Hamdani S Rukiah

Bank Masuk ke Pasar Karbon, Skala Dampak Masih Jadi Tantangan

PERBANKAN mulai bergeser dari sekadar penyedia pembiayaan hijau menjadi penghubung langsung antara individu dan pasar karbon. Langkah ini terlihat dari strategi Bank Mandiri yang tidak hanya memperbesar portofolio pembiayaan berkelanjutan, tetapi juga membuka akses offset emisi bagi nasabah ritel. Per Maret 2026, portofolio pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai sekitar Rp320 triliun, tumbuh 8,8% secara tahunan….

Baca Selengkapnya...

98 Mata Air Menurun di Bandung Utara, Sinyal Krisis Air dari Hulu

PENURUNAN debit mata air di Bandung Utara menunjukkan bahwa krisis air di Indonesia bukan semata akibat perubahan iklim, tetapi juga akibat melemahnya perlindungan zona resapan dalam kebijakan tata ruang. Temuan ini menegaskan bahwa tekanan terhadap sumber daya air sudah terjadi di hulu, jauh sebelum krisis terasa di hilir. Data dari Badan Riset dan Inovasi Nasional…

Baca Selengkapnya...

SAF Indonesia: Produksi Dimulai, Pasar Belum Terbentuk

Masalahnya bukan pada suplai, tetapi pada bagaimana permintaan diciptakan. INDONESIA telah memasuki fase baru dalam pengembangan Sustainable Aviation Fuel (SAF). Produksi tidak lagi berhenti pada tahap uji coba. Tapi, mulai bergerak ke skala komersial. Namun di saat yang sama, permintaan domestik terhadap SAF belum berkembang secara signifikan. Kondisi ini menciptakan situasi yang tidak sepenuhnya stabil….

Baca Selengkapnya...

Geothermal untuk Data Center, Strategi Baru atau Pergeseran Prioritas Energi?

PT PERTAMINA Geothermal Energy Tbk berencana masuk ke bisnis data center dengan memanfaatkan listrik dari panas bumi. Langkah ini muncul di tengah lonjakan kebutuhan infrastruktur digital di Indonesia. Ekspansi ini menandai integrasi awal antara energi bersih dan infrastruktur digital, sekaligus membuka isu baru terkait alokasi energi nasional. Konvergensi Energi dan Data Integrasi energi–digital adalah model…

Baca Selengkapnya...

Hari Bumi 2026: Krisis Lingkungan Adalah Krisis Tata Kelola

Krisis lingkungan hari ini bukan lagi soal kurangnya kesadaran atau target, tetapi kegagalan dalam tata kelola. Mulai dari sinkronisasi kebijakan, desain insentif, hingga konsistensi implementasi. Oleh: Hamdani S. Rukiah * SETIAP tahun, peringatan Hari Bumi datang dengan pesan yang semakin mendesak. Namun, persoalan yang kita hadapi hari ini bukan lagi pada kurangnya kesadaran. Krisis lingkungan…

Baca Selengkapnya...

Inggris Hapus Pajak Tambahan Karbon Setelah Batubara Nol

Penghapusan Carbon Price Support di Inggris bukan tanda pelemahan kebijakan iklim, melainkan penyesuaian instrumen setelah tujuan awalnya, mengeliminasi batubara dari sistem listrik, dinilai tercapai. Pemerintah Inggris mengonfirmasi bahwa Carbon Price Support (CPS) akan dihapus mulai April 2028. Kebijakan ini menandai perubahan penting dalam pendekatan harga karbon, dari strategi “menghukum” energi fosil menuju desain yang lebih…

Baca Selengkapnya...

B50 Indonesia, Ketahanan Energi Berbasis Sawit dan Dilema Lingkungan

INDONESIA resmi mengunci arah baru kebijakan energinya. Melalui mandat biodiesel 50 persen (B50) yang akan berlaku penuh pada 2028, pemerintah menempatkan bioenergi, khususnya sawit, di pusat strategi nasional. Langkah ini melanjutkan program yang telah berjalan lebih dari satu dekade, dari B20, B30, hingga kini B40 yang mulai dipercepat implementasinya tahun ini. Namun, B50 bukan sekadar…

Baca Selengkapnya...

Pasar Karbon Indonesia: Instrumen Baru, Kredibilitas Lama yang Diuji

PASAR karbon Indonesia mulai bergerak sebagai instrumen ekonomi, bukan lagi sekadar narasi lingkungan. Namun, pertanyaan kuncinya belum berubah, apakah sistem ini cukup kredibel untuk menarik modal global? Pasar karbon pada dasarnya adalah mekanisme yang memberi nilai ekonomi pada penurunan emisi. Dalam praktiknya, perusahaan dapat membeli kredit karbon untuk mengimbangi emisi yang tidak dapat mereka kurangi…

Baca Selengkapnya...

SAF Mulai Diproduksi Massal, Indonesia Siap Jadi Produsen atau Tetap Pasar?

JAWABAN langsung: Sustainable Aviation Fuel (SAF) mulai masuk fase produksi massal secara global, namun Indonesia masih berada pada tahap potensi, belum pada skala industri seperti yang kini dibangun di Uzbekistan. Dorongan dekarbonisasi sektor penerbangan kini memasuki fase baru. Bukan lagi sekadar uji coba atau proyek percontohan, melainkan investasi industri skala besar. Uzbekistan menjadi salah satu…

Baca Selengkapnya...

Bumi Sudah Melewati Batas, Tekanan Terbesar Datang dari Cara Kita Mengonsumsi

PERTUMBUHAN populasi global kini melampaui kapasitas dukung Bumi. Namun, tekanan terbesar terhadap planet ini bukan hanya berasal dari jumlah manusia, melainkan dari cara manusia memproduksi dan mengonsumsi sumber daya. Daya dukung optimal Bumi diperkirakan hanya sekitar 2,5 miliar jiwa, jauh di bawah populasi global saat ini yang telah mencapai lebih dari 8 miliar. Angka ini…

Baca Selengkapnya...