AC, AI, dan Krisis Daya Menguji Ketahanan Energi Asia Tenggara

KETIKA suhu udara di Asia Tenggara terus melonjak, pendingin ruangan, perangkat yang dulu dianggap barang mewah, kini berubah menjadi kebutuhan dasar. Namun di balik kesejukan yang ditawarkan, tersimpan ancaman baru bagi sistem energi kawasan, yakni lonjakan permintaan listrik yang bisa mengguncang ketahanan energi regional. Direktur Eksekutif International Energy Agency (IEA), Fatih Birol, mengingatkan bahwa konsumsi…

Baca Selengkapnya...

Ilusi Hijau di Pasar Karbon, Offset Justru Menghambat Aksi Iklim

Analisis terbaru di Nature menyoroti bahaya skema offset karbon yang justru memperlambat transisi energi global dan pencapaian target Perjanjian Paris. SEBUAH analisis yang terbit di Nature mengguncang fondasi pasar karbon global. Tim pakar kebijakan iklim internasional menemukan bahwa skema offset karbon, yang memungkinkan perusahaan membeli kredit karbon untuk menutupi emisi mereka, justru menghambat pencapaian tujuan…

Baca Selengkapnya...

REC di Bursa Berjangka, Instrumen Baru Ekonomi Hijau Indonesia

DI TENGAH upaya global mempercepat transisi energi, langkah Indonesia memperdagangkan Renewable Energy Certificate (REC) di bursa berjangka menjadi tonggak penting. Melalui mekanisme ini, pasar energi tak hanya berbicara tentang produksi listrik bersih, tapi juga tentang kredibilitas dan transparansi dalam jejak energi yang digunakan industri. Mengubah Sertifikat Jadi Nilai Ekonomi Direktur Utama PT Indonesia Commodity &…

Baca Selengkapnya...

Fosil Masih Perkasa, Tantangan Global dalam Transisi Energi Menuju 2050

TRANSISI menuju energi bersih masih menghadapi kenyataan pahit. Bahan bakar fosil tetap mendominasi. Laporan Global Energy Perspective 2025 dari McKinsey & Company menunjukkan bahwa minyak, gas alam, dan batu bara akan tetap menjadi sumber utama energi dunia hingga setidaknya tahun 2050. Lonjakan permintaan listrik menjadi faktor utama yang memperlambat peralihan ke energi terbarukan. Permintaan global…

Baca Selengkapnya...

Ekonomi Karbon Multiskema, Jalan Tengah Menuju Pembiayaan Iklim Rp4.500 Triliun

INDONESIA tengah menghadapi salah satu tantangan pendanaan iklim terbesar di dunia. Melalui First Biennial Transparency Report (BTR) yang disampaikan ke Sekretariat UNFCCC, pemerintah memetakan kebutuhan dana mencapai US$ 282 miliar atau sekitar Rp 4.519 triliun untuk menjalankan aksi mitigasi dan adaptasi iklim hingga 2030. Angka ini bukan sekadar catatan teknokratik. Ini menggambarkan jurang pendanaan yang…

Baca Selengkapnya...

2050 Energi Bersih, Saatnya Indonesia Punya Strategi Transisi yang Terpadu

INDONESIA memiliki peluang besar untuk mempercepat transisi menuju bauran energi terbarukan penuh pada 2050, melampaui target 31 persen dalam Kebijakan Energi Nasional (KEN). Namun, peluang ini hanya bisa diwujudkan dengan perencanaan yang matang, strategi lintas-sektor, dan kepemimpinan yang konsisten di tingkat nasional. Laporan terbaru Institute for Essential Services Reform (IESR) dan Indonesia Clean Energy Forum…

Baca Selengkapnya...

Panas Bumi Dunia di Ambang Rekor Baru, Indonesia Jadi Kunci

Oleh Redaksi SustainReview.ID KETIKA dunia berpacu menuju dekarbonisasi, energi panas bumi kembali mencuri perhatian. Laporan terbaru International Energy Agency (IEA) memperkirakan energi panas bumi akan mencapai rekor tertinggi dalam sejarah pada tahun 2030, menjadi elemen kunci dalam peta transisi energi bersih global. Direktur Eksekutif IEA, Fatih Birol, dalam peluncuran laporan tahunan energi terbarukan di Paris,…

Baca Selengkapnya...

PGN Pacu Dekarbonisasi, Gas Bumi dan Biomethane Jadi Andalan Menuju NZE 2060

PERJALANAN menuju Net Zero Emission (NZE) 2060 memerlukan langkah konkret dan terukur. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina, menunjukkan hasil nyata dalam upaya ini. Sejak 2023, kinerja dekarbonisasi PGN terus membaik. Penurunan emisi yang semula hanya 598,39 ton COâ‚‚e pada 2023 melonjak drastis menjadi 29.722 ton COâ‚‚e pada 2024. Hingga Agustus 2025,…

Baca Selengkapnya...

Hilirisasi Nikel Antam, Membangun Ekosistem Baterai EV dari Tambang hingga Daur Ulang

PT Aneka Tambang Tbk (Antam) memantapkan ambisinya menjadi pemain utama dalam rantai pasok kendaraan listrik (EV) di Indonesia. Tidak hanya menambang nikel, BUMN ini menargetkan pembangunan ekosistem terintegrasi yang mencakup penambangan, pengolahan bahan baku, produksi baterai, hingga daur ulang. “Tujuan kami adalah membangun rantai industri nikel yang kuat di dalam negeri. Ini bagian dari upaya…

Baca Selengkapnya...

PLTS Jakarta Lebihi Target, Saatnya Uji Coba Model Komunal

JAKARTA mencatat tonggak penting dalam perjalanan transisi energi. Hingga September 2025, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) terpasang telah mencapai 34 megawatt peak (MWp). Angka ini melampaui target 25 MWp yang ditetapkan untuk tahun 2025 dalam Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2023 tentang Rencana Umum Energi Daerah (RUED). Meski terlihat kecil jika dibandingkan target nasional,…

Baca Selengkapnya...