Mikroplastik Pangkas Panen Asia, 400 Juta Orang Berisiko Kelaparan

SEBUAH studi terbaru mengungkap fakta mencemaskan: mikroplastik tidak hanya mencemari lingkungan, tetapi juga menghambat fotosintesis tanaman. Temuan ini berpotensi mengancam produksi pangan global di tengah meningkatnya kebutuhan akibat pertumbuhan populasi. Hasil penelitian yang dipublikasikan dalam Proceedings of the National Academy of Sciences menunjukkan bahwa mikroplastik dapat menurunkan produktivitas tanaman utama dunia seperti gandum, beras, dan…

Baca Selengkapnya...

Hutan Menyusut, Beton Meluas: Bagaimana Masa Depan Jabodetabek?

JAKARTA dan sekitarnya kembali dilanda banjir parah pada awal Maret 2025. Dari Bogor hingga Bekasi, genangan air merendam permukiman, jalan raya, dan fasilitas publik. Namun, di balik musibah ini, ada persoalan lebih besar yang luput dari perhatian: penyusutan hutan di kawasan hulu sungai. Hutan di tiga daerah aliran sungai (DAS)—Ciliwung, Kali Bekasi, dan Cisadane—kini hanya…

Baca Selengkapnya...

Alarm Polusi, Udara Sehat Kini Jadi Barang Mewah

HANYA tujuh negara di dunia yang memenuhi standar kualitas udara Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 2024. Sementara itu, kabut asap dan polusi udara terus memburuk di berbagai belahan dunia, diperparah dengan dihentikannya program pemantauan global oleh Amerika Serikat (AS). Laporan tahunan IQAir, perusahaan pemantau kualitas udara asal Swiss, mencatat Australia, Selandia Baru, Bahama, Barbados, Grenada,…

Baca Selengkapnya...

Krisis Hulu DAS Bekasi: Hutan Menyusut, Risiko Bencana Meningkat

HULU daerah aliran sungai (DAS) Bekasi menghadapi ancaman serius. Dari total luas 145.000 hektare yang membentang dari hulu hingga hilir, hanya 4.000 hektare atau 3,35% yang masih berupa hutan. Angka ini jauh dari batas ideal 30% yang dibutuhkan untuk menjaga keseimbangan hidrologis dan mencegah bencana ekologis seperti banjir. Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menyoroti…

Baca Selengkapnya...

TPA Ilegal dan Open Dumping, Bom Waktu Krisis Lingkungan yang Harus Ditangani

PENGELOLAAN sampah di Indonesia masih menjadi isu pelik. Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) kembali menindak tegas enam pengelola Tempat Pengelolaan Akhir (TPA) yang dinilai mencemari lingkungan. Enam TPA ini merupakan bagian dari 343 lokasi yang masih menerapkan sistem open dumping, metode pembuangan dan pengolahan sampah di lahan terbuka yang berisiko besar terhadap kesehatan dan ekosistem. Open…

Baca Selengkapnya...

Perubahan Iklim, Ancaman Besar bagi Ekonomi 2025

DUNIA tengah bersiap menghadapi tahun penuh tantangan. Cuaca ekstrem diprediksi menjadi salah satu ancaman terbesar bagi perekonomian global pada 2025. Menurut laporan World Economic Forum (WEF) Global Risks Report 2025, perubahan iklim semakin mengancam stabilitas ekonomi, dengan dampak mencapai 14 persen terhadap pertumbuhan global. Laporan WEF menempatkan cuaca ekstrem sebagai risiko ekonomi terbesar kedua setelah…

Baca Selengkapnya...

Ekonomi Biru, Menyelamatkan Laut di Tengah Minimnya Investasi

LAUTAN adalah jantung kehidupan di Bumi. Ekosistem ini menopang keanekaragaman hayati, mengatur iklim, dan menghasilkan oksigen yang kita hirup. Lebih dari itu, laut memiliki potensi ekonomi luar biasa yang mampu mendukung ketahanan pangan, menciptakan lapangan kerja, dan menggerakkan perdagangan global. Sayangnya, potensi ini terancam oleh berbagai tantangan, mulai dari perubahan iklim hingga minimnya investasi untuk…

Baca Selengkapnya...

Izin Misterius Ekowisata Puncak, Baru Terungkap Setelah Bencana

BENCANA ekologis yang melanda Jabodetabek pada awal Maret 2025 menjadi titik balik terungkapnya izin proyek wisata besar di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor. Salah satu yang paling disorot adalah Eiger Adventure Land (EAL), destinasi ekowisata yang digadang-gadang memiliki jembatan gantung terpanjang di dunia. Pemerintah Kabupaten Bogor menegaskan bahwa izin utama lahan yang digunakan proyek ini bukan…

Baca Selengkapnya...

Gugatan Perdata KLH, Langkah Tegas Pulihkan DAS Ciliwung dan Bekasi

JAKARTA kembali diterjang banjir. Hujan deras yang mengguyur Jabodetabek pekan lalu menyebabkan ribuan rumah terendam, aktivitas lumpuh, dan kerugian material yang tak sedikit. Di tengah upaya pemulihan, Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) mengambil langkah hukum tegas. Gugatan perdata kini disiapkan terhadap pihak-pihak yang dinilai bertanggung jawab atas kerusakan Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciliwung dan Bekasi, dua…

Baca Selengkapnya...

Bencana Ekologis Berulang, Mengapa Pejabat Tak Pernah Dipidana?

Opini: Hamdani S Rukiah, SH, MH * BANJIR besar yang melanda Jabodetabek, pekan awal Maret 2025, kembali membuka luka lama: buruknya tata ruang dan lemahnya penegakan hukum atas perusakan lingkungan. Menteri Lingkungan Hidup (KLH) telah menyegel 33 tempat wisata di Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciliwung yang diduga memperparah banjir. KLH juga tengah menyusun gugatan perdata…

Baca Selengkapnya...