1,5 Juta Hektare Hutan Ditertibkan, Reformasi Kehutanan Diuji

LANGKAH pemerintah mencabut izin pemanfaatan hutan dalam skala besar menandai fase baru penataan sektor kehutanan Indonesia. Bukan sekadar penertiban administratif, kebijakan ini membawa pesan politik, ekologis, dan ekonomi sekaligus, terutama di tengah krisis banjir dan longsor yang berulang di Sumatra. Kementerian Kehutanan mengumumkan pencabutan 22 Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) dengan total luas mencapai 1.012.016…

Baca Selengkapnya...

Hutan Sumatra di Peta Netral Karbon Apple 2030

KEHADIRAN Lisa Jackson di Bali lewat wisuda Apple Developer Academy 2025 sekilas tampak sebagai agenda simbolik. Namun, di balik panggung pendidikan dan teknologi itu, Apple menyampaikan pesan yang jauh lebih strategis. Masa depan target iklim global mereka ikut ditentukan oleh Indonesia, khususnya hutan Sumatra. Apple 2030 adalah komitmen ambisius perusahaan berbasis di Cupertino untuk mencapai…

Baca Selengkapnya...

Degradasi Parah Bentang Alam di Balik Banjir Aceh Timur

BANJIR bandang yang melanda Aceh Timur kembali menegaskan satu pesan lama yang kerap diabaikan, krisis lingkungan adalah krisis tata kelola. Di wilayah ini, air tidak sekadar datang dari langit, tetapi bergerak dari bentang alam yang kehilangan fungsinya. Peninjauan udara yang dilakukan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Hanif Faisol Nurofiq, membuka gambaran yang…

Baca Selengkapnya...

Ketika Rakyat Ingin Membeli Hutan, Negara Kehilangan Otoritas Ekologisnya

SERUAN patungan membeli hutan yang ramai di media sosial pascabanjir besar Sumatra bukan sekadar letupan emosi publik. Ini adalah bahasa protes baru. Singkat, simbolik, dan menyakitkan bagi negara. Ketika warga sampai berpikir untuk “membeli” hutan, ada krisis kepercayaan serius terhadap cara negara mengelola ruang hidupnya sendiri. Ajakan itu mencuat setelah banjir dan longsor melanda Aceh,…

Baca Selengkapnya...

Denda Rp 6,5 Miliar per Hektare, Ujian Serius Penertiban Tambang di Kawasan Hutan

PERINGATAN itu akhirnya datang dengan angka yang tegas.Pemerintah menaikkan standar sanksi bagi pertambangan yang merusak kawasan hutan. Tidak lagi sebatas teguran administratif. Kali ini, izin bisa dicabut. Denda bisa mencapai Rp 6,5 miliar per hektare. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan pesan keras tersebut kepada pelaku usaha tambang. Negara, kata dia,…

Baca Selengkapnya...

Banjir Menguji Tata Kelola Sawit Indonesia

KELAPA sawit menopang ekonomi Indonesia. Namun di wilayah dengan curah hujan tinggi dan lanskap yang rapuh, konsentrasi lahan justru mengubah sawit menjadi faktor risiko tata air. Di titik ini, banjir tidak lagi bisa dibaca semata sebagai bencana alam, melainkan sebagai ujian tata kelola perkebunan dan wilayah. Sejak 2006, Indonesia menyalip Malaysia sebagai produsen minyak sawit…

Baca Selengkapnya...

Jejak Alih Fungsi Lahan di Balik Banjir Besar Sumatra

BENCANA besar yang menimpa Sumatra akhir tahun ini membuka sesuatu yang lebih dalam dari sekadar curah hujan ekstrem. Di balik banjir yang menghantam Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, ada pola tutupan lahan yang berubah cepat, degradasi hulu yang tak terkendali, dan DAS yang kini kehilangan kemampuan dasarnya untuk menyerap air. Data terbaru dari Kementerian…

Baca Selengkapnya...

Menghapus Polusi Plastik dalam 15 Tahun, Kuncinya Ada di Sistem Reuse–Return

POLUSI plastik kini bergerak dari sekadar persoalan limbah menuju ancaman sistemik. Riset independen Pew Charitable Trusts bersama akademisi dari Imperial College London dan Universitas Oxford memperlihatkan bahwa solusi paling efektif sebenarnya bukan terletak pada ujung pipa daur ulang, melainkan menata ulang sistem konsumsi plastik itu sendiri. Menurut laporan Breaking the Plastic Wave 2025, 66 juta…

Baca Selengkapnya...

Hutan Tak Perlu 100 Tahun, Pelajaran Miyawaki bagi Indonesia Pasca Banjir Sumatra

INDONESIA sedang mencari model reforestasi yang cepat, murah, dan adaptif. Sementara itu, Jepang sudah membuktikan bahwa hutan tidak selalu membutuhkan ratusan tahun untuk matang. Metode Miyawaki, lahir di Yokohama pada 1970-an, kini menjadi rujukan global untuk membangun hutan klimaks dalam hitungan dekade. Pertanyaannya, bisakah Indonesia mengadopsinya sebagai strategi baru rehabilitasi ekologis? Bencana banjir dan longsor…

Baca Selengkapnya...

Banjir Sumatra Mengungkap Sesuatu, Indonesia Kehilangan Sistem Alarm Lingkungan

BANJIR besar di Sumatra bukan sekadar peristiwa alam. Itu iadalah stress test kebijakan lingkungan Indonesia. Bukan hanya curah hujan ekstrem yang menjadi penyebab, melainkan hilangnya sistem alarm ekologi yang seharusnya mendeteksi risiko jauh sebelum air meluap ke desa-desa. Kasus ini memperlihatkan sesuatu yang lebih mengkhawatirkan. Kerusakan hulu dianggap ‘wajar’ sampai bencana datang dan membuka semuanya….

Baca Selengkapnya...