2030 Kabul Bisa Kehabisan Air Minum, Apa Pelajaran untuk Indonesia?

KABUL, ibu kota Afghanistan, kini berdiri di ambang krisis eksistensial. Kota berpenduduk tujuh juta jiwa itu diprediksi akan menjadi ibu kota modern pertama di dunia yang kehabisan air minum. Sebuah laporan dari Mercy Corps mengungkapkan bahwa cadangan air tanah (akuifer) Kabul tinggal 30 persen—dan terus menipis karena kombinasi antara ledakan urbanisasi, perubahan iklim, dan tata…

Baca Selengkapnya...

DNA Kayu, Senjata Baru Lawan Pembalakan Liar di Indonesia

DEFORESTASI kembali menghantui Indonesia. Angkanya melonjak drastis. Tahun 2024, lebih dari 175 ribu hektare hutan lenyap—angka tertinggi dalam tiga tahun terakhir. Di balik itu, pembalakan liar menjadi biang utama. Ancaman ini bukan hanya urusan hilangnya tutupan pohon. Ia berdampak pada ekosistem, keanekaragaman hayati, bahkan reputasi Indonesia di pasar global. Namun, sebuah terobosan mulai menyalakan harapan,…

Baca Selengkapnya...

Indonesia Merosot di Peta Daya Saing Dunia, Sinyal Bahaya di Era Bonus Demografi

INDONESIA menghadapi tantangan besar di panggung daya saing global. Laporan World Competitiveness Ranking 2025 yang dirilis IMD (Institute for Management Development) mencatat posisi Indonesia melorot dari peringkat 34 ke 41 dari total 67 negara. Penurunan ini menandai alarm serius, bukan sekadar statistik tahunan. Di tengah ambisi menjadi kekuatan ekonomi dunia, posisi Indonesia justru tertinggal dibanding…

Baca Selengkapnya...

Polusi Tersembunyi dari Dapur Tahu Tropodo: Murah Kini, Bahaya Kemudian

DI BALIK aroma gurih tahu yang diproduksi di Desa Tropodo, Krian, Sidoarjo, tersembunyi jejak panjang pencemaran yang mengkhawatirkan. Desa yang dikenal sebagai sentra produksi tahu sejak 1940-an ini, kini menjadi sorotan serius Kementerian Lingkungan Hidup (KLH). Pasalnya, mayoritas industri tahu di kawasan ini menggunakan sampah plastik sebagai bahan bakar utama dalam proses produksinya. Alasan ekonomis…

Baca Selengkapnya...

13 Juta Ponsel Dibuang Setiap Hari, ke Mana Semua Sampah itu Pergi?

SETIAP hari, jutaan ponsel berakhir di tempat sampah. CEO Framework, Nirav Patel, mengungkapkan angka mengejutkan dalam dokumenter Buy Now: The Shopping Conspiracy: “Sekitar 13 juta ponsel dibuang setiap harinya di seluruh dunia.” Angka ini menggambarkan bagaimana industri teknologi mendorong masyarakat global ke dalam siklus konsumsi yang brutal. Ponsel baru dirilis setiap tahun. Model lama cepat…

Baca Selengkapnya...

Jakarta Matikan Lampu Sejam, Hemat Energi dan Turunkan Emisi 54 Ton CO2

JAKARTA kembali menegaskan komitmennya dalam menghadapi krisis iklim. Melalui program Aksi Hemat Energi dan Pengurangan Emisi Karbon, ibu kota memadamkan lampu serentak selama satu jam. Hasilnya, sebanyak 54,21 ton emisi karbon dioksida ekuivalen (CO2e) berhasil ditekan hanya dalam waktu 60 menit. Pemadaman serentak ini berlangsung pada Sabtu malam, 14 Juni 2025. Tepat pukul 20.30 hingga…

Baca Selengkapnya...

Lewat ESG, Indonesia Himpun Rp 305 Triliun untuk Infrastruktur Hijau

UNTUK mempercepat pembangunan infrastruktur yang ramah lingkungan, Pemerintah Indonesia berhasil mengumpulkan investasi hijau senilai US$ 18,8 miliar atau sekitar Rp 305 triliun. Pencapaian ini tidak lepas dari penerapan skema pembiayaan berbasis Environmental, Social, and Governance (ESG) yang mulai diadopsi secara sistematis sejak 2022. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan komitmen pemerintah dalam menerapkan prinsip keberlanjutan…

Baca Selengkapnya...

“Buy Now”, Konspirasi Belanja Massal yang Mengancam Bumi

DI BALIK klik mudah “beli sekarang”, tersembunyi konspirasi besar yang menggerus bumi. Itulah benang merah dari Buy Now: The Shopping Conspiracy, dokumenter Netflix yang membongkar wajah gelap konsumsi global. Film garapan Nic Stacey ini tak sekadar mengkritik kebiasaan belanja. Dokumenter ini menyeret kita masuk ke ruang rahasia perusahaan-perusahaan raksasa: Amazon, Apple, Adidas, dan para raja…

Baca Selengkapnya...