Dieng: Di Balik Lanskap Indah, Ada Jejak Paparan Geogenik

PENGEMBANGAN energi panas bumi di Indonesia tidak sepenuhnya bebas risiko. Studi terbaru di kawasan Dataran Tinggi Dieng menunjukkan bahwa sistem geotermal juga membawa jalur paparan unsur geogenik yang dapat berinteraksi langsung dengan air, tanah, pangan, dan manusia. Temuan ini memperluas cara pandang terhadap geotermal. Bukan hanya sebagai sumber energi bersih, tetapi juga sebagai environmental exposure…

Baca Selengkapnya...

98 Mata Air Menurun di Bandung Utara, Sinyal Krisis Air dari Hulu

PENURUNAN debit mata air di Bandung Utara menunjukkan bahwa krisis air di Indonesia bukan semata akibat perubahan iklim, tetapi juga akibat melemahnya perlindungan zona resapan dalam kebijakan tata ruang. Temuan ini menegaskan bahwa tekanan terhadap sumber daya air sudah terjadi di hulu, jauh sebelum krisis terasa di hilir. Data dari Badan Riset dan Inovasi Nasional…

Baca Selengkapnya...

Rp794 Triliun per Tahun, Siapa yang akan Biayai Transisi Energi Indonesia?

TRANSISI energi Indonesia tidak kekurangan target. Yang belum sepenuhnya jelas adalah, siapa yang akan menanggung biayanya. Pemerintah memperkirakan kebutuhan pendanaan untuk mencapai Net Zero Emission (NZE) 2060 mencapai sekitar Rp794 triliun per tahun. Angka ini menempatkan transisi energi bukan sekadar agenda lingkungan, tetapi sebagai isu fiskal dan investasi jangka panjang. Pertanyaannya bukan lagi apakah Indonesia…

Baca Selengkapnya...

Pasar Karbon Indonesia: Instrumen Baru, Kredibilitas Lama yang Diuji

PASAR karbon Indonesia mulai bergerak sebagai instrumen ekonomi, bukan lagi sekadar narasi lingkungan. Namun, pertanyaan kuncinya belum berubah, apakah sistem ini cukup kredibel untuk menarik modal global? Pasar karbon pada dasarnya adalah mekanisme yang memberi nilai ekonomi pada penurunan emisi. Dalam praktiknya, perusahaan dapat membeli kredit karbon untuk mengimbangi emisi yang tidak dapat mereka kurangi…

Baca Selengkapnya...

Eropa Menyederhanakan ESG, dari Beban Pelaporan ke Manajemen Risiko

PENYEDERHANAAN pelaporan ESG oleh European Banking Authority bukanlah pelonggaran standar, melainkan pergeseran fokus dari kepatuhan administratif ke manajemen risiko yang lebih efektif dan proporsional. Langkah ini muncul di tengah satu realitas, kompleksitas regulasi ESG mulai menjadi beban operasional, bahkan bagi sistem perbankan yang matang seperti Uni Eropa. Dari Data ke Risiko Selama beberapa tahun terakhir,…

Baca Selengkapnya...

OMC Rutin Digelar, Solusi Karhutla atau Tanda Ketergantungan?

Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) adalah instrumen mitigasi jangka pendek untuk menekan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla), tetapi bukan solusi struktural terhadap akar masalah yang bersumber dari tata kelola lahan dan air, khususnya di ekosistem gambut. PEMERINTAH kembali mengandalkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menekan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau menjelang…

Baca Selengkapnya...

SAF Mulai Diproduksi Massal, Indonesia Siap Jadi Produsen atau Tetap Pasar?

JAWABAN langsung: Sustainable Aviation Fuel (SAF) mulai masuk fase produksi massal secara global, namun Indonesia masih berada pada tahap potensi, belum pada skala industri seperti yang kini dibangun di Uzbekistan. Dorongan dekarbonisasi sektor penerbangan kini memasuki fase baru. Bukan lagi sekadar uji coba atau proyek percontohan, melainkan investasi industri skala besar. Uzbekistan menjadi salah satu…

Baca Selengkapnya...

Polyester dalam Darah, Sinyal Baru Krisis Limbah Tekstil

MIKROPLASTIK tidak lagi berhenti di lingkungan. Tapi, telah masuk ke dalam tubuh manusia. Temuan terbaru menunjukkan partikel nano dan mikroplastik (NMPs), terutama dari limbah tekstil berbahan polyester, terdeteksi dalam darah, sperma, hingga air ketuban. Ini adalah sinyal bahwa polusi plastik telah berubah menjadi risiko biologis langsung, dengan implikasi kebijakan lintas sektor dari industri hingga kesehatan…

Baca Selengkapnya...

IUP di Hutan Lindung Dicabut, Negara Perketat Kontrol Sumber Daya

PEMERINTAH bergerak cepat. Presiden Prabowo Subianto memerintahkan pencabutan Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang bermasalah di kawasan hutan lindung, dengan tenggat hanya satu pekan. Nada perintahnya tegas. Tidak ada ruang untuk kompromi terhadap izin yang dianggap tidak jelas. Namun di balik ketegasan itu, tersimpan persoalan yang jauh lebih besar dari sekadar pencabutan izin. Apakah sistem tata…

Baca Selengkapnya...

AI Mengubah Tata Kelola Abrasi dan Rob di Pantura

PENGELOLAAN pesisir Indonesia mulai memasuki fase baru. Bukan lagi sekadar respons terhadap bencana, tetapi bergerak menuju sistem berbasis data. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menunjukkan arah itu melalui pengembangan metode kecerdasan buatan (AI) untuk memetakan garis pantai utara Jawa (Pantura) dengan akurasi tinggi. Teknologi ini tidak berhenti pada pemetaan batas darat dan laut. Tapi,…

Baca Selengkapnya...