20 Kota Dipilih PBB, Indonesia Belum Masuk Peta Kota Nol Sampah

DUNIA mulai mengubah cara memandang sampah. Bukan lagi sekadar urusan kebersihan kota, tetapi indikator kapasitas tata kelola, efisiensi sumber daya, dan kesiapan menghadapi krisis iklim. Ketika Dewan Penasihat PBB bersama UN-Habitat dan UNEP merilis daftar 20 Cities Towards Zero Waste, satu hal langsung terlihat, tidak ada satu pun kota dari Indonesia. Absennya Indonesia bukan sekadar…

Baca Selengkapnya...

PSEL Dikebut Nasional, tapi Hulu Masih Jadi Titik Lemah

INDONESIA mulai bergerak keluar dari pola lama pengelolaan sampah. Bukan lagi sekadar mengumpulkan dan membuang, tetapi membangun sistem terpadu dari hulu hingga hilir, dari rumah tangga hingga infrastruktur energi. Dorongan ini terlihat dalam rangkaian kebijakan dan proyek yang kini berjalan paralel di berbagai wilayah. Pemerintah mendorong percepatan pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL)…

Baca Selengkapnya...

Standar Baru Uni Eropa Tekan Industri Tekstil Indonesia Menuju Ekonomi Sirkular

UNI EROPA mengubah aturan main industri fesyen global. Mulai 2026, perusahaan besar dilarang menghancurkan pakaian dan alas kaki yang tidak terjual di pasar Eropa. Praktik membakar atau memusnahkan stok akan masuk kategori pelanggaran regulasi. Kebijakan ini merupakan turunan dari Ecodesign for Sustainable Products Regulation (ESPR) yang berlaku sejak Juli 2024. Arah kebijakannya jelas mengakhiri model…

Baca Selengkapnya...

Gentengisasi FABA, Jalan Sirkular atau Risiko Baru?

PROGRAM “gentengisasi” yang diperkenalkan Presiden Prabowo Subianto membuka babak baru dalam wacana pemanfaatan limbah batu bara. Gagasannya sederhana di permukaan, campurkan fly ash dan bottom ash (FABA) dengan tanah liat untuk memperkuat genteng rumah. Namun di balik ide ini, tersimpan agenda lingkungan, ekonomi lokal, sekaligus tantangan tata kelola limbah nasional. Gunungan Limbah yang Mencari Jalan…

Baca Selengkapnya...

Pasokan Kayu Global Masuk Fase Risiko Struktural

RANTAI pasok global yang bergantung pada kayu memasuki fase tekanan baru. Bukan lagi sekadar isu lingkungan, melainkan persoalan bisnis yang berpotensi mengguncang stabilitas biaya, kepatuhan regulasi, hingga kepercayaan investor. Permintaan kayu yang terus meningkat kini bertemu dengan batas ekologis hutan, perubahan iklim, dan regulasi yang makin ketat. Sinyal ini menguat dalam riset terbaru yang dirilis…

Baca Selengkapnya...

Alfamidi dan Energi Surya, Retails Mulai Masuk Babak Baru Pengelolaan Emisi

DI TENGAH eskalasi tuntutan ESG, sektor ritel Indonesia mulai melangkah dari sekadar kampanye hijau ke langkah investasi nyata. Alfamidi menjadi salah satu nama yang bergerak cepat. Sampai Oktober 2025, jaringan minimarket itu sudah mengoperasikan 30 pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di delapan kantor cabang serta 21 gerai beratap panel. Skalanya memang belum masif dibandingkan kebutuhan…

Baca Selengkapnya...

Fatwa Sampah MUI, Sinyal Moral untuk Tata Kelola Air dan Ekonomi Sirkular Indonesia

SUNGAI, danau, dan laut Indonesia terus tertekan oleh volume sampah yang meningkat setiap tahun. Di beberapa wilayah, sungai berubah menjadi jalur pembuangan limbah plastik dan organik. Laut Nusantara, yang menjadi penopang perikanan dan pariwisata, menanggung beban mikroplastik yang telah masuk ke rantai makanan manusia. Di tengah urgensi itu, Musyawarah Nasional (Munas) Majelis Ulama Indonesia (MUI)…

Baca Selengkapnya...

Gelora dari UGM, Ekonomi Sirkular yang Dimulai dari Rumah

MASALAH sampah masih menjadi salah satu tantangan terbesar bagi Indonesia. Setiap tahun, volume sampah domestik mencapai lebih dari 34 juta ton, dan sebagian besar belum dikelola dengan baik, terutama di kawasan padat penduduk. Di tengah kompleksitas itu, lima mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) memperkenalkan sebuah inovasi teknologi sederhana namun berdampak. Namanya Gelora, incinerator portable yang…

Baca Selengkapnya...

Saatnya Reuse Jadi Kebijakan Utama

DI TENGAH urgensi krisis polusi plastik global, Indonesia tampil sebagai pengusung solusi berbasis akar rumput dalam forum internasional. Dalam ajang Solutions Day World Economic Forum (WEF) di Jenewa, Minggu (3/8), koalisi masyarakat sipil Indonesia mempromosikan sistem reuse sebagai strategi transformatif yang terbukti efektif, terukur, dan layak diperluas. Direktur Dietplastik Indonesia, Tiza Mafira, menyampaikan bahwa sistem…

Baca Selengkapnya...

RDF Rorotan, Solusi atau Ancaman Baru dalam Pengelolaan Sampah Jakarta?

JAKARTA kembali menghadapi polemik pengelolaan sampah. Kali ini, sorotan tertuju pada fasilitas Refuse Derived Fuel (RDF) di Rorotan, Jakarta Utara. Proyek yang digadang-gadang sebagai solusi inovatif ini justru menuai kritik tajam dari Greenpeace Indonesia. Mereka menilai RDF Rorotan bukan hanya gagal menyelesaikan akar masalah, tetapi juga berpotensi membahayakan lingkungan dan kesehatan warga sekitar. Bau Menyengat…

Baca Selengkapnya...