Laut Utara Jadi Laboratorium Energi Bersih Eropa

EROPA sedang menulis ulang peta energi bersihnya. Bukan lewat proyek nasional yang berdiri sendiri, tetapi lewat laut bersama. Pada Future of the North Seas Summit di Hamburg, para pemimpin Eropa menyepakati gelombang baru proyek hybrid offshore yang akan menghubungkan puluhan gigawatt listrik angin langsung ke jaringan lintas negara. Kesepakatan ini melibatkan Inggris, Jerman, Norwegia, Denmark,…

Baca Selengkapnya...

InJourney dan Jejak Karbon Pariwisata, Uji Nyata Bisnis Hijau di Sektor Aviasi

TRANSFORMASI pariwisata berkelanjutan tidak lagi bisa berhenti pada slogan. Skala operasi yang besar menuntut tanggung jawab yang setara. Di titik inilah PT Aviasi Pariwisata Indonesia (InJourney) menempatkan diri, sebagai holding BUMN aviasi dan pariwisata yang mulai mengukur, menghitung, dan menekan jejak karbonnya secara sistematis. InJourney menargetkan pengurangan emisi karbon sebesar 4.000 ton CO₂. Angka ini…

Baca Selengkapnya...

Hutan di Dalam Izin, Bom Karbon di Jantung Transisi Energi Indonesia

TRANSISI energi kerap diposisikan sebagai jalan keluar dari krisis iklim. Namun di Indonesia, jalur ini justru menyimpan paradoks besar. Di balik narasi hijau, jutaan hektare hutan berada dalam status “legal untuk dibuka”, dan berpotensi melepaskan emisi karbon dalam skala yang sulit dipulihkan. Temuan ini disorot Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) dalam laporan Melegalkan Krisis Iklim….

Baca Selengkapnya...

PGE Perluas Lumut Balai, Panas Bumi Masuk Fase Investasi Serius

PENGEMBANGAN panas bumi Indonesia bergerak dari fase perencanaan menuju konsolidasi investasi. Langkah terbaru datang dari PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) yang memulai proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lumut Balai Unit 3 berkapasitas 55 megawatt (MW) di Sumatera Selatan. Proyek ini ditandai dengan kick-off meeting pada 12 Januari 2026. Berlokasi di Wilayah Kerja…

Baca Selengkapnya...

Kolaborasi Energi Indonesia-China, Uji Serius Transisi di Luar Retorika

TRANSISI energi Indonesia kembali diuji. Bukan pada janji, tetapi pada kemampuannya membangun proyek nyata lintas negara. Kerja sama antara Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) dan GCL Intelligent Energy (Suzhou) Co., Ltd. menjadi contoh terbaru. Nota kesepahaman yang ditandatangani di Suzhou, China, awal Januari 2026, bukan sekadar seremoni diplomatik. Ini mencerminkan pergeseran strategi. Indonesia…

Baca Selengkapnya...

Energi Laut Indonesia, Potensi Raksasa yang Masih Terjebak di Darat

INDONESIA terkenal sebagai negara maritim. Dua pertiga wilayahnya adalah perairan. Namun di sektor energi, laut justru masih menjadi ruang kosong dalam peta transisi energi nasional. Di tengah dorongan mempercepat bauran energi terbarukan, satu sumber nyaris tak tersentuh secara serius, yakni arus laut. Laut Besar, Energi Kecil Pembangkit Listrik Tenaga Arus Laut (PLTAL) berpotensi menjadi tulang…

Baca Selengkapnya...

Transisi Energi Indonesia Terkunci Hiper-Regulasi

Ketika Terlalu Banyak Aturan Justru Mematikan Inovasi INDONESIA sesungguhnya tidak kekurangan energi.Yang makin langka justru ruang kebijakan. Di atas kertas, negeri ini duduk di atas cadangan batu bara besar, perkebunan sawit terluas di dunia, dan potensi energi terbarukan yang hampir tak tertandingi. Namun di lapangan, banyak pelaku energi merasa seperti berjalan di lorong sempit yang…

Baca Selengkapnya...

Pertamina Pimpin Peringkat ESG Global di Industri Minyak dan Gas Terintegrasi

PERINGKAT keberlanjutan global kembali memberi sinyal penting bagi arah tata kelola energi Indonesia. Pada akhir 2025, PT Pertamina (Persero) mencatat perbaikan signifikan dalam skor ESG (Environmental, Social, and Governance). Skor ESG Risk Rating perusahaan turun menjadi 23,1 dari 26,9 pada 2024. Dalam metodologi penilaian risiko ESG, angka yang lebih kecil justru menunjukkan tingkat risiko yang…

Baca Selengkapnya...

Pensiun Dini PLTU, Titik Kritis dalam RUU Energi Terbarukan

TRANSISI energi Indonesia kini berada pada fase penentuan. Target penurunan emisi sudah diumumkan. Komitmen internasional telah ditandatangani. Namun di tingkat kebijakan, arah operasionalnya belum sepenuhnya terkunci. Salah satu simpul krusialnya adalah pensiun dini pembangkit listrik tenaga uap (PLTU). Di sinilah Rancangan Undang-Undang Energi Baru Terbarukan (RUU EBT) memainkan peran strategis. Bukan sekadar payung hukum energi…

Baca Selengkapnya...