Data Center Haus Air, Janji Hijau Google Masuk Ujian Lokal

DATA center selama ini lebih sering dibicarakan melalui kebutuhan listrik dan emisinya. Namun, ledakan kecerdasan buatan atau AI mulai membuka persoalan lain yang tidak kalah penting, air. Server dan cip berperforma tinggi menghasilkan panas besar. Agar tetap bekerja, fasilitas data center membutuhkan sistem pendinginan yang dapat menggunakan air bersih, air daur ulang, atau teknologi pendingin…

Baca Selengkapnya...

Data Center Makin Haus Listrik, Emisi Big Tech Makin Hijau di Atas Kertas

LEDAKAN kecerdasan buatan membuat data center menjadi infrastruktur baru ekonomi digital. Di balik layanan cloud, mesin pencari berbasis AI, chatbot, dan komputasi besar, ada satu kebutuhan yang tidak bisa disembunyikan, yakni listrik dalam jumlah besar, stabil, dan terus-menerus. Namun, ada paradoks yang kini mulai mengganggu pasar. Ketika kebutuhan listrik data center naik tajam, laporan emisi…

Baca Selengkapnya...

Geothermal untuk Data Center, Strategi Baru atau Pergeseran Prioritas Energi?

PT PERTAMINA Geothermal Energy Tbk berencana masuk ke bisnis data center dengan memanfaatkan listrik dari panas bumi. Langkah ini muncul di tengah lonjakan kebutuhan infrastruktur digital di Indonesia. Ekspansi ini menandai integrasi awal antara energi bersih dan infrastruktur digital, sekaligus membuka isu baru terkait alokasi energi nasional. Konvergensi Energi dan Data Integrasi energi–digital adalah model…

Baca Selengkapnya...