Deklarasi Bogota, Komitmen Baru Melindungi Amazon dari Titik Balik Krisis Iklim

PARA pemimpin negara-negara Amazon kembali mengangkat suara bersama. Di ibu kota Kolombia, para presiden, wakil presiden, pejabat tinggi, hingga tokoh masyarakat adat duduk satu meja untuk satu tujuan, menjaga hutan hujan terbesar di dunia tetap hidup. Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva menegaskan, “Tidak ada jalan keluar individu dari krisis iklim. Dunia butuh tata…

Baca Selengkapnya...

Tarif Hotel COP30 Bikin Panas, Brasil-PBB Berdebat Soal Subsidi Akomodasi

PENYELENGGARAAN KTT iklim PBB COP30 di Belem, Brasil, November mendatang, mulai menyingkap persoalan pelik, yakni biaya akomodasi yang melambung tinggi. Kota di tepian Sungai Amazon itu ditunjuk sebagai tuan rumah pertemuan penting dunia, namun kapasitas hotel dan fasilitas penunjang terbukti belum memadai. Usulan Subsidi PBB Ditolak Brasil Pemerintah Brasil menegaskan tidak akan menanggung beban tambahan….

Baca Selengkapnya...

Krisis Iklim Ubah Peta Pariwisata Turki di 2025

TURKI sedang menapaki fase krusial dalam peta pariwisata dunia. Pemerintah menargetkan pendapatan sebesar 64 miliar dolar AS pada 2025, setelah pada paruh pertama tahun ini saja berhasil meraup 25,8 miliar dolar AS dari kunjungan 26,4 juta wisatawan mancanegara. Tahun sebelumnya, negara ini mencatat rekor dengan 52,6 juta turis dan pendapatan 61,1 miliar dolar AS (Kementerian…

Baca Selengkapnya...

Krisis Hutan Tropis Bisa Picu Pemanasan Global Abadi

APA jadinya jika bumi kehilangan paru-parunya? Jawabannya bukan sekadar krisis lingkungan, melainkan bencana global yang berlangsung jutaan tahun. Sebuah studi baru dari jurnal Nature Communications memperingatkan, jika hutan tropis seperti Amazon dan Asia Tenggara runtuh akibat deforestasi dan krisis iklim, dunia bisa menghadapi pemanasan global permanen. Bahkan jika emisi manusia berhenti total. Temuan ini bukan…

Baca Selengkapnya...

Indonesia Terbelah Cuaca: Api di Jambi, Banjir di Nusantara

AWAL Agustus 2025 menjadi babak baru yang penuh paradoks bagi iklim Indonesia. Saat sebagian wilayah dilanda hujan lebat dan banjir, Jambi justru memasuki fase siaga kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Fenomena ini menegaskan satu hal, cuaca tak bisa lagi diprediksi dengan pendekatan lama. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini terhadap meningkatnya potensi…

Baca Selengkapnya...

Alam Terganggu, Musim Baru Muncul Satu per Satu

MUSIM, yang dulu dipahami sebagai siklus alam yang stabil, kini tak lagi dapat diandalkan. Kalender cuaca yang selama ini menjadi pegangan masyarakat dan pelaku sektor pertanian, perikanan, hingga pariwisata mulai kehilangan akurasinya. Sebuah studi terbaru dari Progress in Environmental Geography 2025 mengungkap fakta mengejutkan. Perubahan iklim dan aktivitas manusia telah melahirkan musim-musim baru yang bersifat…

Baca Selengkapnya...

Karhutla Bukan Bencana Alam, tapi Ulah Manusia

KEBAKARAN hutan dan lahan (karhutla) kembali membayangi Indonesia. Hingga Juli 2025, luas area terdampak sudah mencapai 8.594 hektare, dengan 854 titik panas tersebar di berbagai wilayah. Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, dan Riau menjadi tiga daerah dengan kebakaran terluas. Lebih dari 80 persen lahan terbakar merupakan tanah gambut yang sangat rentan terhadap api. Sisanya adalah…

Baca Selengkapnya...

Ada Racun Kimia di Balik Setiap Banjir

Polutan lama di dasar sungai bisa bangkit dan masuk rantai makanan saat banjir menerjang. BANJIR tak hanya membawa air. Dalam banyak kasus, banjir juga mengangkat kembali racun-racun lama yang terpendam di dasar sungai, danau, dan pesisir. Ini bukan skenario fiksi, melainkan peringatan serius dari laporan terbaru United Nations Environment Programme (UNEP) berjudul Frontiers 2025: The…

Baca Selengkapnya...

Krisis Iklim Diam-diam Menggerus Nutrisi Pangan Kita

DI TENGAH upaya mengejar ketahanan pangan di era krisis iklim, satu pertanyaan mendesak muncul, apakah makanan yang kita hasilkan masih bergizi? Penelitian terbaru dari Liverpool John Moores University, Inggris, membuka tabir ancaman yang selama ini luput dari sorotan. Selama ini, diskusi publik dan ilmiah tentang perubahan iklim lebih sering berkutat pada kuantitas panen, berapa banyak…

Baca Selengkapnya...