97 Puncak Himalaya Dibuka Gratis, Nepal Ubah Arah Pariwisata Berbasis Komunitas

NEPAL tengah mengubah peta pariwisatanya. Pemerintah negara Himalaya ini baru saja mengumumkan kebijakan membebaskan izin pendakian untuk 97 puncak gunung di dua provinsi terpencil, Karnali dan Sudurpaschim. Kebijakan tersebut bukan sekadar promosi wisata, melainkan bagian dari strategi mengurangi tekanan di jalur pendakian populer seperti Gunung Everest. Sebanyak 77 puncak berada di Karnali dan 20 puncak…

Baca Selengkapnya...

Saatnya Lingkungan Hidup Setara dengan HAM, DPR Diminta Ambil Sikap

WACANA menempatkan lingkungan hidup setara dengan hak asasi manusia kini mengemuka di parlemen. Dorongan itu datang dari mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah yang menilai kerusakan alam kian masif dan tak bisa lagi ditangani dengan regulasi parsial. Dalam audiensi dengan DPR, Rabu (3/9/2025), mereka mendesak negara segera memberi status khusus bagi lingkungan hidup, termasuk melalui pengesahan UU…

Baca Selengkapnya...

BPA dalam Kemasan Plastik, Ancaman Global yang Mulai Ditekan

DARI botol minum hingga galon air, plastik polikarbonat telah lama jadi bagian keseharian. Namun, di balik kepraktisannya, ada bahaya yang semakin sulit diabaikan, Bisfenol A (BPA). Zat kimia ini sudah terbukti mudah bermigrasi ke makanan atau minuman, terutama ketika wadah terpapar panas, sinar matahari, atau digunakan berulang. Jejak BPA di Tubuh Manusia Sejak 1950-an, BPA…

Baca Selengkapnya...

Vietnam Monetisasi Kredit Karbon dari Hutan, Model Baru bagi Asia Tenggara?

VIETNAM kembali mencuri perhatian dunia internasional. Pemerintah di Hanoi resmi menyetujui penyerahan satu juta ton pengurangan emisi COâ‚‚ kepada International Bank for Reconstruction and Development (IBRD), bagian dari Grup Bank Dunia. Keputusan ini tertuang dalam Resolusi No. 261/NQ-CP tanggal 29 Agustus 2025. Langkah tersebut memperkuat komitmen Vietnam terhadap kesepakatan yang sudah dijalankan sejak 2020, melalui…

Baca Selengkapnya...

PBB Ingatkan, La Nina Tak Cukup Hentikan Rekor Suhu Global

FENOMENA iklim La Nina diperkirakan kembali hadir antara September hingga November 2025. Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyebut peluang terjadinya mencapai 55% pada periode tersebut, bahkan meningkat menjadi 60% untuk Oktober–Desember. Namun, peringatan penting menyertai kabar ini: meski La Niña membawa efek pendinginan, suhu global tetap akan berada di atas…

Baca Selengkapnya...

Iradiasi Pangan, Strategi Baru BRIN–Bapanas Lawan Food Loss

MASALAH food loss menjadi salah satu tantangan serius ketahanan pangan Indonesia. Data Bapanas menunjukkan kerugian kerap terjadi sejak tahap panen, penyimpanan, hingga distribusi. Cabai yang cepat layu, telur yang rusak, atau bawang yang bertunas adalah contoh nyata. Hilangnya pangan di rantai pasok bukan hanya merugikan petani dan pelaku usaha, tetapi juga memperlemah daya saing nasional….

Baca Selengkapnya...

BRIN–Tiongkok Teliti Mikroplastik dan Arus Laut Indonesia

LAUT Indonesia kembali menjadi laboratorium alam penting bagi dunia. Pada Oktober–November 2025, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Institute of Oceanology – Academy of Sciences (IOCAS) dari Tiongkok akan menggelar ekspedisi besar bertajuk Indonesia Maritime and Western Pacific Ocean Longterm Scientific Expedition (IMPOLSE 2025). Ekspedisi ini berlangsung selama 31 hari penuh dengan menggunakan Kapal…

Baca Selengkapnya...

Indonesia Tak Kebal dari Krisis Ekologi Global

LAPORAN terbaru Bank Dunia menegaskan bahwa degradasi ekologi kini bukan lagi sekadar isu lingkungan, melainkan ancaman ekonomi nyata. Degradasi lahan, polusi udara, dan kelangkaan air telah menekan hampir seluruh penduduk dunia, dengan negara berpendapatan rendah menjadi pihak paling rentan. Direktur Pelaksana Senior Bank Dunia, Axel van Trotsenburg, menyebut dampak kerusakan akibat polusi dan degradasi lingkungan…

Baca Selengkapnya...

Stok Ikan Laut Jawa Menyusut Drastis, Alarm Degradasi Lingkungan

LAUT Jawa sedang menghadapi krisis senyap. Stok ikan menurun drastis, sinyal jelas bahwa ekosistem laut di kawasan ini tengah sakit. Pakar kelautan IPB University, Yonvitner, menyebut kondisi ini bukan sekadar angka statistik, melainkan cermin rusaknya habitat laut dan kualitas lingkungan pesisir yang semakin memburuk. Penurunan populasi ikan di Laut Jawa bukan datang tiba-tiba. Subsidence di…

Baca Selengkapnya...

Trump Batalkan Proyek Angin Lepas Pantai, Masa Depan Energi Bersih AS Terancam

LANGKAH pemerintah Donald Trump membatalkan pendanaan miliaran dolar untuk proyek angin lepas pantai di Amerika Serikat memunculkan babak baru dalam tarik-menarik kebijakan energi. Keputusan ini bukan sekadar soal anggaran, melainkan pertarungan visi antara ambisi energi bersih dan prioritas industri tradisional. Pendanaan Ratusan Juta Dolar Dihapus Departemen Perhubungan AS pada 29 Agustus mengumumkan pembatalan hibah senilai…

Baca Selengkapnya...