Hamdani S Rukiah

Daya Saing RI Turun, Energi Jadi Titik Uji

INDONESIA masih tumbuh. Ekonominya besar. Pasarnya luas. Namun, data terbaru IMD World Competitiveness Ranking 2026 memberi pesan berbeda. Ukuran ekonomi belum cukup menjaga daya saing. Indonesia turun ke peringkat 48 dari 70 ekonomi dunia. Setahun sebelumnya, Indonesia berada di posisi 40. Dua tahun lalu, Indonesia sempat menembus posisi 27. Artinya, dalam dua tahun, Indonesia kehilangan…

Baca Selengkapnya...

40 Kota Tagih Tata Kelola Data Center

DATA center sedang naik kelas menjadi isu tata kelola kota. Selama ini, infrastruktur digital kerap terlihat sunyi. Bangunannya tertutup. Pekerjanya tidak sebanyak pabrik. Aktivitasnya jarang tampak dari luar. Namun, di balik server yang terus menyala, ada tagihan besar yang mulai terasa di banyak kota. Listrik tersedot. Air dipakai untuk pendinginan. Lahan berebut dengan hunian dan…

Baca Selengkapnya...

Dana Iklim Asia Masuk Babak Green Discount

DANA iklim tidak lagi cukup menjual janji pengurangan emisi. Di Asia, solusi rendah karbon mulai dituntut menang dalam biaya, skala, dan daya saing. Peluncuran Fund II senilai US$100 juta oleh 100×100, perusahaan pembangun venture iklim berbasis di Singapura, menunjukkan pergeseran itu. Targetnya tidak kecil. Dana ini diarahkan untuk membangun 50 perusahaan climate tech baru di…

Baca Selengkapnya...

E-Waste Indonesia Butuh Biaya Lingkungan yang Jelas

INDONESIA tidak hanya menghadapi tumpukan ponsel rusak, laptop usang, televisi lama, baterai bekas, dan kabel yang tidak lagi dipakai. Indonesia menghadapi pertanyaan kebijakan yang lebih mendasar, siapa yang harus membayar biaya akhir dari produk elektronik setelah masa pakainya selesai? Pertanyaan itu penting karena e-waste tidak bisa dikelola seperti sampah biasa. Ada material bernilai yang dapat…

Baca Selengkapnya...

Pensiun Pekerja Informal Jadi Ujian Ekonomi Umur Panjang

Serial SustainReview: Longevity Economy — Bagian 4/4 INDONESIA sering melihat pekerja informal dari sisi hari ini. Mereka bekerja, berdagang, mengantar barang, bertani, menjahit, membuka warung, mengambil proyek lepas, atau menjalankan usaha kecil agar ekonomi keluarga tetap bergerak. Namun, ada sisi lain yang jarang dibicarakan. Apa yang terjadi ketika pekerja informal menua? Pertanyaan itu menjadi makin…

Baca Selengkapnya...

SAF Jadi Strategi Industri Baru Inggris

INGGRIS tidak hanya sedang bicara bahan bakar pesawat yang lebih bersih. Negara itu sedang membangun fondasi industri baru di sekitar sustainable aviation fuel atau SAF. Sustainable aviation fuel atau SAF adalah bahan bakar penerbangan rendah karbon yang dapat dipakai pada pesawat modern, dengan emisi siklus hidup lebih rendah dibandingkan avtur fosil. Langkah Inggris menunjukkan transisi…

Baca Selengkapnya...

Care Economy, Kerja Senyap yang Harus Diakui Negara

Serial SustainReview: Longevity Economy â€” Bagian 3/4 SETIAP keluarga punya kerja yang sering tidak masuk hitungan ekonomi. Ada anak yang merawat orang tua. Ada ibu yang mengurus anak sambil tetap bekerja. Ada keluarga yang bergantian menjaga anggota rumah yang sakit. Ada pekerja yang harus mengurangi jam kerja karena tanggung jawab perawatan di rumah. Kerja itu menyita waktu, tenaga,…

Baca Selengkapnya...

Umur Panjang, Jangan Tutup Pintu Kerja karena Usia

Serial SustainReview: Longevity Economy — Bagian 2/4 PASAR kerja masih sering membaca usia sebagai batas. Lowongan kerja memasang syarat umur. Kandidat usia matang dianggap terlalu mahal, kurang adaptif, atau tidak lagi cocok dengan ritme organisasi modern. Padahal, usia hidup manusia makin panjang. Banyak orang berusia 55, 60, bahkan 62 tahun masih sehat, aktif, berpengalaman, dan…

Baca Selengkapnya...

Setelah Bonus Demografi, Indonesia Perlu Longevity Economy

Serial SustainReview: Longevity Economy — Bagian 1/4 INDONESIA terlalu lama membaca demografi sebagai peluang jumlah. Selama penduduk usia produktif besar, ekonomi dianggap punya tenaga kerja, pasar konsumsi, dan ruang pertumbuhan. Namun, demografi tidak berhenti di sana. Penduduk produktif hari ini akan menua. Usia hidup makin panjang. Kebutuhan kerja, pensiun, kesehatan, perawatan, dan perlindungan sosial akan berubah. Jika tidak…

Baca Selengkapnya...

Pantura Perlu Tanggul, tapi Mangrove Tak Boleh Kalah

PANTURA sedang memasuki fase baru perlindungan pesisir. Isunya tidak lagi cukup dibaca sebagai proyek tanggul, pemecah gelombang, atau reklamasi teknis. Pantura adalah ruang ekologis, ekonomi, dan sosial yang sedang ditekan oleh abrasi, banjir rob, kerusakan mangrove, ekspansi tambak, serta penurunan tanah. Tekanan berlapis itu membuat pendekatan tunggal semakin tidak memadai. Struktur keras dapat menahan gelombang,…

Baca Selengkapnya...