Ember Bocor Pengawasan Lingkungan, 1.100 Pengawas Hadapi 5 Juta Usaha

MENTERI Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, mengibaratkan kondisi pengawasan lingkungan di Indonesia seperti ember penuh lubang. Air yang masuk tak pernah cukup, karena terlalu banyak celah yang tak bisa ditutup. Gambaran ini bukan sekadar perumpamaan. Ia mencerminkan krisis serius dalam kapasitas negara mengawasi dampak lingkungan dari aktivitas bisnis. Ketimpangan yang Mengkhawatirkan Indonesia memiliki lebih dari…

Baca Selengkapnya...

Putusan MK, Setiap Orang yang Membela Lingkungan Tak Bisa Dituntut

MAHKAMAH Konstitusi (MK) mengukir sejarah baru dalam advokasi lingkungan hidup di Indonesia. Melalui putusan nomor 119/PUU-XXIII/2025 yang dibacakan pada Kamis (28/8), MK menegaskan bahwa setiap orang yang berpartisipasi dalam upaya perlindungan lingkungan hidup tidak dapat dituntut secara hukum. Putusan ini bukan sekadar kabar hukum. Ia menjadi tonggak penting dalam memastikan bahwa perjuangan warga, mahasiswa, hingga…

Baca Selengkapnya...

Relaksasi Ekspor Freeport dan Ujian Hilirisasi Mineral Indonesia

KEBIJAKAN hilirisasi mineral kembali diuji. Pemerintah Indonesia tengah menimbang masa depan relaksasi ekspor konsentrat tembaga PT Freeport Indonesia (PTFI) yang akan berakhir pada 16 September 2025. Keputusan ini bukan sekadar soal izin ekspor, melainkan juga soal arah besar transisi Indonesia menuju negara pengolah mineral strategis. Smelter Manyar Jadi Titik Kritis Relaksasi ekspor diberikan sejak Maret…

Baca Selengkapnya...

Menutup Ekspor Benih Lobster, Menghentikan Kebocoran Ekologi Indonesia

PEMERINTAH kembali mengambil langkah tegas dalam pengelolaan sumber daya laut. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memutuskan menutup sementara keran ekspor benih bening lobster (BBL). Keputusan ini bukan hanya soal menahan aliran devisa, tetapi lebih dalam, yaitu upaya menyelamatkan ekosistem laut Indonesia dari ancaman eksploitasi berlebihan Kebijakan yang Belum Ampuh Sejak diberlakukannya Peraturan Menteri Kelautan dan…

Baca Selengkapnya...

Rare Earth Indonesia, Aset Strategis di Tengah Perebutan Global

Negara ambil alih kendali logam tanah jarang. Mampukah Indonesia keluar dari jebakan eksportir bahan mentah dan masuk ke peta industri strategis dunia? PEMBENTUKAN Badan Industri Mineral (BIM) oleh Presiden Prabowo Subianto menjadi sinyal jelas bahwa Indonesia tidak ingin hanya jadi penonton dalam perebutan logam tanah jarang (rare earth element/LTJ). Keputusan melarang swasta mengelola LTJ, dan…

Baca Selengkapnya...

Deklarasi Bogota, Komitmen Baru Melindungi Amazon dari Titik Balik Krisis Iklim

PARA pemimpin negara-negara Amazon kembali mengangkat suara bersama. Di ibu kota Kolombia, para presiden, wakil presiden, pejabat tinggi, hingga tokoh masyarakat adat duduk satu meja untuk satu tujuan, menjaga hutan hujan terbesar di dunia tetap hidup. Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva menegaskan, “Tidak ada jalan keluar individu dari krisis iklim. Dunia butuh tata…

Baca Selengkapnya...

Lonjakan Listrik Akibat AI, Inovasi Berhadapan dengan Keberlanjutan

TEKNOLOGI kecerdasan buatan (AI) generasi terbaru tidak hanya mendorong inovasi, tetapi juga menimbulkan persoalan serius, stabilitas energi. Model besar seperti Llama 3.1 dengan delapan miliar parameter mampu memicu lonjakan daya listrik hingga empat kali lipat hanya dalam 200 milidetik. Fenomena ini membuat para pakar mengingatkan perlunya infrastruktur energi yang lebih adaptif. Profesor Teknik Mesin National…

Baca Selengkapnya...

Northern Lights, Tonggak Baru Dekarbonisasi Industri Berat di Eropa

KETIKA dunia masih mencari cara menekan emisi industri berat, Norwegia melangkah lebih jauh. Negara Skandinavia ini resmi memulai operasi proyek Northern Lights, fasilitas penangkapan dan penyimpanan karbon (carbon capture and storage/CCS) pertama di dunia yang bersifat open-access. Proyek yang digarap bersama Equinor, Shell, dan TotalEnergies ini menandai era baru bagi Eropa dalam mengelola emisi dari…

Baca Selengkapnya...

Pembangkit Osmotik Fukuoka, Harapan Baru Energi Bersih Dunia

DUNIA energi terbarukan mencatat babak baru. Jepang baru saja meresmikan pembangkit listrik osmotik pertama mereka di Kota Fukuoka. Fasilitas ini menjadi yang kedua di dunia setelah Denmark lebih dulu membuka jalur pada 2023. Dilansir The Guardian, kapasitas tahunan pembangkit ini mencapai 880.000 kilowatt jam. Cukup untuk memberi pasokan listrik kepada 220 rumah tangga di Jepang….

Baca Selengkapnya...

Pasar Karbon Indonesia Butuh Rp4.000 Triliun, SRN PPI Jadi Kunci

PEMERINTAH Indonesia kembali melangkah dalam upaya membangun ekosistem perdagangan karbon. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) resmi meluncurkan Beta Version 1 dari Sistem Registri Nasional Pengendalian Perubahan Iklim (SRN PPI). Sistem ini dirancang untuk mempermudah integrasi data, memantau capaian aksi iklim, dan memperluas akses pelaku usaha maupun investor ke pasar karbon. Deputi Bidang Pengendalian Lingkungan…

Baca Selengkapnya...