Salju Menyusut, Olimpiade Musim Dingin di Bawah Tekanan Krisis Iklim

PERUBAHAN iklim mulai menggerus fondasi ajang olahraga musim dingin terbesar di dunia. Olimpiade Musim Dingin, yang selama satu abad bergantung pada lanskap pegunungan bersalju, kini menghadapi kenyataan baru, lokasi yang layak kian menyusut, dan waktu penyelenggaraan tak lagi pasti. Penelitian terbaru menunjukkan krisis ini bukan proyeksi jauh di masa depan. Dampaknya sudah terukur. Dari 93…

Baca Selengkapnya...

Banjir Akibat Iklim Bukan Lagi Risiko Jauh

PERUBAHAN iklim sering dibahas sebagai ancaman jangka panjang. Namun bukti ilmiah terbaru menunjukkan sebaliknya. Risiko itu tidak lagi berada di masa depan. Tapi, sudah bekerja hari ini, perlahan, tertunda, tetapi mematikan. Salah satu manifestasi paling nyata adalah meningkatnya banjir bandang dari danau gletser, atau glacial lake outburst floods (GLOFs). Fenomena ini terjadi ketika danau yang…

Baca Selengkapnya...

Banjir Bandang Sumatra 2025: Ketika Hulu Runtuh, Hilir Membayar Mahal

PULAU Sumatra kembali memasuki babak kelam. Sejak 24 November 2025, rangkaian banjir bandang dan longsor meluluhlantakkan kawasan Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Skala bencananya mengoyak nalar. BNPB melaporkan 469 warga meninggal, 474 hilang, 647 terluka, dan lebih dari 1,7 juta jiwa terdampak. Sebanyak 480 ribu orang mengungsi di 48 kabupaten, dengan 214 jembatan rusak,…

Baca Selengkapnya...

Krisis Iklim dan Cuaca Ekstrem, Ketika Lingkungan Menentukan Arah Pariwisata Dunia

Bagian 2 dari Serial Editorial “Masa Depan Pariwisata Indonesia 2025–2026 Pengantar Redaksi Serial ini membedah wajah baru pariwisata global dan nasional melalui perspektif ekonomi, geopolitik, iklim, investasi, hingga transformasi teknologi. Seluruh laporan disusun berdasarkan data resmi, termasuk Indonesia Tourism Outlook 2025–2026—laporan kolaborasi Bank Indonesia, Kementerian Pariwisata, dan Bappenas.Dan berikut adalah laporan kedua kami untuk Anda….

Baca Selengkapnya...

Garis Pantai Masa Depan, 0,6 Meter yang Bisa Diselamatkan

KENAIKAN permukaan laut bukan sekadar ancaman masa depan. Itu sudah berjalan hari ini, perlahan tapi pasti. Laut yang terus memuai dan lapisan es yang mencair menjadi penanda bahwa keputusan manusia beberapa dekade ke depan akan menentukan bentuk garis pantai dunia selama ratusan tahun mendatang. Sebuah penelitian terbaru yang dipublikasikan di Nature Climate Change (24/10/2025) menunjukkan…

Baca Selengkapnya...

Menanti NDC Kedua, Ujian Kredibilitas Iklim Indonesia di Panggung Global

INDONESIA belum menyerahkan Second Nationally Determined Contribution (NDC) ke Sekretariat United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC). Padahal, dokumen ini menjadi kunci komitmen nasional untuk menurunkan emisi gas rumah kaca (GRK) dan mencapai target iklim global menjelang COP30 di Brasil, November 2025. Waktu semakin sempit. UNFCCC menetapkan akhir September sebagai batas pengiriman. Namun hingga…

Baca Selengkapnya...

Manusia Kembali ke Bulan di Tengah Krisis Iklim

SETENGAH abad setelah langkah pertama Neil Armstrong di Bulan, manusia bersiap menjejak kembali permukaan satelit alam Bumi itu. Namun kali ini, euforia penjelajahan luar angkasa berlangsung di tengah planet rumah yang sedang sakit. NASA telah menetapkan April 2026 sebagai jadwal peluncuran misi Artemis II, misi berawak pertama menuju orbit Bulan sejak Apollo 17 (1972). Empat…

Baca Selengkapnya...

Sepertiga Pemanasan Global Berasal dari 14 Raksasa Energi

GELOMBANG panas kian sering dan mematikan. Dari Eropa hingga Asia, suhu ekstrem telah merenggut puluhan ribu nyawa setiap tahun. Sebuah studi terbaru yang diterbitkan di jurnal Nature dan dikutip oleh Independent (11/9/2025), mengungkap temuan mengejutkan, hanya 14 perusahaan raksasa yang menyumbang hampir sepertiga pemanasan global dunia. Penelitian ini menganalisis 213 gelombang panas yang terjadi sepanjang…

Baca Selengkapnya...

Gerhana Bulan Total dan Banjir Rob, Saat Fenomena Langit Bertemu Krisis Iklim

Indah di langit, berisiko di Bumi. Gerhana Bulan Total membawa pasang maksimum yang bisa memicu banjir rob. FENOMENA langit akan hadir pada 7 September 2025. Indonesia berkesempatan menyaksikan Gerhana Bulan Total atau Blood Moon, saat Bulan tampak merah menyala akibat pembiasan cahaya Matahari oleh atmosfer Bumi. Peristiwa kosmik ini indah dipandang, tetapi juga membawa pesan…

Baca Selengkapnya...

PBB Ingatkan, La Nina Tak Cukup Hentikan Rekor Suhu Global

FENOMENA iklim La Nina diperkirakan kembali hadir antara September hingga November 2025. Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyebut peluang terjadinya mencapai 55% pada periode tersebut, bahkan meningkat menjadi 60% untuk Oktober–Desember. Namun, peringatan penting menyertai kabar ini: meski La Niña membawa efek pendinginan, suhu global tetap akan berada di atas…

Baca Selengkapnya...