Kepala Daerah Jabodetabek Wajib Bereskan 5 Isu Lingkungan Ini

GREENPEACE Indonesia menyerukan kepada kepala daerah baru di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) untuk segera menangani lima permasalahan lingkungan krusial. Juru Kampanye Sosial dan Ekonomi Greenpeace Indonesia, Jeanny Sirait, menekankan pentingnya penanganan polusi udara, banjir, kekeringan, minimnya ruang terbuka hijau (RTH), serta kenaikan permukaan air laut. Polusi Udara, Ancaman Tak Terlihat Sepanjang 2024,…

Baca Selengkapnya...

Sengkarut Sertifikat Ganda, Warisan Administrasi yang Jadi Bom Waktu

PULUHAN tahun berlalu, tapi jejak persoalan administrasi pertanahan di Indonesia masih terasa. Salah satu yang paling pelik adalah kasus sertifikat hak milik (SHM) ganda. Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengungkapkan bahwa akar masalah ini berawal dari lemahnya sistem pencatatan pertanahan di masa lalu. Peta Tanpa Arah, Administrasi Bermasalah di…

Baca Selengkapnya...

Jakarta Hadapi Tantangan Baru dalam Pengelolaan Sedimen Sungai

JAKARTA kembali bergulat dengan tantangan lingkungan. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta menargetkan pengerukan 17 sungai guna mencegah banjir, tetapi kini muncul persoalan baru: ke mana sedimen lumpur harus dibuang? Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno, mengungkapkan bahwa pihaknya masih mencari solusi terbaik untuk menampung hasil pengerukan yang diperkirakan mencapai satu juta meter kubik lumpur. Dilema Pengelolaan Sedimen…

Baca Selengkapnya...

Pasar dan Sampah, Tantangan Besar Solusi Berkelanjutan

PASAR tradisional menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Indonesia. Namun, di balik hiruk-pikuk aktivitas jual beli, tersimpan permasalahan besar: sampah. Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) mencatat, pasar menyumbang sekitar 13,5 persen dari total sampah yang berakhir di tempat pemrosesan akhir (TPA). Limbah ini, mayoritas berupa sampah organik seperti sisa sayuran dan produk hewani. Sampah ini…

Baca Selengkapnya...

Kebijakan Satu Peta, Solusi atau Ilusi?

PEMERINTAH telah menggelontorkan berbagai upaya untuk menyelesaikan konflik agraria di Indonesia, salah satunya melalui Kebijakan Satu Peta (KSP). Namun, hingga kini, kebijakan ini dinilai belum memberikan dampak signifikan terhadap penyelesaian konflik lahan yang melibatkan masyarakat adat, komunitas lokal, dan perusahaan swasta. Tumpang Tindih Lahan Masih Tinggi Data terbaru menunjukkan bahwa luas lahan tumpang tindih memang…

Baca Selengkapnya...

GCF Gelontorkan $686,8 Juta untuk Pendanaan Iklim 42 Negara

DI TENGAH meningkatnya ancaman perubahan iklim, Green Climate Fund (GCF) mengambil langkah besar. Lembaga pendanaan iklim global ini baru saja menyetujui investasi senilai $686,8 juta, yang jika digabung dengan pembiayaan bersama mencapai total $1,5 miliar. Dana ini akan menopang 11 proyek yang tersebar di 42 negara, berdampak pada lebih dari 115 juta orang, dan berkontribusi…

Baca Selengkapnya...

Kelangkaan Air dan Perubahan Iklim, Bom Waktu bagi Dunia

PERMINTAAN air bersih terus meningkat, tetapi ketersediaannya semakin menipis. Fenomena ini kini menjadi salah satu tantangan terbesar abad ke-21. Air tidak hanya penting untuk konsumsi manusia, tetapi juga untuk pertanian, industri, dan ekosistem alami. Namun, pemanasan global dan eksploitasi sumber daya yang berlebihan menyebabkan kesenjangan air yang makin membesar. Kesenjangan Air, Masalah yang Makin Mendesak…

Baca Selengkapnya...

Gletser Dunia Terus Menyusut, Sinyal Darurat Perubahan Iklim

PERUBAHAN iklim terus menorehkan dampak nyata. Studi terbaru yang diterbitkan dalam jurnal Nature mengungkap fakta mencengangkan: sejak tahun 2000 hingga 2023, dunia telah kehilangan 6,542 triliun ton es dari gletser. Implikasinya? Permukaan laut global naik hampir 2 sentimeter hanya akibat pencairan gletser. Angka ini mungkin terlihat kecil, tetapi efeknya bagi masyarakat pesisir dan ekosistem sangat…

Baca Selengkapnya...

China Luncurkan FPSO Pertama dengan Teknologi Penangkapan Karbon

CHINA kembali mencuri perhatian dunia energi dengan inovasi terbarunya. Sebuah kapal Floating Production Storage and Offloading (FPSO) yang tidak hanya berfungsi sebagai unit produksi dan penyimpanan minyak lepas pantai. Tetapi, juga dilengkapi teknologi penangkapan dan penyimpanan karbon (CCS). Ini adalah yang pertama di dunia. Kapal sepanjang 330 meter ini dirancang oleh Cosco Ocean Shipping Heavy…

Baca Selengkapnya...

Target Emisi Indonesia Mundur ke 2035, Tarik-Ulur Ambisi Ekonomi & Hijau

INDONESIA menghadapi dilema besar dalam transisi energi. Demi mencapai pertumbuhan ekonomi 8% sesuai visi Presiden Prabowo, pemerintah memutuskan untuk menunda target puncak emisi sektor energi hingga 2035—lima tahun lebih lambat dari target awal. Langkah ini tertuang dalam revisi Kebijakan Energi Nasional (KEN) yang disetujui DPR pada Februari 2025. Meski di satu sisi mendukung investasi dan…

Baca Selengkapnya...