Eropa Membiayai SAF, Indonesia Sudah Sampai Mana?

Belanda menyiapkan €290 juta atau sekitar Rp6 triliun untuk mendorong produksi SAF dan pengembangan proyek. Indonesia sudah memiliki roadmap, target pencampuran, bahan baku, bahkan produksi awal. Pertanyaan berikutnya bergeser, siapa yang membiayai industri ini menuju skala komersial? EROPA mulai memperlihatkan bahwa mandat menggunakan sustainable aviation fuel (SAF) saja belum cukup untuk membangun industri bahan bakar…

Baca Selengkapnya...

Subsidi Mobil Listrik Datang Lagi, Apa yang Dikejar?

Pasar kendaraan listrik tumbuh cepat, sementara pemerintah menyiapkan insentif baru. Pertanyaannya bukan hanya berapa besar subsidinya, tetapi manfaat apa yang ingin dibeli negara dari setiap rupiah yang dikeluarkan. PEMERINTAH bersiap kembali mendorong kendaraan listrik dengan insentif. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pada 4 Agustus 2026 mengatakan pemerintah akan meluncurkan langkah baru dalam beberapa pekan untuk…

Baca Selengkapnya...

El Niño Membuat Air, Pangan, dan Listrik Berebut Waduk

Tampungan bendungan di Jawa menyusut 981,5 juta meter kubik. Ketika kemarau mengeras, air yang sama harus menopang sawah, kebutuhan masyarakat, sekaligus pembangkit listrik. El Niño membuka satu pertanyaan besar, seberapa tahan sistem energi Indonesia ketika iklim mengubah ketersediaan sumber dayanya? AIR di bendungan-bendungan Pulau Jawa berkurang sekitar 981,5 juta meter kubik. Angka itu setara penurunan…

Baca Selengkapnya...

Koridor Hidrogen Dibangun, Siapa yang akan Memakainya?

Indonesia mulai membangun koridor hidrogen sepanjang 194 kilometer. Namun, sebagian pasokan yang telah diproduksi bahkan belum menemukan pengguna. INDONESIA sudah dapat memproduksi hidrogen. Persoalannya, belum seluruh hidrogen itu mempunyai pembeli. Direktur Utama PT PLN Darmawan Prasodjo mengungkapkan perusahaannya memproduksi sekitar 200 ton hidrogen per tahun. Dari jumlah tersebut, baru sekitar 75 ton yang digunakan untuk…

Baca Selengkapnya...

Sarulla Punya 330 MW, Mengapa Hanya Menghasilkan 220 MW?

PLTP Sarulla kehilangan sekitar sepertiga kemampuan produksinya. Pemerintah menyiapkan investasi US$270 juta untuk memulihkan kapasitas sambil membuka jalan menuju potensi 1.100 MW. INDONESIA tidak kekurangan potensi panas bumi di Sarulla. Di bawah kawasan Pahae, Kabupaten Tapanuli Utara, tersimpan sumber daya panas bumi yang diperkirakan mencapai 1.100 megawatt atau MW. Pembangkitnya juga sudah berdiri. Tiga unit…

Baca Selengkapnya...

SAF Masih Mahal, Bisakah Pabrik Modular Mengubahnya?

Pendanaan US$43 juta kepada Lydian membawa pendekatan baru dalam produksi avtur sintetis. Namun, klaim biaya lebih rendah dan emisi turun 95% masih harus melewati pembuktian komersial. DUNIA penerbangan sedang mengejar bahan bakar rendah karbon dengan persediaan yang masih sangat terbatas. Produksi sustainable aviation fuel atau SAF secara global diperkirakan mencapai 2,4 juta ton pada 2026….

Baca Selengkapnya...

E10 Tinggal Setahun, Pabrik Etanolnya Sudah Siap?

Pemerintah menargetkan E10 mulai 2027. Kebutuhan etanol bisa mencapai 1,4 juta kiloliter setahun, sementara industri masih mengejar kapasitas produksi. Hitung mundur menuju E10 semakin pendek. Pemerintah menargetkan bensin dengan campuran bioetanol 10 persen mulai diterapkan pada 2027. Namun, satu angka menunjukkan besarnya pekerjaan yang masih harus diselesaikan. Indonesia diperkirakan membutuhkan sekitar 1,4 juta kiloliter bioetanol…

Baca Selengkapnya...

Berebut SAF Sebelum Bahan Bakarnya Tersedia

MASKAPAI penerbangan mulai menyadari satu kenyataan penting. Membuat janji menggunakan bahan bakar penerbangan berkelanjutan atau sustainable aviation fuel belum tentu membuat bahan bakar itu tersedia. Permintaannya tumbuh. Regulasi mulai mengetat. Namun, produksinya masih jauh tertinggal. International Air Transport Association atau IATA memperkirakan produksi SAF global hanya mencapai 2,4 juta ton pada 2026. Jumlah itu setara…

Baca Selengkapnya...

Ambisi Bangunan Nol Emisi Tersandung di Seluruh Uni Eropa

SELURUH 27 negara anggota Uni Eropa menghadapi masalah yang sama, terlambat menerjemahkan ambisi bangunan hijau menjadi hukum nasional. Komisi Eropa mengirimkan surat teguran resmi kepada semua negara anggota pada 14 Juli 2026. Mereka dinilai belum sepenuhnya mengadopsi Energy Performance of Buildings Directive atau EPBD. Batas waktunya berakhir pada 29 Mei 2026. Tidak satu pun negara…

Baca Selengkapnya...

Malapari Menjanjikan SAF, tetapi Siapa Menjamin Bahan Bakunya?

MALAPARI mulai mendapat tempat baru dalam peta transisi energi Indonesia. Tanaman bernama ilmiah Pongamia pinnata itu tidak hanya menghasilkan minyak nabati yang dapat diolah menjadi biodiesel. Minyak bijinya juga dinilai berpotensi menjadi bahan baku bahan bakar penerbangan berkelanjutan atau sustainable aviation fuel (SAF). Prospek tersebut diperkenalkan Badan Riset dan Inovasi Nasional dalam Capacity Building dan…

Baca Selengkapnya...