OMC Rutin Digelar, Solusi Karhutla atau Tanda Ketergantungan?

Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) adalah instrumen mitigasi jangka pendek untuk menekan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla), tetapi bukan solusi struktural terhadap akar masalah yang bersumber dari tata kelola lahan dan air, khususnya di ekosistem gambut. PEMERINTAH kembali mengandalkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menekan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau menjelang…

Baca Selengkapnya...

SAF Mulai Diproduksi Massal, Indonesia Siap Jadi Produsen atau Tetap Pasar?

JAWABAN langsung: Sustainable Aviation Fuel (SAF) mulai masuk fase produksi massal secara global, namun Indonesia masih berada pada tahap potensi, belum pada skala industri seperti yang kini dibangun di Uzbekistan. Dorongan dekarbonisasi sektor penerbangan kini memasuki fase baru. Bukan lagi sekadar uji coba atau proyek percontohan, melainkan investasi industri skala besar. Uzbekistan menjadi salah satu…

Baca Selengkapnya...

Polyester dalam Darah, Sinyal Baru Krisis Limbah Tekstil

MIKROPLASTIK tidak lagi berhenti di lingkungan. Tapi, telah masuk ke dalam tubuh manusia. Temuan terbaru menunjukkan partikel nano dan mikroplastik (NMPs), terutama dari limbah tekstil berbahan polyester, terdeteksi dalam darah, sperma, hingga air ketuban. Ini adalah sinyal bahwa polusi plastik telah berubah menjadi risiko biologis langsung, dengan implikasi kebijakan lintas sektor dari industri hingga kesehatan…

Baca Selengkapnya...

IUP di Hutan Lindung Dicabut, Negara Perketat Kontrol Sumber Daya

PEMERINTAH bergerak cepat. Presiden Prabowo Subianto memerintahkan pencabutan Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang bermasalah di kawasan hutan lindung, dengan tenggat hanya satu pekan. Nada perintahnya tegas. Tidak ada ruang untuk kompromi terhadap izin yang dianggap tidak jelas. Namun di balik ketegasan itu, tersimpan persoalan yang jauh lebih besar dari sekadar pencabutan izin. Apakah sistem tata…

Baca Selengkapnya...

AI Mengubah Tata Kelola Abrasi dan Rob di Pantura

PENGELOLAAN pesisir Indonesia mulai memasuki fase baru. Bukan lagi sekadar respons terhadap bencana, tetapi bergerak menuju sistem berbasis data. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menunjukkan arah itu melalui pengembangan metode kecerdasan buatan (AI) untuk memetakan garis pantai utara Jawa (Pantura) dengan akurasi tinggi. Teknologi ini tidak berhenti pada pemetaan batas darat dan laut. Tapi,…

Baca Selengkapnya...

Kematian Iklim Tak Merata, Adaptasi Menentukan Siapa Bertahan

Ketika suhu global naik, negara dingin justru diuntungkan, sementara negara panas menghadapi lonjakan kematian yang tak seimbang. PERUBAHAN iklim tidak hanya mengubah suhu. Tapi, mulai mengubah peta kematian global. Riset Climate Impact Lab yang berbasis di University of Chicago menunjukkan tren yang kontras. Negara-negara beriklim dingin justru akan mengalami penurunan kematian akibat suhu ekstrem, sementara…

Baca Selengkapnya...

Komodo Masuk Diplomasi Global, Indonesia Uji Peran Baru di Arena Biodiversitas

Breeding loan komodo menandai pergeseran biodiversitas dari isu konservasi menjadi instrumen diplomasi strategis Indonesia. KERJA sama breeding loan komodo antara Indonesia dan Jepang bukan sekadar program konservasi. Ini adalah sinyal bahwa biodiversitas mulai ditempatkan sebagai aset strategis dalam diplomasi global. Penandatanganan MoU antara Kementerian Kehutanan dan Pemerintah Prefektur Shizuoka menunjukkan satu arah baru. Indonesia tidak…

Baca Selengkapnya...

Dekarbonisasi Masuk Fase Realistis, Indonesia Hadapi Ujian Profitabilitas Transisi Energi

Transisi energi global tidak berhenti, tetapi berubah arah. Dari ambisi menuju seleksi berbasis biaya, risiko, dan daya tahan ekonomi. DUNIA tidak sedang mundur dari dekarbonisasi. Dunia sedang mengubah cara melakukannya. Sejak 2024, dorongan global untuk menekan emisi memasuki fase baru. Bukan lagi ekspansi berbasis idealisme, melainkan seleksi berbasis realitas ekonomi. Biaya modal naik. Risiko geopolitik…

Baca Selengkapnya...

Laut Memanas, Darat Membara: Risiko Heatwave Indonesia Naik

PEMANASAN laut tidak lagi sekadar isu kelautan. Tapi, telah menjadi penggerak utama gelombang panas ekstrem di daratan, terutama di wilayah tropis seperti Indonesia. Pemanasan laut pesisir menjadi kontributor utama peningkatan gelombang panas global, dengan porsi mencapai 50–64 persen. Temuan ini muncul dari studi terbaru yang melansir Down to Earth, merangkum riset dari Potsdam Institute for…

Baca Selengkapnya...

Solusi Iklim Murah Itu Nyata, Pelajaran dari ‘Insinyur Alam’ dalam Menyerap Karbon

DI TENGAH perlombaan global mengembangkan teknologi penangkap karbon yang mahal dan kompleks, sebuah temuan ilmiah terbaru justru mengarah pada pendekatan yang lebih sederhana, bekerja bersama proses alami. Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Communications Earth and Environment menunjukkan bahwa ekosistem yang dibentuk oleh berang-berang mampu berfungsi sebagai penyerap karbon bersih (net carbon sink). Temuan ini memperkuat…

Baca Selengkapnya...