Ambisi PLTN 2032 dan Krisis Talenta Nuklir Indonesia

INDONESIA mulai membuka jalan menuju era energi nuklir. Pemerintah menargetkan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) pertama dapat beroperasi sekitar 2032 sebagai bagian dari strategi diversifikasi energi dan penguatan transisi menuju sistem energi rendah karbon. Namun di balik rencana tersebut, muncul satu tantangan mendasar yang jarang dibahas secara terbuka, yakni ketersediaan sumber daya manusia. Badan Riset…

Baca Selengkapnya...

Hydrogen Hub dan Masa Depan Hidrogen Hijau Indonesia

TRANSISI energi tidak hanya soal mengganti bahan bakar fosil dengan energi terbarukan. Di tahap berikutnya, dunia mulai berlomba membangun ekonomi hidrogen, sebuah sistem energi baru yang diproyeksikan memainkan peran penting dalam dekarbonisasi industri berat, transportasi jarak jauh, hingga produksi pupuk. Bagi Indonesia, peluang tersebut mulai terlihat. Institute for Essential Services Reform (IESR) menilai Indonesia memiliki…

Baca Selengkapnya...

Strategi Energi China 2026-2030, Ekspansi Hijau Tanpa Batas Emisi

CHINA kembali mengirim sinyal penting bagi arah transisi energi global. Draft Rencana Lima Tahun ke-15 yang baru dirilis Beijing menggambarkan strategi ekonomi dan energi negara itu untuk periode 2026–2030. Dokumen tersebut menegaskan ekspansi besar energi terbarukan, pembangunan jaringan listrik modern, serta investasi pada teknologi masa depan seperti hidrogen dan fusi nuklir. Namun ada satu catatan…

Baca Selengkapnya...

Transisi Energi Indonesia dalam Bayang-bayang Kepentingan Batu Bara

TRANSISI energi sering dipahami sebagai persoalan teknologi, investasi, atau target emisi. Namun dalam banyak kasus, arah perubahan energi justru lebih ditentukan oleh konfigurasi kekuasaan ekonomi dan politik yang membentuk kebijakan. Indonesia bukan pengecualian. Di balik komitmen menuju ekonomi rendah karbon, berbagai kepentingan yang terkait dengan industri batu bara masih memainkan peran signifikan dalam menentukan arah…

Baca Selengkapnya...

Roadmap Global Phase-Out Fosil Menguat, di Mana Posisi Indonesia?

PERUNDINGAN iklim global kembali menunjukkan batasnya. Draf keputusan COP30 tidak memuat rujukan eksplisit pada penghentian bahan bakar fosil. Konsensus 198 negara terlalu mahal secara politik. Namun di luar ruang negosiasi formal, dinamika baru terbentuk. Sebanyak 24 negara mendukung penyelenggaraan konferensi global pertama tentang transisi keluar dari minyak, gas, dan batu bara. Forum itu akan digelar…

Baca Selengkapnya...

Brasil Dorong Roadmap Global, Transisi Energi dan Hentikan Deforestasi Tak Bisa Ditunda

DORONGAN baru datang dari Amerika Latin. Pemerintah Brasil meminta negara-negara segera menyusun roadmap transisi energi dan penghentian deforestasi. Seruan ini bukan retorika diplomatik. Tapi, muncul di tengah stagnasi komitmen global pasca COP28 dan debat alot dalam COP30. Bagi Brasil, isu bahan bakar fosil tidak boleh kembali “menghilang” dari meja negosiasi. Dalam forum terakhir di Belem,…

Baca Selengkapnya...

Pasar Karbon PBB Era Paris Dimulai: Kualitas Diutamakan, Kredit Dipangkas 40%

PASAR karbon global resmi memasuki fase operasional baru. Badan di bawah UN Climate Change menyetujui penerbitan kredit karbon pertama di bawah mekanisme Pasal 6.4 Perjanjian Paris. Ini bukan sekadar penerbitan unit karbon. Tapi, sekaligus uji kredibilitas arsitektur baru pasar karbon global. Proyek perdana berasal dari Myanmar. Intervensinya sederhana, distribusi kompor masak efisien. Dampaknya sistemik. Polusi…

Baca Selengkapnya...

Pasar Listrik di Era AI, Siapkah Indonesia?

LONJAKAN kecerdasan buatan (AI) tidak hanya mengubah struktur digital. Tapi, mulai mengubah struktur permintaan listrik global. MN8 Energy menandatangani perjanjian jual beli listrik jangka panjang (power purchase agreement/PPA) dengan Meta Platforms untuk menyerap 100 persen output proyek Walker Solar berkapasitas 80 megawatt (MW) di Pennsylvania. Proyek ini akan memasok listrik ke PJM Interconnection, pasar listrik…

Baca Selengkapnya...

1.358 Tambang di Zona Kritis Dievaluasi, Sinyal Baru Tata Kelola Ekstraktif

PEMERINTAH mulai mengirim pesan tegas ke sektor ekstraktif. Bukan lewat moratorium. Bukan pula lewat wacana. Tetapi, melalui evaluasi masif terhadap 1.358 unit ekstraksi batu bara dan nikel di 14 provinsi yang dikategorikan kritis. Langkah ini dipimpin oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH). Hingga 25 Februari, 250 unit telah diperiksa. Dari jumlah itu, sekitar 80 unit dibekukan…

Baca Selengkapnya...

PLTA Kukusan 2 Beroperasi, Validasi Model Hidro Run of River di Era Transisi Energi

TRANSISI energi Indonesia bergerak lewat proyek-proyek yang tak selalu berkapasitas raksasa. Di Tanggamus, Lampung, proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Kukusan 2 resmi memasuki tahap commercial operation date pada 6 Februari 2026. Kapasitasnya 5,4 MW. Skemanya run of river. Tanpa bendungan besar. Tanpa genangan luas. Proyek ini dikembangkan oleh PT Arkora Hydro Tbk (ARKO) sebagai…

Baca Selengkapnya...