UMKM Hijau, Misi Besar Mengurangi Emisi Tanpa Mematikan Pertumbuhan

HINGGA Mei 2025, jumlah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia mencapai 57 juta unit. Dari angka tersebut, sekitar 95 persen masuk kategori usaha mikro. Angka ini menunjukkan betapa strategisnya sektor UMKM dalam menopang ekonomi nasional. Namun, di balik kontribusi besarnya pada penyerapan tenaga kerja, sektor ini juga menghadapi tantangan serius, jejak karbon. Menurut…

Baca Selengkapnya...

Dua Wajah Indonesia dalam Krisis Iklim, Korban Sekaligus Penyumbang Emisi

INDONESIA tengah berupaya mendapatkan akses ke dana Loss and Damage yang digagas dalam negosiasi iklim global. Dana ini dimaksudkan untuk membantu negara-negara berkembang menghadapi dampak perubahan iklim yang sudah nyata. Namun, posisi Indonesia tidak serta-merta mudah. Di satu sisi, Indonesia tergolong rentan terhadap krisis iklim. Banjir besar, kekeringan berkepanjangan, hingga ancaman kenaikan muka laut terus…

Baca Selengkapnya...

Pangan Restoratif, Strategi Baru di Tengah Krisis Iklim

KETERGANTUNGAN Indonesia pada beras kembali menjadi sorotan. Selama puluhan tahun, beras dianggap satu-satunya ukuran ketahanan pangan. Namun, pandangan itu kini dinilai rapuh. Begitu lahan padi menyusut atau distribusi terganggu, ancaman kelaparan bisa menghantam, terutama di pulau-pulau terpencil. Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira Adhinegara, menilai paradigma ketahanan pangan terlalu sempit….

Baca Selengkapnya...

Ketahanan Pangan Berbasis Beras, Ancaman Hiperinflasi di Depan Mata

HARGA beras kembali menembus rekor. Di pasar tradisional, angkanya sudah mencapai Rp15.000 per kilogram, jauh di atas harga tiga tahun lalu yang masih di bawah Rp12.500. Kenaikan ini tidak sekadar isu konsumen, tapi menyentuh inti kebijakan pangan Indonesia. Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira Adhinegara, menyebut beras sebagai penyumbang utama…

Baca Selengkapnya...

Negara Ponsel, Potret Digitalisasi Indonesia dan Tantangan Keberlanjutan

INDONESIA resmi jadi “Negara Ponsel”. Laporan Digital 2025 Global Overview mencatat 98,7% masyarakat Indonesia berusia 16 tahun ke atas mengakses internet lewat ponsel. Angka ini tertinggi di dunia, melampaui Filipina dan Afrika Selatan. Fenomena ini menegaskan ponsel bukan sekadar alat komunikasi, melainkan pintu utama ke dunia digital. Namun, di balik prestasi itu, muncul pertanyaan besar…

Baca Selengkapnya...

Giant Sea Wall Pantura, Taruhan PDB dan Masa Depan Indonesia

PEMBANGUNAN tanggul laut raksasa atau Giant Sea Wall di Pantai Utara (Pantura) Jawa kembali ditegaskan pemerintah sebagai proyek strategis nasional. Alasannya bukan semata soal infrastruktur, melainkan soal keberlangsungan ekonomi Indonesia. Menteri PPN/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudi, mengungkapkan fakta yang mencemaskan. Dari total Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia, 56 persen disumbang Pulau Jawa, dan 70 persen di…

Baca Selengkapnya...

Investasi pada Alam, Jalan Baru Menuju Pertumbuhan Ekonomi

SEBUAH laporan terbaru Bank Dunia memberi peringatan keras bahwa krisis lingkungan bukan hanya ancaman iklim, tetapi juga beban berat bagi pertumbuhan ekonomi global. Studi bertajuk Reboot Development: The Economics of a Livable Planet mengungkapkan 90 persen penduduk dunia hidup di wilayah dengan tanah terdegradasi, udara tidak sehat, atau kekurangan air. Di negara berpendapatan rendah, delapan…

Baca Selengkapnya...

DAS Ayung Kritis, Bagaimana Bali Menjaga Pulau Kecil dari Dampak Iklim Besar?

ALIH fungsi lahan di Bali sejak 2015 kini menimbulkan konsekuensi serius. Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menyebut konversi hutan menjadi lahan non-hutan sebagai penyebab utama rendahnya tutupan pohon di daerah aliran sungai (DAS). Dalam rapat koordinasi penanganan banjir di Denpasar, Sabtu (13/9/2025), ia menyebut 459 hektare hutan hilang dalam rentang 2015–2024. “Bali itu pulau…

Baca Selengkapnya...

Hidrogen Hijau Indonesia, Peluang Besar Terkunci Harga Tinggi

HIDROGEN hijau mulai dipandang sebagai energi masa depan untuk mempercepat transisi menuju Net Zero Emission (NZE) 2060. Namun, perjalanan Indonesia untuk masuk ke ekosistem ini tidak mudah. Wakil Presiden Pengembangan Bisnis PT PLN (Persero), Ricky Cahya Andrian, menegaskan harga masih menjadi tembok besar yang menghalangi. Saat ini, biaya produksi hidrogen hijau berada di kisaran 6–7…

Baca Selengkapnya...

Menteri Virtual Albania dan Masa Depan ESG Governance di Sektor Publik

ALBANIA mencetak sejarah. Perdana Menteri Edi Rama resmi memperkenalkan Diella, sosok menteri yang bukan manusia, melainkan kecerdasan buatan (AI). Diella diberi mandat mengawasi seluruh tender publik, menjadikannya menteri virtual pertama di dunia. Rama meyakini, dengan kehadiran Diella, proses pengadaan barang dan jasa akan menjadi “100 persen transparan dan bebas korupsi.” Seperti dilaporkan France 24 dan…

Baca Selengkapnya...