor pertanian, perikanan, hingga pariwisata mulai kehilangan akurasinya. Sebuah studi terbaru dari Progress in Environmental Geography 2025 mengungkap fakta mengejutkan. Perubahan iklim dan aktivitas manusia telah melahirkan musim-musim baru yang bersifat…

Baca Selengkapnya...

2030 Kabul Bisa Kehabisan Air Minum, Apa Pelajaran untuk Indonesia?

KABUL, ibu kota Afghanistan, kini berdiri di ambang krisis eksistensial. Kota berpenduduk tujuh juta jiwa itu diprediksi akan menjadi ibu kota modern pertama di dunia yang kehabisan air minum. Sebuah laporan dari Mercy Corps mengungkapkan bahwa cadangan air tanah (akuifer) Kabul tinggal 30 persen—dan terus menipis karena kombinasi antara ledakan urbanisasi, perubahan iklim, dan tata…

Baca Selengkapnya...

13 Juta Ponsel Dibuang Setiap Hari, ke Mana Semua Sampah itu Pergi?

SETIAP hari, jutaan ponsel berakhir di tempat sampah. CEO Framework, Nirav Patel, mengungkapkan angka mengejutkan dalam dokumenter Buy Now: The Shopping Conspiracy: “Sekitar 13 juta ponsel dibuang setiap harinya di seluruh dunia.” Angka ini menggambarkan bagaimana industri teknologi mendorong masyarakat global ke dalam siklus konsumsi yang brutal. Ponsel baru dirilis setiap tahun. Model lama cepat…

Baca Selengkapnya...