R Bestian

Pasar Karbon Indonesia dan Taruhan Pembiayaan Transisi Energi

INDONESIA sedang mencari sumber pembiayaan baru untuk menopang transisi energi dan pembangunan ekonomi hijau. Anggaran negara tidak cukup. Kebutuhan investasi membesar. Di titik inilah pasar karbon mulai diposisikan bukan sekadar instrumen iklim, tetapi mesin pembiayaan nasional. Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Eddy Soeparno, menegaskan bahwa penguatan pasar karbon nasional harus dilihat sebagai strategi…

Baca Selengkapnya...

Uni Eropa Mengamankan Pasar Karbon Lewat Pendanaan Dini

UNI Eropa memilih bertindak lebih cepat. Di tengah meningkatnya tekanan politik dan kekhawatiran publik terhadap biaya energi, kawasan ini memajukan pendanaan iklim untuk mengamankan masa depan pasar karbonnya. Langkah ini menandai fase baru dalam strategi iklim Eropa. Menjaga ambisi penurunan emisi tanpa mengorbankan stabilitas sosial dan kepastian investasi. Melalui Bank Investasi Eropa (EIB), Uni Eropa…

Baca Selengkapnya...

Riset BRIN: Jakarta Kian Kedap Air, Ancaman Banjir Makin Sistemik

BANJIR Jakarta bukan lagi sekadar cerita tentang hujan deras. Itu adalah akumulasi keputusan tata ruang, tekanan demografis, krisis air tanah, dan sistem drainase yang kalah cepat dari betonisasi kota. Temuan terbaru dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menegaskan satu hal penting, risiko banjir ibu kota adalah hasil interaksi banyak faktor yang saling memperparah. Hujan…

Baca Selengkapnya...

Kebangkitan Krakatau Steel dan Taruhan Besar pada Baja Hijau

KEBANGKITAN PT Krakatau Steel (Persero) Tbk tidak lagi sekadar cerita penyelamatan BUMN. Di tengah tekanan impor dan kompetisi global, pemulihan perusahaan baja pelat merah ini kini memikul makna yang jauh lebih strategis, yakni masa depan baja Indonesia dalam ekonomi rendah karbon. Dalam forum bersama DPR dan kementerian teknis, manajemen Krakatau Steel memaparkan tren pemulihan kinerja….

Baca Selengkapnya...

Negara Mengubah Rumus, Merusak Alam Kini Berbiaya Tinggi

LANGKAH penegakan hukum lingkungan Indonesia memasuki iklim baru. Pemerintah tidak lagi berhenti pada sanksi administratif. Gugatan perdata kini didorong menjadi instrumen pemulihan ekologis dan penegasan tanggung jawab korporasi. Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menyatakan kementeriannya tengah menyiapkan gugatan terhadap 16 perusahaan di Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi. Sebagian bergerak di sektor ekstraktif seperti batu bara…

Baca Selengkapnya...

Jakarta dan Bayang-bayang Kebangkrutan Air Perkotaan

JAKARTA kini masuk kategori kota dengan tekanan air ekstrem. Status ini menempatkannya sejajar dengan London dan Bangkok. Masalahnya bukan sekadar kekurangan hujan. Akar persoalannya adalah cara kota mengelola air. Pemetaan global terbaru terhadap kota-kota besar menunjukkan separuh dari 100 kota terbesar dunia hidup dalam kondisi water stress tinggi. Artinya, pengambilan air hampir menyamai, bahkan melampaui,…

Baca Selengkapnya...

Kredibilitas Pasar Modal Melemah, Pembiayaan Transisi Hijau Indonesia Terancam

TEKANAN terhadap pasar saham Indonesia pekan ini bukan sekadar gejolak biasa. Ini adalah sinyal kepercayaan. Dalam dua hari terakhir, Goldman Sachs menurunkan peringkat saham Indonesia menjadi underweight, disusul UBS yang memangkas rekomendasi ke posisi netral. Pada saat yang hampir bersamaan, MSCI menangguhkan sejumlah perubahan indeks terkait Indonesia sambil meninjau ulang isu kelayakan investasi (investability). IHSG…

Baca Selengkapnya...

Laut Utara Jadi Laboratorium Energi Bersih Eropa

EROPA sedang menulis ulang peta energi bersihnya. Bukan lewat proyek nasional yang berdiri sendiri, tetapi lewat laut bersama. Pada Future of the North Seas Summit di Hamburg, para pemimpin Eropa menyepakati gelombang baru proyek hybrid offshore yang akan menghubungkan puluhan gigawatt listrik angin langsung ke jaringan lintas negara. Kesepakatan ini melibatkan Inggris, Jerman, Norwegia, Denmark,…

Baca Selengkapnya...

Krisis Pangan Afrika Membesar di Tengah Penyusutan Solidaritas Global

KRISIS pangan di Afrika Barat dan Tengah memasuki fase yang lebih berbahaya. Program Pangan Dunia PBB (WFP) memperingatkan sekitar 55 juta orang di kawasan ini berisiko mengalami kelaparan tingkat krisis pada 2026. Ini bukan sekadar darurat kemanusiaan. Ini tanda tekanan sistemik yang kian dalam. Konflik belum mereda. Iklim makin ekstrem. Pendanaan global justru menyusut. Episentrum…

Baca Selengkapnya...

Target Emisi Kini Jadi Norma, 10.000 Korporasi Masuk Standar Sains SBTi Global

AWAL 2026 menandai fase baru aksi iklim korporasi global. Untuk pertama kalinya, 10.000 perusahaan telah memiliki target penurunan emisi yang divalidasi selaras jalur net-zero 2050 oleh Science Based Targets initiative (SBTi). Angka ini menunjukkan perubahan standar tata kelola bisnis global, dari janji iklim sukarela menuju kewajiban strategis berbasis sains. Perkembangan ini dilaporkan luas dalam ekosistem…

Baca Selengkapnya...