Hamdani S Rukiah

Biofuel Brasil Tunjukkan Jalan, Truk Euro 6 Tempuh 4.000 Km Tanpa Solar Fosil

BRASIL membawa satu pesan kuat ke COP30 di Belém bahwa transisi energi tidak selalu menunggu teknologi masa depan. Dalam “COP30 Sustainable Route”, Be8 dan Mercedes-Benz Brasil memamerkan bagaimana biofuel generasi baru bisa langsung bekerja di sektor transportasi berat, sektor yang selama ini dianggap paling sulit didekarbonisasi. Aksi demonstratif ini bukan sekadar pameran teknologi. Ini adalah…

Baca Selengkapnya...

Kota, Barisan Pertama dan Pertahanan Terakhir Iklim Dunia

DI TENGAH meningkatnya frekuensi gelombang panas, banjir, dan kekeringan yang melanda dunia, kota-kota kini bukan lagi sekadar latar belakang dari krisis iklim, melainkan panggung utama tempat solusi harus lahir. Hal ini ditegaskan dalam pernyataan penutup Ministerial Meeting on Urbanization and Climate Change pada Selasa (11/11), di mana Presiden COP30, Duta Besar André Corrêa do Lago,…

Baca Selengkapnya...

Paul Charles: Industri Perjalanan Harus Berevolusi Menuju Langit yang Lebih Hijau

LANGIT masa depan pariwisata dunia tengah bergeser warna. Dari abu-abu emisi menuju biru kehijauan keberlanjutan. Dalam forum TOURISE Global Summit 2025, Riyadh (11–13 November 2025), pakar aviasi internasional Paul Charles menegaskan, “The industry must evolve.” Pesan itu ia sampaikan dalam wawancara eksklusif dengan SustainReview.ID, menandai momentum baru ketika dunia penerbangan dan perjalanan global mulai berpacu…

Baca Selengkapnya...

Paviliun Indonesia, Wajah Baru Diplomasi Iklim di Era Karbon

Dari simbol budaya hingga strategi ekonomi hijau, Indonesia tampil dengan diplomasi iklim yang semakin matang di COP30 Belém. DI TENGAH sorotan dunia terhadap perlambatan aksi iklim global, Indonesia melangkah dengan percaya diri. Peresmian Paviliun Indonesia di COP30 bukan sekadar seremoni simbolik di jantung Amazon, tetapi pesan kuat bahwa diplomasi iklim Indonesia telah berevolusi dari janji…

Baca Selengkapnya...

Mutirão Global Lawan Gelombang Panas, Kota Jadi Garda Depan Adaptasi Iklim Dunia

GELOMBANG panas ekstrem kini menjadi wajah paling nyata dari krisis iklim global. Dari Brasil hingga Somalia, dari kota pesisir hingga kawasan pedalaman, suhu ekstrem telah menelan korban jiwa, menekan ekonomi, dan menguji daya tahan infrastruktur publik. Di tengah situasi itu, Presidensi COP30 dan Cool Coalition yang dipimpin UNEP meluncurkan fase implementasi Global Mutirão Against Extreme…

Baca Selengkapnya...

Ethiopia Jadi Tuan Rumah COP32, Sementara COP31 Masih “Ngambang”

KETIKA dunia menatap Amazon untuk COP30, kabar baru datang dari Afrika Timur. Ethiopia resmi ditetapkan sebagai tuan rumah COP32 tahun 2027. Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Presiden COP30 Ana Toni kepada Reuters, menandai kembalinya benua Afrika ke panggung utama diplomasi iklim global. Namun, ada ironi yang menarik. Tuan rumah COP32 sudah pasti, tapi COP31 justru…

Baca Selengkapnya...

COP30: Waktu Menjadi Musuh Terbesar Aksi Iklim

Dari jantung Amazon, dunia diingatkan bahwa krisis iklim bukan ancaman masa depan, melainkan tragedi masa kini. Saatnya bergerak lebih cepat sebelum terlambat. “KITA bergerak ke arah yang benar, tapi dengan kecepatan yang salah.”Pernyataan Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva di pembukaan COP30 di Belém, Senin (10/11), bergema seperti peringatan keras bagi dunia. Di jantung…

Baca Selengkapnya...

Bank Pembangunan Dunia Sepakat Percepat Pendanaan Iklim, Fokus pada Alam dan Ketahanan

HARI pertama COP30 di Belém, Brasil, ditandai dengan satu pesan kuat, keuangan global harus bekerja lebih cepat untuk iklim. Bank pembangunan multilateral (Multilateral Development Banks/MDBs) kembali menegaskan komitmen mereka mempercepat pendanaan bagi aksi adaptasi dan perlindungan alam. Dalam laporan bertajuk “From Innovation to Impact: Building Resilience for People and Planet,” MDBs memperkenalkan metrik baru untuk…

Baca Selengkapnya...

Metana Jadi Musuh Baru, Indonesia Masuk Barisan Awal Aksi Cepat Iklim Dunia

INDONESIA kini berdiri di garis depan aksi iklim global. Dalam Methane Summit yang digelar di sela-sela rangkaian menuju COP30 di Belém, Brasil, Indonesia masuk dalam kelompok awal tujuh negara yang akan menjalankan program percepatan pengurangan metana dan gas rumah kaca non-CO₂. Sebuah langkah yang disebut sebagai cara tercepat menekan laju pemanasan global. Indonesia di Gelombang…

Baca Selengkapnya...

Surat dari Belém: Seruan Dunia untuk Menutup ‘Triple Gap’ Iklim

DI TENGAH menajamnya krisis iklim dan meningkatnya disinformasi global, tujuh utusan khusus untuk kawasan strategis dunia menyerukan langkah konkret dan solidaritas lintas negara. Dalam surat bersama yang dirilis pada Belém Climate Summit, mereka menegaskan dukungan bagi Presidensi COP30 Brasil dan menyerukan agar dunia tidak lagi terjebak dalam “lingkaran janji”, tetapi menempuh aksi nyata untuk menutup…

Baca Selengkapnya...