Indonesia Dapat Dana 4,5 Juta Dolar, Mampukah Atasi Krisis Sampah Plastik?

Pendanaan internasional kembali mengalir ke Indonesia untuk mengatasi permasalahan sampah plastik. Namun, mampukah proyek ini menjadi solusi berkelanjutan? INDONESIA mendapatkan kucuran dana sebesar 4,5 juta dolar AS untuk mendukung pengelolaan sampah plastik. Pendanaan ini berasal dari kolaborasi Clean Rivers dan Project Stop, yang didanai oleh United Nations Development Programme (UNDP). Kesepakatan tersebut diteken di Dubai,…

Baca Selengkapnya...

Second NDC Indonesia, Langkah Baru atau Sekadar Janji?

Indonesia telah menyerahkan draf Second Nationally Determined Contributions (NDC) kepada Presiden Prabowo Subianto. Namun, mampukah target iklim baru ini menjawab tantangan global? Menanti Persetujuan Presiden untuk Target Iklim Baru Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) mengonfirmasi bahwa draf Second NDC Indonesia telah diserahkan kepada Presiden Prabowo Subianto dan kini menunggu persetujuan. Dokumen ini akan menjadi pembaruan dari…

Baca Selengkapnya...

Hibah 14,7 Juta Euro, Dorongan Baru untuk Transisi Energi Indonesia

INDONESIA kembali mendapat dukungan internasional dalam upaya transisi energi. Uni Eropa (UE) dan Prancis mengucurkan hibah senilai 14,7 juta euro atau sekitar Rp 248,8 miliar untuk mempercepat pengembangan energi berkelanjutan di Tanah Air. Dana ini akan dikelola melalui Indonesia Energy Transition Facility (IETF), sebuah program yang bertujuan mempercepat transformasi energi di Indonesia. Dukungan bagi PLN…

Baca Selengkapnya...

Plana, Inovasi Ramah Lingkungan dari Sampah Plastik dan Gabah Padi

LIMA tahun lalu, Joshua C. Chandra, Co-founder dan Chief of Sustainability Plana, memulai perjalanan panjang untuk mengubah sampah plastik menjadi sesuatu yang bernilai. Kini, melalui startup-nya, Plana, ia berhasil menyulap limbah plastik dan gabah padi menjadi bahan bangunan berkualitas tinggi. “Awalnya, ini murni karena keprihatinan terhadap sampah plastik yang semakin menggunung,” kata Joshua kepada wartawan…

Baca Selengkapnya...

Indonesia – UEA Jalin Kemitraan Hijau dan Ekonomi Berkelanjutan

INDONESIA dan Uni Emirat Arab (UEA) semakin erat menjalin kerja sama di berbagai sektor strategis. Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan bertemu dengan Menteri Energi dan Infrastruktur UEA, Suhail Al-Mazroui, membahas sejumlah proyek penting yang berfokus pada keberlanjutan dan pertumbuhan ekonomi. Salah satu poin utama adalah komitmen pendanaan sebesar US$ 50 juta (Rp…

Baca Selengkapnya...

COP30, Harapan Negara Berkembang untuk Pendanaan Iklim Lebih Adil

BRASIL bersiap menjadi tuan rumah Konferensi Perubahan Iklim PBB (COP30) dengan membawa misi besar: memperjuangkan keadilan pendanaan iklim bagi negara-negara berkembang. Saat komunitas global menghadapi dampak perubahan iklim yang semakin nyata, pertarungan antara negara-negara kaya dan miskin terkait pendanaan mitigasi dan adaptasi kembali mencuat. Pada COP29 tahun lalu di Azerbaijan, janji negara-negara maju untuk meningkatkan…

Baca Selengkapnya...

Masa Depan Energi Nuklir, Rekor Baru di Depan Mata

SEKTOR energi nuklir kembali menjadi sorotan. Dengan pertumbuhan kebijakan, proyek, dan teknologi yang signifikan, energi ini kembali mendapatkan momentumnya. Namun, seperti dua sisi mata uang, peluang besar ini juga diiringi dengan tantangan yang harus diatasi. Dalam laporan terbarunya, The Path to a New Era for Nuclear Energy, Badan Energi Internasional (IEA) memaparkan prospek, tantangan, dan…

Baca Selengkapnya...

‘Silent Killer’, Bahaya Plastik bagi Kesehatan Jantung

PLASTIK adalah bagian tak terpisahkan dari kehidupan modern. Dari kemasan makanan hingga furnitur, penggunaannya meluas ke hampir setiap sudut kehidupan manusia. Namun, sebuah studi baru-baru ini mengungkapkan sisi gelap plastik yang jarang dibahas: ratusan ribu kematian dan jutaan penyakit jantung setiap tahun dikaitkan dengan bahan kimia yang terdapat dalam produk plastik umum. Mengungkap Bahaya Tersembunyi…

Baca Selengkapnya...