Hamdani S Rukiah

Kolaborasi Energi Indonesia-China, Uji Serius Transisi di Luar Retorika

TRANSISI energi Indonesia kembali diuji. Bukan pada janji, tetapi pada kemampuannya membangun proyek nyata lintas negara. Kerja sama antara Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) dan GCL Intelligent Energy (Suzhou) Co., Ltd. menjadi contoh terbaru. Nota kesepahaman yang ditandatangani di Suzhou, China, awal Januari 2026, bukan sekadar seremoni diplomatik. Ini mencerminkan pergeseran strategi. Indonesia…

Baca Selengkapnya...

Jakarta Sudah Megacity Dunia, tapi Indonesia Belum Punya Pemerintahan Megacity

JAKARTA bukan lagi sekadar ibu kota.Jakarta telah berubah menjadi kota raksasa. Bahkan, menurut data terbaru Perserikatan Bangsa-Bangsa, Jakarta kini menjadi wilayah metropolitan terpadat di dunia. Bukan Tokyo.Bukan Shanghai.Tapi, Jakarta. Dengan populasi fungsional sekitar 41,9 juta jiwa, Jakarta resmi masuk ke kategori megacity global. Artinya, kota ini tidak lagi bisa dilihat sebagai wilayah administratif DKI semata….

Baca Selengkapnya...

Hulu Jambo Aye Runtuh, Aceh Masuk Zona Risiko Bencana Permanen

BANJIR dan tanah longsor yang melanda Aceh bukan sekadar cerita tentang hujan ekstrem. Di balik air yang meluap dan tanah yang runtuh, terdapat persoalan yang jauh lebih sistemik, keruntuhan fungsi ekosistem di wilayah hulu sungai. Temuan terbaru Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) menunjukkan bahwa DAS Jambo Aye, salah satu penyangga utama kawasan pesisir Aceh, telah…

Baca Selengkapnya...

Energi Laut Indonesia, Potensi Raksasa yang Masih Terjebak di Darat

INDONESIA terkenal sebagai negara maritim. Dua pertiga wilayahnya adalah perairan. Namun di sektor energi, laut justru masih menjadi ruang kosong dalam peta transisi energi nasional. Di tengah dorongan mempercepat bauran energi terbarukan, satu sumber nyaris tak tersentuh secara serius, yakni arus laut. Laut Besar, Energi Kecil Pembangkit Listrik Tenaga Arus Laut (PLTAL) berpotensi menjadi tulang…

Baca Selengkapnya...

Transisi Energi Indonesia Terkunci Hiper-Regulasi

Ketika Terlalu Banyak Aturan Justru Mematikan Inovasi INDONESIA sesungguhnya tidak kekurangan energi.Yang makin langka justru ruang kebijakan. Di atas kertas, negeri ini duduk di atas cadangan batu bara besar, perkebunan sawit terluas di dunia, dan potensi energi terbarukan yang hampir tak tertandingi. Namun di lapangan, banyak pelaku energi merasa seperti berjalan di lorong sempit yang…

Baca Selengkapnya...

Pasar Karbon Sukarela Berubah Wajah, dari Komitmen Hijau ke Instrumen Strategis

PASAR karbon sukarela (voluntary carbon market/VCM) kerap dipandang sebagai pelengkap. Skala nilainya kecil dibanding sistem kepatuhan (compliance markets). Namun, cara korporasi besar memanfaatkannya kini berubah. Kredit karbon tidak lagi sekadar simbol hijau, melainkan bagian terukur dari strategi dekarbonisasi. Survei terbaru Morgan Stanley Institute for Sustainable Investing terhadap 225 perusahaan global berpendapatan di atas US$1 miliar…

Baca Selengkapnya...

Pensiun Dini PLTU, Titik Kritis dalam RUU Energi Terbarukan

TRANSISI energi Indonesia kini berada pada fase penentuan. Target penurunan emisi sudah diumumkan. Komitmen internasional telah ditandatangani. Namun di tingkat kebijakan, arah operasionalnya belum sepenuhnya terkunci. Salah satu simpul krusialnya adalah pensiun dini pembangkit listrik tenaga uap (PLTU). Di sinilah Rancangan Undang-Undang Energi Baru Terbarukan (RUU EBT) memainkan peran strategis. Bukan sekadar payung hukum energi…

Baca Selengkapnya...

Riset Ungkap Deforestasi Ilegal di Hulu Batang Toru Jelang Bencana Sumatra

BENCANA banjir bandang dan longsor yang melanda Sumatra pada akhir 2025 kembali membuka satu persoalan lama, yakni rapuhnya tata kelola kawasan hulu. Di Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Toru, Sumatra Utara, hujan ekstrem akibat Siklon Senyar memang menjadi pemantik. Namun, kerentanan lanskap telah terakumulasi jauh sebelum bencana terjadi. Laporan yang dirilis Earthsight bersama Auriga Nusantara…

Baca Selengkapnya...

Saldo Minimal Wisatawan, Bali Menguji Tata Kelola Baru Pariwisata Berbasis Risiko

BALI sedang mengubah cara memandang pariwisata. Bukan lagi semata soal promosi destinasi dan peningkatan kunjungan. Melainkan tentang tata kelola risiko, ketertiban sosial, dan nilai ekonomi yang dihasilkan. Pemerintah Provinsi Bali tengah menyiapkan kebijakan syarat kecukupan saldo bagi wisatawan mancanegara. Aturan ini masuk dalam draf Rancangan Peraturan Daerah (Perda) Penyelenggaraan Pariwisata Berkualitas dan ditargetkan menjadi rujukan…

Baca Selengkapnya...

TKDN Menguji Realisme Transisi Energi Indonesia

TRANSISI energi Indonesia tidak hanya soal mengganti batu bara dengan surya atau angin. Di balik proyek-proyek pembangkit, ada pertaruhan besar apakah Indonesia menjadi produsen teknologi, atau sekadar pasar. Isu itulah yang kembali mengemuka dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang Energi Baru Terbarukan (RUU EBT). Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI) menilai, pengaturan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dalam…

Baca Selengkapnya...