Preseden Baru Keadilan Iklim dari Swiss untuk Pulau Pari

UNTUK pertama kalinya dalam sejarah hukum Swiss, sebuah pengadilan menerima gugatan iklim terhadap perusahaan besar. Bukan dari negara maju. Bukan dari LSM global. Gugatan itu datang dari empat nelayan Pulau Pari, Kepulauan Seribu, wilayah pesisir Indonesia yang saban tahun kian tergerus krisis iklim. Pada 22 Desember 2025, Pengadilan Kanton Zug, Swiss, menyatakan menerima seluruh permohonan…

Baca Selengkapnya...

Great People’s March di COP30, Pesan Jalanan untuk Negosiasi yang Kian Mendesak

BELÉM kembali menjadi panggung politik iklim yang dinamis. Di tengah rapat-rapat teknis yang berlangsung lambat, ribuan warga turun ke jalan pada Sabtu (15/11). Mereka menuntut satu hal, solusi nyata untuk menghentikan pemanasan global. Aksi ini diberi nama Great People’s March. Aksi ini hadir bukan sekadar demonstrasi rutin konferensi iklim, tetapi sebagai penanda bahwa tekanan publik…

Baca Selengkapnya...

PLTU Batu Bara dan Harga Nyawa, Riset Ungkap Kerugian Rp1.813 Kuadriliun

RISET terbaru dari Centre for Research on Energy and Clean Air (CREA), Celios, dan Trend Asia menyoroti kenyataan pahit di balik ketergantungan Indonesia pada pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) batu bara. Di balik asap dan deru turbin, tersembunyi angka yang mencengangkan. Sebanyak 156.000 kematian dini dan kerugian ekonomi mencapai Rp1.813 kuadriliun. Angka ini merefleksikan beban…

Baca Selengkapnya...

Krisis Dana Adaptasi, Dunia Masih Gagal Membayar Utang Iklimnya

KETIKA dampak perubahan iklim semakin nyata, dari banjir besar di Asia Selatan hingga kekeringan panjang di Afrika Timur, pendanaan adaptasi justru menurun. Laporan terbaru UN Environment Programme (UNEP) memperlihatkan tren yang mengkhawatirkan. Negara-negara kaya hanya menyalurkan 26 miliar dolar AS dana publik untuk adaptasi iklim pada 2023, turun 2 miliar dolar AS dibandingkan tahun sebelumnya….

Baca Selengkapnya...

Brasil Berdarah di Tengah Persiapan Hijau Menuju COP30

Menjelang COP30, Brasil berupaya menata citra hijau. Namun, darah justru kembali mengalir di Rio de Janeiro. RIO de Janeiro kembali menjadi sorotan dunia, bukan karena persiapan menuju forum lingkungan global, melainkan tragedi berdarah yang mencoreng wajah kota itu. Sedikitnya 64 orang tewas dalam operasi polisi pada Selasa malam (28/10), menjadi operasi paling mematikan sepanjang sejarah…

Baca Selengkapnya...

Ketimpangan Iklim, Indonesia Menanggung Panas yang Tak Diciptakannya

KRISIS iklim global kini menunjukkan wajah paling tidak adilnya. Negara-negara kecil dan berkembang, termasuk Indonesia, menghadapi gelombang panas ekstrem yang makin sering dan mematikan. Padahal kontribusi mereka terhadap emisi karbon dunia sangat kecil. Sebuah studi internasional terbaru mengungkapkan, hingga akhir abad ini, Indonesia berpotensi mengalami lonjakan hari panas ekstrem lebih tinggi dibanding negara-negara industri besar…

Baca Selengkapnya...

Negara Pulau Kecil Menanggung Krisis Iklim yang Bukan Mereka Ciptakan

NEGARA-negara kepulauan kecil di dunia menghadapi ancaman eksistensial akibat perubahan iklim yang mereka sendiri nyaris tidak sebabkan. Laporan terbaru Global Commission on Adaptation (GCA) memperkirakan kerugian ekonomi Negara-Negara Berkembang Pulau Kecil (Small Island Developing States/SIDS) dapat mencapai 476 miliar dolar AS pada tahun 2050 jika langkah adaptasi tidak segera dipercepat. Padahal, 39 negara kepulauan yang…

Baca Selengkapnya...

Asia-Pasifik Tertinggal dalam SDGs karena Lambatnya Transisi Energi Bersih

UN ESCAP memperingatkan kawasan Asia-Pasifik bahwa dominasi bahan bakar fosil dan ketimpangan sosial menghambat pencapaian target SDGs 2030. ASIA-Pasifik menjadi episentrum pertumbuhan ekonomi global selama tiga dekade terakhir. Namun, menurut Sekretaris Eksekutif Komisi Ekonomi dan Sosial PBB untuk Asia dan Pasifik (UN ESCAP), Armida Salsiah Alisjahbana, keberhasilan tersebut belum mampu menjamin pembangunan berkelanjutan yang merata….

Baca Selengkapnya...

Dua Wajah Indonesia dalam Krisis Iklim, Korban Sekaligus Penyumbang Emisi

INDONESIA tengah berupaya mendapatkan akses ke dana Loss and Damage yang digagas dalam negosiasi iklim global. Dana ini dimaksudkan untuk membantu negara-negara berkembang menghadapi dampak perubahan iklim yang sudah nyata. Namun, posisi Indonesia tidak serta-merta mudah. Di satu sisi, Indonesia tergolong rentan terhadap krisis iklim. Banjir besar, kekeringan berkepanjangan, hingga ancaman kenaikan muka laut terus…

Baca Selengkapnya...

Mahkamah Internasional: Negara Abai Iklim Bisa Digugat

Putusan penting Mahkamah Internasional membuka jalan keadilan iklim global, dorong negara tanggung jawab atas emisi fosil. MAHKAMAH Internasional (International Court of Justice/ICJ) akhirnya menyuarakan apa yang selama ini jadi desakan negara-negara rentan, yakni negara memiliki tanggung jawab hukum untuk mengatasi krisis iklim. Putusan ini bisa menjadi dasar gugatan bagi negara-negara yang terdampak perubahan iklim terhadap…

Baca Selengkapnya...