Bank Sampah, Tulang Punggung Industri Daur Ulang yang Masih Kekurangan Pasokan

INDUSTRI daur ulang plastik di Indonesia menghadapi tantangan besar: kekurangan pasokan bahan baku. Indonesian Plastics Recyclers (IPR) mencatat bahwa sektor ini membutuhkan sekitar dua juta ton sampah plastik per tahun, tetapi pasokan yang tersedia baru mencapai satu juta ton. Artinya, ada defisit satu juta ton yang perlu segera diatasi. Ketua Umum IPR Ahmad Nuzuluddin menegaskan…

Baca Selengkapnya...

Deforestasi, Ancaman Nyata atau Ketakutan Berlebihan?

INDONESIA, dengan kekayaan hutan tropisnya, menghadapi tantangan serius terkait deforestasi. Menurut data Global Forest Watch, Indonesia kehilangan sekitar 1,4 juta hektar hutan pada tahun 2023, menempatkannya sebagai negara dengan laju deforestasi tertinggi kelima di dunia. Mitos dan Fakta Deforestasi Banyak yang beranggapan bahwa deforestasi di Indonesia semata-mata disebabkan oleh perluasan perkebunan kelapa sawit. Namun, ini…

Baca Selengkapnya...

Sengkarut Lahan, Sertifikat di Kawasan Hutan Wajib Dibatalkan

KONFLIK agraria dan tumpang tindih lahan di Indonesia memasuki babak baru. Pemerintah menegaskan bahwa sertifikat hak milik (SHM) dan hak guna usaha (HGU) yang terbit setelah kawasan ditetapkan sebagai hutan harus dibatalkan. Kesepakatan ini dicapai dalam rapat antara Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid dan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni…

Baca Selengkapnya...

KEK Lido Disegel: Investasi Raksasa, Masalah Lingkungan, dan Jejak Trump

PEMERINTAH resmi menyegel dan menghentikan pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Lido di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Proyek ambisius ini, yang melibatkan taipan media Hary Tanoesoedibjo dan mantan Presiden AS Donald Trump, tersandung pelanggaran lingkungan serius. Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menemukan indikasi sedimentasi yang mengancam Danau Lido, memicu langkah tegas berupa penyegelan kawasan. Dari Ambisi Ekonomi…

Baca Selengkapnya...

Gambut dan Mangrove, Solusi Iklim yang Terlupakan di Asia Tenggara

KETIKA dunia berpacu mengurangi emisi karbon, ekosistem gambut dan mangrove di Asia Tenggara menyimpan potensi besar yang kerap terabaikan. Studi terbaru yang diterbitkan di Nature mengungkapkan bahwa konservasi dan restorasi kedua ekosistem ini dapat memangkas lebih dari setengah emisi karbon dari perubahan penggunaan lahan di kawasan ini. Menurut penelitian tersebut, menjaga kelestarian gambut dan mangrove…

Baca Selengkapnya...

Uni Eropa di Persimpangan, Menjaga Regulasi Hijau atau Menyederhanakan Aturan?

UNI EROPA tengah bergulat dengan dilema besar: menyederhanakan aturan keberlanjutan atau mempertahankannya demi kepastian investasi hijau. Di satu sisi, kelompok industri mengeluhkan beban birokrasi yang berlebihan. Di sisi lain, investor pro-keberlanjutan memperingatkan bahwa perubahan drastis dapat menggagalkan ambisi Eropa dalam transisi hijau. Regulasi yang Dipertaruhkan Kelompok investor global dengan dana kelolaan mencapai 6,6 triliun euro…

Baca Selengkapnya...

Alarm Kenaikan Air Laut, Kota-kota Pesisir di Ambang Bencana?

KENAIKAN permukaan laut bukan lagi sekadar prediksi ilmiah—ia telah menjadi kenyataan yang terus mengancam kota-kota pesisir di seluruh dunia. Studi terbaru dari peneliti Universitas Teknologi Nanyang (NTU) Singapura dan Universitas Teknologi Delft Belanda mengungkapkan bahwa jika laju emisi global tidak terkendali, permukaan laut bisa naik hingga 1,9 meter pada akhir abad ini. Angka ini jauh…

Baca Selengkapnya...

Misi Baru Polri Menghadang Perusakan Hutan demi Keberlanjutan Alam

KEBERLANJUTAN hutan di Indonesia menjadi perhatian serius. Berbagai isu terkait deforestasi, konversi lahan, dan pelanggaran hukum di sektor kehutanan terus menjadi tantangan besar dalam upaya menjaga kelestarian alam. Menanggapi masalah ini, Kepala Kepolisian Nasional Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo, mengeluarkan instruksi penting kepada jajaran Polda di wilayah yang memiliki kawasan keterlanjutan hutan. Ia…

Baca Selengkapnya...

Menilai Kegagalan Pendanaan JETP di Indonesia

JUST Energy Transition Partnership (JETP) yang dijanjikan oleh Amerika Serikat untuk membantu Indonesia dalam transisi energi hijau ternyata gagal memenuhi ekspektasi. Meskipun US$ 20 miliar telah dijanjikan untuk pendanaan proyek energi terbarukan di Indonesia, kenyataannya tidak ada dana yang dicairkan. Hal ini diungkapkan Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo, yang menyebutkan bahwa…

Baca Selengkapnya...