Nepal Van Java, Desa Lereng yang Tiba-tiba Jadi Panggung Ekonomi Visual

DI LERENG Gunung Sumbing, sebuah kampung kecil mendadak dikenal luas dengan nama Nepal Van Java. Nama aslinya Dusun Butuh, di Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Julukan itu muncul dari tampilan rumah-rumah bertingkat di lereng curam dengan latar gunung yang dramatis, pemandangan yang cepat menyebar lewat media sosial. Pengamatan lapangan SustainReview menunjukkan bahwa Nepal Van…

Baca Selengkapnya...

InJourney dan Jejak Karbon Pariwisata, Uji Nyata Bisnis Hijau di Sektor Aviasi

TRANSFORMASI pariwisata berkelanjutan tidak lagi bisa berhenti pada slogan. Skala operasi yang besar menuntut tanggung jawab yang setara. Di titik inilah PT Aviasi Pariwisata Indonesia (InJourney) menempatkan diri, sebagai holding BUMN aviasi dan pariwisata yang mulai mengukur, menghitung, dan menekan jejak karbonnya secara sistematis. InJourney menargetkan pengurangan emisi karbon sebesar 4.000 ton CO₂. Angka ini…

Baca Selengkapnya...

Saldo Minimal Wisatawan, Bali Menguji Tata Kelola Baru Pariwisata Berbasis Risiko

BALI sedang mengubah cara memandang pariwisata. Bukan lagi semata soal promosi destinasi dan peningkatan kunjungan. Melainkan tentang tata kelola risiko, ketertiban sosial, dan nilai ekonomi yang dihasilkan. Pemerintah Provinsi Bali tengah menyiapkan kebijakan syarat kecukupan saldo bagi wisatawan mancanegara. Aturan ini masuk dalam draf Rancangan Peraturan Daerah (Perda) Penyelenggaraan Pariwisata Berkualitas dan ditargetkan menjadi rujukan…

Baca Selengkapnya...

Ujian Ketahanan Bali

BALI tidak sedang sepi.Namun, Bali sedang diuji. Jumlah kunjungan wisatawan ke Pulau Dewata tahun ini berada di kisaran 6,8 juta orang. Angka itu hanya sedikit di bawah target nasional, tetapi cukup untuk memunculkan satu pertanyaan kebijakan yang lebih besar. Seberapa tangguh Bali sebagai destinasi utama di tengah perubahan iklim dan pergeseran perilaku wisatawan? Penurunan yang…

Baca Selengkapnya...

Wisata 2026 Berubah Arah, Ujian Tata Kelola Berkelanjutan bagi Komunitas Lokal

PARIWISATA global sedang berubah arah.Bukan lagi tentang seberapa jauh orang bepergian, tapi seberapa relevan perjalanan itu dengan hidup mereka. Menjelang 2026, wisata berbasis minat personal kian menguat. Orang tidak sekadar mencari destinasi populer, melainkan pengalaman yang sesuai nilai, gaya hidup, dan kebutuhan emosional. Pergeseran ini bukan tren sesaat. Tapi, mencerminkan transformasi sosial yang berdampak langsung…

Baca Selengkapnya...

Quality Tourism 2026, Transformasi Terakhir Menuju Pariwisata Kelas Dunia

Bagian 6 dari Serial Editorial “Masa Depan Pariwisata Indonesia 2025–2026” Pengantar Redaksi Bagian ini menutup serial “Masa Depan Pariwisata Indonesia 2025–2026,” yang merangkum arah strategis pembangunan pariwisata nasional menuju Quality Tourism sebagai fondasi baru sektor ini.Serial ini membedah wajah baru pariwisata Indonesia dan dunia melalui lensa geopolitik, iklim, digitalisasi, investasi, dan transformasi destinasi, berbasis data…

Baca Selengkapnya...

Krisis Iklim dan Cuaca Ekstrem, Ketika Lingkungan Menentukan Arah Pariwisata Dunia

Bagian 2 dari Serial Editorial “Masa Depan Pariwisata Indonesia 2025–2026 Pengantar Redaksi Serial ini membedah wajah baru pariwisata global dan nasional melalui perspektif ekonomi, geopolitik, iklim, investasi, hingga transformasi teknologi. Seluruh laporan disusun berdasarkan data resmi, termasuk Indonesia Tourism Outlook 2025–2026—laporan kolaborasi Bank Indonesia, Kementerian Pariwisata, dan Bappenas.Dan berikut adalah laporan kedua kami untuk Anda….

Baca Selengkapnya...

Bali Tak Dijual Murah, Lift Kaca Kelingking Dibongkar demi Masa Depan

Penegakan hukum tata ruang menjadi ujian besar masa depan pembangunan berbasis alam dan budaya PEMERINTAH Provinsi Bali mengambil langkah tegas untuk menghentikan penetrasi investasi yang dinilai merusak ruang ekologis dan budaya di kawasan wisata. Gubernur Bali Wayan Koster memerintahkan penghentian pembangunan proyek lift kaca di tebing Pantai Kelingking, Desa Bunga Mekar, Nusa Penida, dan meminta…

Baca Selengkapnya...

Lift Kaca di Kelingking, Akses Wisata atau Ancaman Lanskap Alam Bali?

PEMBANGUNAN lift kaca setinggi 182 meter di tebing curam Pantai Kelingking, Nusa Penida, Bali, kini terhenti. Proyek senilai Rp200 miliar itu dihentikan sementara oleh Satpol PP Provinsi Bali setelah hasil inspeksi DPRD melalui Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (TRAP) menemukan sejumlah pelanggaran. Langkah ini menjadi babak baru dalam perdebatan panjang antara ambisi pariwisata…

Baca Selengkapnya...

Krisis Tata Kelola di Tengah Ambisi Pariwisata Berkelanjutan

DI TENGAH semangat pemerintah mendorong pariwisata berkelanjutan, langkah legislasi justru memunculkan tanda tanya besar. Revisi Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan yang baru disahkan DPR menghapus nama Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) dari naskah final. Bagi banyak pihak, perubahan itu tampak administratif. Namun bagi pelaku industri, penghapusan GIPI berarti hilangnya ruang representasi formal dalam…

Baca Selengkapnya...