Hamdani S Rukiah

Ekonomi Indonesia Mulai Kurang Jawa-Sentris?

PETA optimisme ekonomi Indonesia tampaknya mulai berubah. Jika selama bertahun-tahun pusat konsumsi dan kepercayaan ekonomi nasional cenderung terkonsentrasi di kota-kota besar Pulau Jawa, survei terbaru Bank Indonesia menunjukkan sinyal baru dari daerah. Pontianak, Bandar Lampung, dan Surabaya menjadi kota dengan kenaikan keyakinan konsumen terbesar pada April 2026. Sebaliknya, sejumlah kota seperti Medan, Mataram, dan Banjarmasin…

Baca Selengkapnya...

Udara Sejuk Mulai Menjadi Ketimpangan Baru ASEAN

KRISIS panas di ASEAN mungkin tidak akan dirasakan secara setara. Di kota-kota yang makin panas, udara sejuk perlahan berubah menjadi privilese baru perkotaan. ASEAN Center for Energy (ACE) memperingatkan kota-kota besar di Asia Tenggara akan menghadapi lonjakan suhu ekstrem dalam beberapa dekade ke depan. Namun di balik ancaman itu, muncul persoalan lain yang mulai jarang…

Baca Selengkapnya...

AC Mulai Menjadi Ancaman Energi ASEAN

PENDINGIN ruangan atau air conditioner (AC) selama ini dianggap penyelamat kota-kota tropis. Namun di tengah lonjakan suhu ekstrem di Asia Tenggara, perangkat pendingin itu mulai memunculkan persoalan baru, tekanan besar terhadap sistem energi kawasan. ASEAN Center for Energy (ACE) memperingatkan kebutuhan pendinginan di kawasan ASEAN akan melonjak tajam seiring meningkatnya suhu dan urbanisasi. Dalam jangka…

Baca Selengkapnya...

Kota ASEAN Mulai Kehilangan Kemampuan untuk Tetap Sejuk

KRISIS iklim di ASEAN mulai berubah bentuk. Bukan lagi hanya soal banjir, emisi, atau cuaca ekstrem sesaat. Kota-kota besar di Asia Tenggara kini menghadapi ancaman yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari, panas yang makin sulit ditoleransi. ASEAN Center for Energy (ACE) memperkirakan kota-kota besar di kawasan ini akan mengalami 85–120 hari panas ekstrem dengan suhu…

Baca Selengkapnya...

Lima Teknologi untuk Lindungi Pantura, Cukupkah Menahan Krisis Pesisir?

PEMERINTAH mulai menggeser respons terhadap krisis Pantai Utara (Pantura) Jawa dari sekadar mitigasi menuju pendekatan berbasis teknologi. Dalam praktiknya, ini berarti satu hal, teknologi dapat membantu melindungi pesisir, tetapi tidak cukup tanpa tata kelola terintegrasi dan pemulihan ekosistem. Perlindungan pesisir adalah serangkaian intervensi untuk mengurangi dampak erosi, banjir rob, dan kenaikan muka air laut terhadap…

Baca Selengkapnya...

Pantura Jawa Kehilangan Daya Dukung, Koridor Ekonomi Nasional di Ujung Risiko

PANTAI Utara (Pantura) Jawa sedang kehilangan daya dukungnya sebagai tulang punggung ekonomi nasional. Dalam praktiknya, ini berarti satu hal, risiko terhadap infrastruktur, pangan, dan permukiman di koridor ekonomi utama Indonesia semakin nyata dan terakumulasi. Daya dukung pesisir adalah kemampuan suatu wilayah pantai untuk menopang aktivitas manusia tanpa mengalami kerusakan ekologis yang mengganggu fungsi dasarnya. Erosi…

Baca Selengkapnya...

Dari Sampah ke Produk Premium, Bisakah Model Ini Mengubah Krisis Plastik?

INDONESIA memproduksi antara 7,8 hingga 12,4 juta ton sampah plastik per tahun, dengan tren yang terus meningkat seiring tingginya penggunaan plastik sekali pakai. Sebagian besar tidak dikelola secara optimal, dan sebagian berakhir di lingkungan terbuka, termasuk laut. Dalam konteks ini, sampah plastik bukan hanya persoalan lingkungan. Tapi juga mencerminkan celah dalam sistem pengelolaan. Di titik…

Baca Selengkapnya...

Outcome Bond: Saat Restorasi Alam Mulai Dibiayai seperti Infrastruktur

RESTORASI ekosistem kini mulai diperlakukan sebagai aset investasi. Instrumen bernama outcome bond memungkinkan investor memperoleh imbal hasil berdasarkan hasil lingkungan yang terukur, bukan sekadar klaim hijau di atas kertas. Model ini sedang diuji di Eastern Cape, Afrika Selatan. World Bank menerbitkan obligasi senilai US$120 juta untuk membiayai pemulihan lanskap Albany thicket. Berbeda dari green bond…

Baca Selengkapnya...

Pengakuan Hutan Adat Dipercepat, Siapkah Sistemnya?

PERCEPATAN pengakuan hutan adat seluas 1,4 juta hektare bukan sekadar agenda sosial. Ini adalah instrumen kebijakan yang berpotensi langsung memengaruhi strategi iklim Indonesia. Dalam konteks ini, pengakuan hutan adat dapat menjadi alat efektif untuk menekan deforestasi, tetapi hanya jika sistem implementasinya siap bekerja di tingkat tapak. Pertemuan antara Kementerian Kehutanan dan Ford Foundation menegaskan arah…

Baca Selengkapnya...

Dieng: Di Balik Lanskap Indah, Ada Jejak Paparan Geogenik

PENGEMBANGAN energi panas bumi di Indonesia tidak sepenuhnya bebas risiko. Studi terbaru di kawasan Dataran Tinggi Dieng menunjukkan bahwa sistem geotermal juga membawa jalur paparan unsur geogenik yang dapat berinteraksi langsung dengan air, tanah, pangan, dan manusia. Temuan ini memperluas cara pandang terhadap geotermal. Bukan hanya sebagai sumber energi bersih, tetapi juga sebagai environmental exposure…

Baca Selengkapnya...