Manusia Kembali ke Bulan di Tengah Krisis Iklim

SETENGAH abad setelah langkah pertama Neil Armstrong di Bulan, manusia bersiap menjejak kembali permukaan satelit alam Bumi itu. Namun kali ini, euforia penjelajahan luar angkasa berlangsung di tengah planet rumah yang sedang sakit. NASA telah menetapkan April 2026 sebagai jadwal peluncuran misi Artemis II, misi berawak pertama menuju orbit Bulan sejak Apollo 17 (1972). Empat…

Baca Selengkapnya...

Negara Pulau Kecil Menanggung Krisis Iklim yang Bukan Mereka Ciptakan

NEGARA-negara kepulauan kecil di dunia menghadapi ancaman eksistensial akibat perubahan iklim yang mereka sendiri nyaris tidak sebabkan. Laporan terbaru Global Commission on Adaptation (GCA) memperkirakan kerugian ekonomi Negara-Negara Berkembang Pulau Kecil (Small Island Developing States/SIDS) dapat mencapai 476 miliar dolar AS pada tahun 2050 jika langkah adaptasi tidak segera dipercepat. Padahal, 39 negara kepulauan yang…

Baca Selengkapnya...

Ekonomi Karbon Multiskema, Jalan Tengah Menuju Pembiayaan Iklim Rp4.500 Triliun

INDONESIA tengah menghadapi salah satu tantangan pendanaan iklim terbesar di dunia. Melalui First Biennial Transparency Report (BTR) yang disampaikan ke Sekretariat UNFCCC, pemerintah memetakan kebutuhan dana mencapai US$ 282 miliar atau sekitar Rp 4.519 triliun untuk menjalankan aksi mitigasi dan adaptasi iklim hingga 2030. Angka ini bukan sekadar catatan teknokratik. Ini menggambarkan jurang pendanaan yang…

Baca Selengkapnya...

Tanpa Pangan, Air, dan Energi, Tak Ada Masa Depan untuk Indonesia

DI TENGAH krisis iklim global dan tekanan pembangunan yang kian kompleks, Indonesia diingatkan untuk kembali ke fondasinya, yakni pangan, air, dan energi. Tiga sumber kehidupan ini bukan sekadar kebutuhan dasar, melainkan pilar keberlanjutan nasional yang akan menentukan masa depan bangsa. “Jika kita serius tentang keberlanjutan, maka kita harus memulainya dari fondasi setiap masyarakat, yakni pangan,…

Baca Selengkapnya...

2050 Energi Bersih, Saatnya Indonesia Punya Strategi Transisi yang Terpadu

INDONESIA memiliki peluang besar untuk mempercepat transisi menuju bauran energi terbarukan penuh pada 2050, melampaui target 31 persen dalam Kebijakan Energi Nasional (KEN). Namun, peluang ini hanya bisa diwujudkan dengan perencanaan yang matang, strategi lintas-sektor, dan kepemimpinan yang konsisten di tingkat nasional. Laporan terbaru Institute for Essential Services Reform (IESR) dan Indonesia Clean Energy Forum…

Baca Selengkapnya...

Panas Bumi Dunia di Ambang Rekor Baru, Indonesia Jadi Kunci

Oleh Redaksi SustainReview.ID KETIKA dunia berpacu menuju dekarbonisasi, energi panas bumi kembali mencuri perhatian. Laporan terbaru International Energy Agency (IEA) memperkirakan energi panas bumi akan mencapai rekor tertinggi dalam sejarah pada tahun 2030, menjadi elemen kunci dalam peta transisi energi bersih global. Direktur Eksekutif IEA, Fatih Birol, dalam peluncuran laporan tahunan energi terbarukan di Paris,…

Baca Selengkapnya...

Asia-Pasifik Tertinggal dalam SDGs karena Lambatnya Transisi Energi Bersih

UN ESCAP memperingatkan kawasan Asia-Pasifik bahwa dominasi bahan bakar fosil dan ketimpangan sosial menghambat pencapaian target SDGs 2030. ASIA-Pasifik menjadi episentrum pertumbuhan ekonomi global selama tiga dekade terakhir. Namun, menurut Sekretaris Eksekutif Komisi Ekonomi dan Sosial PBB untuk Asia dan Pasifik (UN ESCAP), Armida Salsiah Alisjahbana, keberhasilan tersebut belum mampu menjamin pembangunan berkelanjutan yang merata….

Baca Selengkapnya...

PGN Pacu Dekarbonisasi, Gas Bumi dan Biomethane Jadi Andalan Menuju NZE 2060

PERJALANAN menuju Net Zero Emission (NZE) 2060 memerlukan langkah konkret dan terukur. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina, menunjukkan hasil nyata dalam upaya ini. Sejak 2023, kinerja dekarbonisasi PGN terus membaik. Penurunan emisi yang semula hanya 598,39 ton COâ‚‚e pada 2023 melonjak drastis menjadi 29.722 ton COâ‚‚e pada 2024. Hingga Agustus 2025,…

Baca Selengkapnya...

Asia di Persimpangan, Peluang 200 Juta Pekerjaan Hijau Dibayangi Kesenjangan Pembangunan

ASIA berada di garis depan transisi menuju ekonomi hijau. Kawasan ini berpotensi menciptakan lebih dari 200 juta pekerjaan hijau pada 2030, menurut catatan The Rockefeller Foundation (TRF). Namun, di balik potensi besar itu, Asia masih menghadapi tantangan serius, yakni kesenjangan pembangunan, kemiskinan ekstrem, hingga keterbatasan akses energi bersih. “Menutup kesenjangan pembangunan bukan hanya tanggung jawab…

Baca Selengkapnya...

NZBA Bubar, Kredibilitas Transisi Hijau Kini Bertumpu pada Regulasi dan Pasar

KETIKA Net-Zero Banking Alliance (NZBA) resmi mengumumkan pembubarannya, Jumat lalu, babak baru iklim keuangan global pun dimulai. Aliansi yang dibentuk pada 2021 di bawah naungan UNEP Finance Initiative (UNEP FI) itu, semula dianggap tonggak penting untuk mendorong bank-bank dunia mengarahkan portofolio pembiayaan ke jalur net-zero pada 2050. Pada puncaknya, NZBA mengikat hampir 150 bank yang…

Baca Selengkapnya...