Ketika Rakyat Ingin Membeli Hutan, Negara Kehilangan Otoritas Ekologisnya
SERUAN patungan membeli hutan yang ramai di media sosial pascabanjir besar Sumatra bukan sekadar letupan emosi publik. Ini adalah bahasa protes baru. Singkat, simbolik, dan menyakitkan bagi negara. Ketika warga sampai berpikir untuk “membeli” hutan, ada krisis kepercayaan serius terhadap cara negara mengelola ruang hidupnya sendiri. Ajakan itu mencuat setelah banjir dan longsor melanda Aceh,…


